Isi Kandungan Surat Ar-Rum ayat 41-42 yang Wajib Dihayati

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Ar-Rum yang dalam Bahasa Indonesia artinya 'Bangsa Romawi' merupakan surat ke-30 dalam Alquran. Dinamakan demikian karena Allah SWT mengawali surat ini dengan peristiwa yang terjadi di masa mendatang, yaitu kekalahan yang berlanjut dengan kebangkitan bangsa Romawi.
Dalam surat ini juga terkandung pesan agar manusia senantiasa menjaga alam sekitarnya. Tepatnya pada ayat ke 41 dan 42. Pesan ini sangat relevan, terlebih saat ini bumi banyak mengalami bencana karena tangan-tangan manusia. Untuk menambah pengetahuan agama, yuk pahami kandungan surat Ar-Rum ayat 41-42 berikut ini:
Bacaan Surat Ar-Rum ayat 41-42 dalam Bahasa Arab dan Artinya
Mengutip buku Tadabur Al-Quran: Menyelami Makna Al-Quran dari Al-Fatihah sampai An-Nas (2018), pembahasan utama dalam surat Ar-Rum meliputi sejarah peperangan Romawi dan Persia, tema ekonomi tentang zakat dan riba, rahasia dari penikahan, asal usul manusia, serta penciptaan langit dan bumi.
Selain diciptakan untuk menyembah Allah, manusia juga ditugaskan untuk menjadi khalifah di bumi. Sebagai khalifah manusia bertugas untuk memanfaatkan dan memelihara alam. Namun akibat keserakahan dan tabiat-tabiat buruk manusia, lingkungan menjadi rusak dan kita sendiri yang menanggung akibatnya.
Islam memberi perhatian pada kelestarian lingkungan. Dalam surat Ar-Rum ayat 41-42, Allah berfirman:
ظَهَرَ الۡفَسَادُ فِى الۡبَرِّ وَالۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ اَيۡدِى النَّاسِ لِيُذِيۡقَهُمۡ بَعۡضَ الَّذِىۡ عَمِلُوۡا لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُوۡنَ
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
قُلۡ سِيۡرُوۡا فِى الۡاَرۡضِ فَانْظُرُوۡا كَيۡفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلُؕ كَانَ اَكۡثَرُهُمۡ مُّشۡرِكِيۡنَ
"Katakanlah (Muhammad), "Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)."
Mengutip Skripsi Relevansi Kandungan Al Qur'an Surat Ar Rum ayat 41 Dengan Pelestarian Lingkungan Pada Mapel Biologi tulisan Fauziati (2011), asbabun nuzul atau latar belakang turunnya ayat di atas menurut Tafsir Ibnu Katsir adalah petunjuk bahwa berkurangnya hasil tanaman dan buah-buahan adalah karena perbuatan maksiat manusia.
Sementara itu Ahmad Mustafa dalam Tafsîr al-Marâgî menyebut ayat 41 menjadi isyarat bahwa berbagai kerusakan di dunia adalah akibat dari peperangan dan penyerbuan pasukan-pasukan, pesawat-pesawat terbang, dan kapal-kapal perang karena manusia tidak dapat mengekang hawa nafsunya.
Isi Kandungan Surat Ar Rum Ayat 41-42
Ahmad Mustafa mengatakan Allah tidak hanya menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi merupakan akibat dari perbuatan tangan manusia. Ia memberi petunjuk bahwa orang-orang yang hidup sebelumnya juga pernah melakukan kesalahan yang sama.
Karena perbuatan buruk tersebut Allah SWT menimpakan azab kepada mereka. Oleh sebab itu umat Islam diperintahkan untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran. Umat-umat di masa lalu binasa karena keingkaran mereka kepada Allah serta berbuat onar terhadap sesama manusia dan lingkungan.
Melansir Kemenag, isi kandungan surat Ar-Rum ayat 41-42 antara lain:
Sebagai khalifah di muka bumi, manusia bertugas untuk memanfaatkan, mengelola, dan memelihara lingkungan.
Pemanfaatan alam yang dilakukan manusia seringkali tidak diiringi dengan usaha pelestarian.
Keserakahan manusia mengakibatkan kerusakan dan kesengsaraan kepada manusia itu sendiri. Misalnya banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, pencemaran air, dan lain sebagainya.
Allah SWT membiarkan sebagian manusia merasakan dampak buruk akibat perbuatannya sendiri.
Manusia tidak merasakan seluruh akibat buruk dari kerusakan lingkungan karena Allah menyediakan sistem alam untuk memulihkan kerusakannya.
Allah SWT adalah Dzat yang Maha Penyayang. Jika tidak, Ia telah membinasakan semua manusia.
Mempelajari sejarah masa lampau itu penting agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.
Bencana merupakan salah satu cara Allah SWT untuk menuntun hamba-Nya kembali ke jalan yang benar.
Frequently Asked Question Section
Apa itu Surat Ar Rum?

Apa itu Surat Ar Rum?
Surat Ar Rum yang dalam Bahasa Indonesia artinya 'Bangsa Romawi' merupakan surat ke-30 dalam Alquran.
Apa yang diperintahkan Allah dalam Quran Surah Ar-Rum ayat 42?

Apa yang diperintahkan Allah dalam Quran Surah Ar-Rum ayat 42?
Mempelajari sejarah masa lampau agar manusia tidak berbuat kerusakan seperti umat-umat terdahulu.
Pesan yang hendak disampaikan oleh Allah kepada hambanya dalam QS Ar-Rum 41-42

Pesan yang hendak disampaikan oleh Allah kepada hambanya dalam QS Ar-Rum 41-42
Allah SWT menciptakan alam semesta untuk kebaikan makhluknya, khususnya manusia. Namun manusia terkadang yang berbuat kerusakan.
(ERA)
