Konten dari Pengguna

Istilah Pandemi Merebak, Ini Deretan Tingkatan Penyakit Menular

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi virus. Sumber: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus. Sumber: Pixabay.

Istilah pandemi kembali muncul seiring merebaknya virus corona. Ya, pandemi merupakan status yang diberikan oleh World Health Organization (WHO) kepada virus Covid-19 karena keganasan dan dampak yang diberikannya.

Kata pandemi bersumber dari bahasa Yunani yaitu pan yang berarti semua orang dan demos yang berarti manusia. Sehingga makna pandemi secara ringkas adalah sesuatu yang menimpa semua orang.

Di kalangan para ahli, pandemi didefinisikan sebagai sesuatu yang terjadi di seluruh dunia, melintasi batas-batas internasional, dan biasanya memengaruhi sejumlah besar orang. Selain pandemi, WHO juga mempunyai beberapa istilah sebagai patokan untuk menetapkan sebuah fase penyakit menular yang disebabkan dari virus.

Antara lain Sporadis, cluster, endemi, hyper-endemi, epidemi, outbreak. Penamaan ini merujuk kepada besaran dampak, prevalensi, serta luasnya jangkauan wabahnya.

Berikut ini beberapa tingkatan penyakit menular:

Sporadis

Virus E. coli. Sumber: LiveScience.

Sporadis mengacu pada penyakit yang jarang terjadi atau tidak teratur. Penyakit sporadis biasanya hanya terlihat sesekali dan tanpa konsentrasi geografis. Contoh penyakit sporadis termasuk tetanus, rabies, dan E. coli.

Cluster

Sel Kanker. Sumber: InnerSelf.

Cluster adalah kumpulan kasus-kasus penyakit atau kondisi lain yang berhubungan dengan kesehatan, seperti kanker atau cacat lahir. Cluster hanyalah pengelompokan sebuah penyakit berdasarkan waktu dan tempat menggunakan perhitungan analisa statistik.

Contoh penyakit ini adalah wabah kolera di London pada 1854 silam. Kala itu air yang digunakan masyarakat tercemar limbah pabrik. Akibatnya, 616 orang tewas.

Endemi

Virus Malaria yang hinggapi sel dara. Sumber: NewsMedical.

Endemi adalah penyakit yang selalu ada pada populasi atau wilayah tertentu. Penyakit endemi tidak selalu hadir sebagai wabah besar bahkan penderitanya bisa terlihat relatif sangat jarang.

Namun, ciri yang menentukan dari penyakit endemi adalah bahwa ia selalu dapat ditemukan pada populasi yang tinggal di sana. Contohnya malaria. Penyakit ini selalu ada dan bertahan hanya di sekitaran wilayah Afrika serta Amerika bagian selatan.

Hyper-Endemi

Virus Cacar Air. Sumber: NFID.

Hyper-endemi mengacu pada kemunculan penyakit yang langsung mewabah dengan tingkat tinggi. Kadang-kadang, jumlah penyakit di dalam suatu komunitas regional naik di atas tingkat rata-rata penyebarannya. Contoh penyakit hyper-endemi yang pernah muncul adalah cacar air yang melanda anak-anak sekolah di Amerika Serikat.

Epidemi

SARS virus. Sumber: NPR.

Epidemi terjadi ketika penyakit menular menyebar dengan sangat cepat ke banyak orang. Bila epidemi memiliki prevalensi tinggi dan mulai menyebar di wilayah geografis yang luas, penyakit tersebut akan naik tingkat menjadi pandemi.

Naik turunnya prevalensi epidemi dihitung berdasarkan probabilitas infeksi dari individu yang terinfeksi ke individu yang rentan. Contohnya adalah virus SARS yang merenggut nyawa hampir 800 orang di seluruh dunia pada 2003 silam.

Outbreak

Ilustrasi Minamata Disease. Sumber: HaikuDeck.

Wabah penyakit berkategori outbreak biasanya disebabkan oleh infeksi yang ditularkan melalui kontak orang ke orang, hewan ke orang, atau dari media lain ke orang. Wabah outbreak juga dapat terjadi setelah terpapar bahan kimia atau bahan radioaktif.

Misalnya, penyakit Minamata yang disebabkan oleh paparan merkuri. Ironisnya, terkadang sulit meneliti hingga memperkirakan sebaran dari penyebab wabah yang satu ini karena sumber kemunculannya yang tidak jelas.

Pandemi

Coronavirus. Sumber: Unsplash.

Pandemi mengacu pada sebuah wabah epidemi yang telah menyebar di beberapa negara bahkan beberapa benua dan menular kepada banyak orang. Umumnya, wabah ini sering disebabkan oleh virus baru atau belum beredar di kalangan manusia.

Sebuah wabah pandemi bisa dilihat jika menyebabkan jumlah kematian jauh lebih tinggi daripada epidemi, hadirnya gangguan sosial, hingga membuat kerugian ekonomi. Contoh pandemi yang pernah terjadi adalah influenza pandemi pada tahun 1918-1919.

(FZN)