Jalur Inklusi: Definisi, Tujuan, dan Manfaatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jalur inklusi adalah sekolah reguler yang menerima peserta didik dari berbagai latar belakang, termasuk anak berkebutuhan khusus. Selama ini anak dengan kebutuhan khusus menyekolahkan anaknya di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Namun, SLB bukan satu-satunya cara agar anak berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan dan pelajaran. Anak berkebutuhan khusus dapat memperoleh pendidikan dengan jalur inklusi.
Apa itu Jalur Inklusi
Disadur dari buku Landasan Pendidikan oleh Rena Fadilah Malik, dkk, inklusi berasal dari kata inclusion yang artinya penyatuan, di mana semua peserta didik disabilitas masuk ke dalam kelas reguler di lingkungan sekolah dengan teman sebayanya.
Secara sederhana, jalur inklusi merupakan proses membangun hubungan sosial yang menghargai keberagaman, sehingga individu dan kelompok bisa berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
Jalur inklusi menjadi salah satu asas dalam pelaksanaan dan pemenuhan hak bagi difabel dalam Undang-Undang No. 8 tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas.
Dinukil dari buku HAM: Kebhinekaan, Inklusivitas dan Ketangguhan Masyarakat, ada beberapa indikator untuk menentukan pendidikan jalur inklusi:
Adanya partisipasi difabel.
Adanya jaminan pemenuhan hak difabel.
Tersedianya fitur aksesibilitas.
Komunitas difabel yang menghargai keberagaman.
Baca juga: Syarat PPKB UI S1 Reguler dan Cara Daftarnya
Prinsip Jalur Inklusi
Ada beberapa prinsip filosofis terhadap pendidikan jalur inklusi yang disadur dari buku Pendidikan Inklusif oleh Hasmyati, di antaranya:
Seluruh siswa memiliki kesempatan dan hal yang setara dalam proses belajar dan bermain bersama-sama.
Setiap anak tidak boleh dibeda-bedakan dan direndahkan karena berdasarkan kesulitan dan keterbatasan belajar.
Selama di sekolah, tidak ada satu alasan apapun yang bisa dibenarkan untuk memisahkan anak karena mereka merasa paling membutuhkan satu sama lain.
Tujuan Jalur Inklusi
Masih dikutip dari sumber yang sama, jalur inklusi memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:
Memberi akses sebesar-besarnya untuk seluruh anak, termasuk anak disabilitas agar hak-hak pendidikannya dapat dipenuhi.
Tercapainya pemerataan sistem belajar yang berkualitas sesuai berdasarkan keadaan, keahlian serta kebutuhan dari masing-masing siswa, mampu terwujud dengan baik.
Membentuk individu yang mempunyai kepekaan sosial dan menjadi bagian integral pada keluarga, masyarakat serta bangsa dapat diwujudkan.
Terwujudnya proses belajar yang tidak diskriminatif dan menghargai perbedaan peserta didik lainnya.
Manfaat Jalur Inklusi
Terdapat beberapa manfaat dari jalur inklusi bagi anak berkebutuhan khusus yang dikutip dari buku Bunga Rampai Inklusi dalam PAUD: Teori dan Praktik oleh Aisyah Durrotun Nafisah, dkk, yakni:
Meningkatkan rasa percaya diri.
Mempunyai kesempatan kehidupan di masyarakat.
Memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan anak lain dan meningkatkan kemampuan.
Memberikan kesempatan anak berkebutuhan khusus untuk belajar akademis dari teman sebaya.
(ECI)
Frequently Asked Question Section
Apa salah satu bentuk prinsip pendidikan jalur inklusi?

Apa salah satu bentuk prinsip pendidikan jalur inklusi?
Seluruh siswa memiliki kesempatan dan hal yang setara dalam proses belajar dan bermain bersama-sama.
Apa kepanjangan dari SLB?

Apa kepanjangan dari SLB?
Sekolah Luar Biasa.
Apa salah satu indikator dalam pendidikan jalur inklusi?

Apa salah satu indikator dalam pendidikan jalur inklusi?
Adanya partisipasi difabel.
