Jadwal Puasa Sebelum Idul Adha 2021: Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa sebelum Idul Adha akan dilaksanakan selama 9 hari berturut-turut. Dalam kalender Hijriyah, puasa ini bertepatan pada tanggal 1-9 Dzulhijjah 1442. Sedangkan dalam kalender masehi, puasa Idul Adha bertepatan dengan tanggal 11-19 Juli 2021.
Ada tiga puasa sunah yang dapat ditunaikan umat Muslim menjelang Idul Adha, yakni puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan Puasa Arafah. Masing-masing memiliki niat dan keutamaan yang berbeda-beda.
Melaksanakan puasa di 9 hari pertama bulan Dzulhijjah sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad. Sebab, Allah sangat menyukai 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Jika umat Muslim melakukan amal kebaikan di 10 hari tersebut, pastilah Allah akan sangat meridhoi dan mencintainya.
Hal tersebut tercantum dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Ibnu Abbas Ra, Nabi Muhamad bersabda:
"Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT. daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya, 'Ya Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah? Rasulullah menjawab, 'walau jihad di jalan Allah kecuali selama-lamanya (menjadi syahid)."
Jadwal Puasa Sebelum Idul Adha 2021
Pelaksanaan puasa sunah sebelum Idul Adha 2021 dilaksanakan pada tanggal 11-19 Juli. Dikutip dari situs Falakiyah NU, berikut adalah rincian jadwal puasa sebelum Idul Adha.
11-17 Juli 2021/1-7 Dzulhijjah 1442
Selama 7 hari berturut-turut ini, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah Dzulhijjah. Pahala yang akan didapatkan oleh siapapun yang berpuasa Dzulhijjah adalah mendapatkan pahala seperti berpuasa 7 bulan.
Dikutip dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa oleh Ustadz Ali Amrin al-Qurawy, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda dalam sebuah hadistnya tentang keutamaan melaksanakan puasa di Bulan Dzulhijjah ini.
"Barang siapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Sedangkan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun."
Bacaan niat Puasa Dzulhijjah yang bisa diucapkan adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala"
18 Juli 2021/8 Dzulhijjah 1442
Seperti yang dinyatakan dalam hadist di atas, bahwa pahala yang akan diraih oleh siapapun yang melaksanakan puasa Tarwiyah adalah pahala seperti puasa satu tahun. Mengutip buku Dahsyatnya Puasa Sunah oleh H. Amirulloh Syarbini, berikut adalah niat puasa tarwiyah.
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَلٰى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnata lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
19 Juli 2021/9 Dzulhijjah 1442
Pada tanggal ini, jemaah haji melaksanakan wukuf di Arafah. Bagi umat Muslim yang tidak melakukan ibadah haji, dianjurkan untuk mengamalkan puasa Arafah. Sebagaimana hadist di atas, bahwa pahala yang didapatkan saat puasa Arafah adalah setara dengan melakukan puasa selama dua tahun.
Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.”
(ULY)
