News
·
29 April 2021 11:53

Istilah Akhwat dan Ikhwan dalam Percakapan Sehari-hari, Apa Artinya?

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Istilah Akhwat dan Ikhwan dalam Percakapan Sehari-hari, Apa Artinya? (55593)
Ilustrasi istilah akhwat dan ikhwan. Foto: pixabay
Istilah akhwat dan ikhwan seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh sebagian umat Muslim. Biasanya istilah ini terdengar di lingkungan yang bernuansa Islami seperti majelis, pengajian, kelompok rohis, dll.
ADVERTISEMENT
Jika dilihat dari asal muasalnya, istilah akhwat dan ikhwan sebenarnya merupakan kata serapan dari bahasa Arab. Keduanya kerap digunakan sebagai kata ganti sapaan kepada teman dan kerabat.
Mengutip buku Membongkar Rahasia Ikhwan Nyebelin oleh Koko Nata dan Denny P, banyak orang yang tidak sadar menggunakan bahasa Arab tanpa menelaah lebih lanjut makna katanya. Terkadang terjadi penyempitan makna, seperti sapaan akhwat yang hanya ditujukan kepada aktivis rohis perempuan dan sapaan ikhwan yang hanya ditujukan kepada aktivis rohis laki-laki.
Padahal seharusnya sapaan tersebut lebih luas, bisa ditujukan kepada siapa saja selain aktivis rohis itu sendiri. Lantas apa arti akhwat dan ikhwan yang sebenarnya?

Arti Istilah Akhwat dan Ikhwan dalam Percakapan Sehari-hari

Mengutip buku Menggapai Edelweis oleh Nur Khofifah, istilah akhwat dan ikhwan akarnya berasal dari bahasa Arab. Akhwat artinya saudara perempuan, sedangan ikhwan artinya saudara laki-laki. Keduanya merupakan bentuk jamak, yang ditujukan kepada lebih dari satu orang.
ADVERTISEMENT
Dalam KBBI, ikhwan memiliki arti saudara, teman, dan Muslim laki-laki. Sedangkan akhwat memiliki arti saudara perempuan, teman perempuan, dan perempuan Muslim. Keduanya dapat digunakan untuk menggantikan sapaan teman atau saudara.
Namun sapaan ini hanya ditujukan kepada saudara sesama Muslim, sehingga kesannya memang terdengar lebih kearab-araban dan sangat Islami. Karena kesan inilah, istilah akhwat dan ikhwan lebih banyak digunakan di lingkungan nuansa Islami saja seperti masjid dan rohis.
Sedangkan di lingkungan rumah sangat jarang, sebab masih sedikit orang yang paham dengan istilah-istilah Arab itu. Bahasa Indonesia dan bahasa daerah setempat cenderung lebih mendominasi percakapan seseorang dengan keluarganya di rumah.
Namun terlepas dari itu semua, seseorang bebas menggunakan istilah akhwat dan ikhwan dalam percakapan sehari-harinya. Karena yang demikian tidak mengubah makna sama sekali. Asal kedua lawan bicara paham maksud dari istilah tersebut, maka semua sah-sah saja.
ADVERTISEMENT
(MSD)