Konten dari Pengguna

Isi Surat At Thaha Ayat 41 tentang Nabi Musa yang Terpilih Sebagai Rasul Allah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi surat at thaha ayat 41. Foto: Freepik.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat at thaha ayat 41. Foto: Freepik.

Selain menjadi pedoman hidup bagi umat Muslim, Alquran juga mengandung kisah-kisah nabi. Salah satu kisah nabi yang diceritakan dalam Alquran adalah Nabi Musa, tepatnya dalam surat At Thaha.

Surat At Thaha merupakan surat ke-20 dalam Alquran. Surat ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyah. Kisah nabi Musa dijelaskan secara spesifik dalam surat At Thaha ayat 9-114.

Salah satu ayat yang paling fenomenal dalam surat At Thaha adalah ayat 41. Ayat tersebut mengandung pernyataan Allah memilih Nabi Musa sebagai utusannya.

وَاصْطَنَعْتُكَ لِنَفْسِيْۚ

Artinya: Dan aku telah memilihmu (menjadi rasul) untuk diri-Ku.

Dikutip dari buku Tafsir AL-Quranul Majid An-Nur Jilid 3 oleh Prof. Dr. Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy, ayat di atas merupakan salah satu nikmat Nabi Musa yang dipilih Allah sebagai penyampai wahyu tentang akidah tauhid dan agama yang lurus kepada manusia.

Lalu, bagaimana mukjizat Nabi Musa sebagai utusan dan rasul Allah? Untuk lebih jelasnya, simak uraian singkat berikut!

Kisah Nabi Musa sebagai Utusan Allah

Ilustrasi surat at thaha ayat 41. Foto: Pixabay.

Dikutip dari buku Tafsir Qashashi Jilid II: Nabi Yusuf as dan Nabi Musa as oleh Syofyan Hadi, Nabi Musa diperintahkan oleh Allah untuk mengajak Firaun kembali ke jalan yang benar. Firaun merupakan Raja Mesir yang terkenal dengan kezaliman dan kekejamannya.

Nabi Musa dibekali Allah dengan beberapa mukjizat, salah satunya dapat berbicara langsung dengan Allah. Ini berbeda dengan rasul lain yang mendapat wahyu melalui perantara Jibril.

Karena mukjizat tersebut, beliau pun mendapat julukan Kalimullah. Selain beliau, ada Nabi Muhammad SAW yang juga dapat berbicara langsung dengan Allah pada peristiwa Isra’Miraj.

Mukjizat lain Nabi Musa adalah memiliki tongkat yang bisa berubah menjadi ular. Dalam berbagai riwayat, tongkat Nabi Musa dapat berubah menjadi ular saat melawan penyihir jahat. Tak hanya itu, pukulan tongkatnya juga bisa mengeluarkan air di gurun yang tandus.

Bahkan dengan tongkat itu pula Nabi Musa dapat membelah Laut Merah saat dikejar pasukan Firaun. Berkat bantuan tongkatnya membelah Laut Merah, Nabi Musa dan pengikutnya pun selamat dari kejaran Fir’aun yang akhirnya tenggelam bersama bala tentaranya.

Dikutip dari buku Al Alfaazh: Buku Pintar Mamahami Kata-Kata dalam Alquran oleh Masduha, Nabi Musa diberikan wahyu Allah untuk mengajarkan isi Taurat kepada kaumnya. Ini dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 51 yang berbunyi.

"Dan(ingatlah) ketika Kami menjanjikan kepada Musa empat puluh malam. Kemudian kamu (Bani Israil) menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sesembahan) setelah (kepergian)nya, dan kamu (menjadi) orang yang zalim." (QS. Al Baqarah:51)

Saat itu, banyak dari kaum Nabi Musa yang tidak menyembah Allah. Mereka justru memuja para dewa dalam berbagai bentuk.

Bentuk pemujaannya antara lain memuja mumi para raja, patung berhala yang berbentuk kepala hewan dan bertubuh manusia, memuja hewan sapi, dan memuja kekuatan alam seperti matahari dan sungai. Karena itu, Allah mengutus Nabi Musa untuk menyampaikan ajaran Taurat agar mereka kembali ke jalan yang benar.

(IPT)