Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2021 dan Keutamaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu puasa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Puasa satu ini disebut juga dengan “Puasa Hari-hari Putih” lantaran bertepatan dengan bulan purnama.
Mengutip buku Dahsyatnya Puasa Wajib & sunah Rekomendasi Rasulullah yang ditulis oleh Amirulloh Syarbini dan Sumantri Jamhari (2012), Rasulullah memberikan nasihat kepada sahabat dekatnya, Abu Hurairah ra, untuk mengerjakan puasa sunah pada hari-hari putih.
Sebagaimana tercatat dalam hadis berikut:
“Rasulullah SAW berpesan kepadaku tiga hal, yaitu berpuasa setiap hari pada setiap bulan, mengerjakan dua rakaat shalat dhuha, dan shalat witir sebelum tidur,” (HR. Bukhari Muslim)
Riwayat Ibnu Abbas juga menjelaskan bahwa ketika Nabi Adam Alaihis Salam diturunkan ke muka bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam gosong. Kemudian, Allah Ta’ala memberikan wahyu kepada untuk berpuasa selama tiga hari (tanggal 13, 14, 15).
Mengutip buku Seni Merawat Cinta Bagi Istri oleh Riza Risma, ketika berpuasa pada hari pertama, sepertiga badannya menjadi putih. Puasa hari kedua, sepertiganya lagi menjadi putih. Puasa hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2021
Berdasarkan informasi dari Cinta Shaum, Zaakat, dan Haji karangan Miftahul Achyar Kertamuda, M.Pd (2020), puasa Ayyamul Bidh dikerjakan sebanyak tiga hari di bulan Hijriyah setiap tanggal 13, 14, dan 15. Adapun hadis yang mendasarinya, yaitu:
Dari Ibnu Milhan Al Qoisy, dari ayahnya, ia berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan dari beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2249 dan An Nasai no. 2434)
Berikut jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2021:
13 Safar 1443 H: 20 September 2021
14 Safar 1443 H: 21 September 2021
15 Safar 1443 H: 22 September 2021
Hukum dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Hukum mengerjakan puasa Ayyamul Bidh adalah sunnah. Rasulullah SAW sering menjalankan puasa tersebut. Bahkan, beliau juga memberi wasiat agar umat Muslim sudi mengerjakan puasa Ayyamul Bidh.
“Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu ‘Anhuma berkata, ‘Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Berpuasa tiga hari dalam setiap bulan tak ubahnya berpuasa sepanjang tahun,” (HR. Bukhari dan Muslim)
Di samping itu, umat Muslim yang mengerjakan puasa Ayyamul Bidh juga akan meraih sejumlah keutamaan, antara lain adalah:
1. Diibaratkan Melaksanakan Puasa Sepanjang Masa
Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muttafaq Alaih menyebutkan bahwa puasa Ayyamul Bidh laksana puasa sepanjang masa. Ini artinya, melakukan puasa selama tiga hari pada Ayyamul Bidh setara dengan melaksanakan puasa sepanjang masa.
2. Menjalankan Sunah
Menjalankan puasa sunnah menjadi salah satu jalan untuk menjalankan kebiasaan Rasulullah SAW.
3. Menjaga Keistiqomahan
Rasulullah SAW senantiasa menjaga keistiqomahan dalam menjalankan puasa sunnah Ayyamul Bidh. Tidak peduli beliau dalam keadaan safar sekalipun. Oleh karenanya, umat dianjurkan melakukan puasa Ayyamul Bidh agar keistiqomahannya tetap terjaga.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa yang Dimaksud Puasa Ayyamul Bidh?

Apa yang Dimaksud Puasa Ayyamul Bidh?
Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa yang dianjurkan Rasulullah SAW dan dilaksanakan selama tiga hari.
Apa Saja Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh?

Apa Saja Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh?
Ada beberapa keutamaan puasa Ayyamul Bidh, salah satunya menjaga keistiqomahan.
Apa Hadis Puasa Ayyamul Bidh?

Apa Hadis Puasa Ayyamul Bidh?
Hadis puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut: “Rasulullah SAW berpesan kepadaku tiga hal, yaitu berpuasa setiap hari pada setiap bulan, mengerjakan dua rakaat shalat dhuha, dan shalat witir sebelum tidur,” (HR. Bukhari Muslim)
