Konten dari Pengguna

Isi Kandungan Mazmur 37 yang Membahas Orang Baik dan Orang Fasik

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alkitab. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alkitab. Foto: pixabay

Mazmur 37 mewahyukan perasaan pemazmur dalam logikanya mengenai penanggulangan Allah terhadap orang benar dan orang fasik. Penanggulangan tersebut ditentukan berdasarkan prinsip memelihara hukum Taurat.

Mazmur 37 secara esensial merupakan pengulangan yang diperpanjang dari Mazmur 1. Dalam Mazmur 37, guru kebijaksanaan yang usianya sudah lanjut menasihati anak muda agar mereka jangan marah ketika melihat orang jahat yang mujur.

Sebab, sebagaimana dijelaskan dalam buku Teologi Perjanjian Lama 2 susunan Dr. Cristoph Barth (2010), kemujuran tersebut sejatinya adalah semu. Tuhan tidak akan memberikan kasih-Nya kepada orang yang berpaling, namun Dia akan mengasihi hamba-Nya yang beriman.

Selain itu, ada juga nasihat keimanan lainnya yang terkandung dalam Mazmur 37. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Kumpulan Lagu Rohani untuk Menyambut Perayaan Paskah

Isi Kandungan Mazmur 37

Ilustrasi alkitab mazmur 37. Foto: pixabay

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, Mazmur 37 memuat penjelasan tentang penanggulangan Allah terhadap orang fasik dan orang beriman. Alkitab mengatakan bahwa orang beriman hendaknya jangan marah ketika melihat ada orang fasik yang mujur.

Sebab, kemujuran tersebut adalah fana. Sejatinya, kemujuran yang dimiliki orang fasik atau orang jahat akan hilang dan layu, layaknya tumbuhan hijau yang telah mati.

Dijelaskan dalam buku Pelajaran Hayat: Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung susunan Witness Lee (2021), Mazmur 37 juga memuat nasihat keimanan kepada umat Kristen. Mereka diperintahkan untuk percaya kepada Tuhan, senantiasa melakukan kebaikan, berlaku setia, dan bergembira karena-Nya.

Kemudian, umat Kristen juga diminta untuk menyerahkan hidup kepada Tuhan. Mazmur 37 bukanlah sebuah doa, melainkan serangkaian ucapan yang mengandung pepatah atau petunjuk hikmat rohani.

Mazmur ini mengajarkan bahwa orang fasik akhirnya akan dijatuhkan dan kehilangan segala sesuatu yang telah mereka peroleh di dunia. Sementara orang benar yang tetap setia kepada Allah akan mengalami kehadiran, pertolongan, dan bimbingan-Nya di bumi. Mereka akan mewarisi keselamatan dan tanah perjanjian.

Baca juga: Doa Pagi Hari Katolik Novena Tiga Salam Maria

Tafsiran Mazmur 37 Ayat 1-10

Ilustrasi mazmur 37.

Berikut ini isi tafsiran Mazmur 37 selengkapnya yang bisa Anda renungi:

  • Mazmur 37: 1 “Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang”

  • Mazmur 37: 2 “Sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau.”

  • Mazmur 37:3 “Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan”

  • Mazmur 37: 4 “Maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu."

  • Mazmur 37: 5 “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.”

  • Mazmur 37: 6 “Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang."

  • Mazmur 37: 7 “Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia. Jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.”

  • Mazmur 37: 8 “Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.”

  • Mazmur 37: 9 “Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mewarisi negeri.”

  • Mazmur 37: 10 “Karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi.”

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa isi kandungan Mazmur 37?

chevron-down

Mazmur 37 mewahyukan perasaan pemazmur dalam logikanya mengenai penanggulangan Allah terhadap orang benar dan orang fasik.

Kenapa kemujuran yang dimiliki orang fasik semu?

chevron-down

Tuhan tidak akan memberikan kasih-Nya kepada orang yang berpaling, namun Dia akan mengasihi hamba-Nya yang beriman.

Apa yang diperintahkan Mazmur 37 kepada orang baik?

chevron-down

Mereka diperintahkan untuk percaya kepada Tuhan, senantiasa melakukan kebaikan, berlaku setia, dan bergembira karena Tuhan.