Konten dari Pengguna

Jamu Rumput Fatimah untuk Apa? Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
19 Oktober 2023 8:02 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi jamu rumput fatimah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jamu rumput fatimah. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Sebagian orang mungkin belum tahu manfaat jamu rumput fatimah untuk apa. Rumput fatimah atau Anastatica hierochuntica adalah tanaman herbal yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
ADVERTISEMENT
Meskipun ada banyak klaim terkait manfaatnya, hanya ada sedikit penelitian ilmiah yang benar-benar telah dilakukan untuk mengetahui khasiat dari tanaman ini. Lantas, apa saja manfaatnya?

Jamu Rumput Fatimah untuk Apa?

Ilustrasi jamu rumput fatimah. Foto: Pexels
Rumput fatimah merupakan tanaman herbal yang biasanya dikonsumsi dalam bentuk jamu. Herbal ini mengandung beragam senyawa tumbuhan yang diyakini memiliki manfaat kesehatan, seperti asam klorogenat, quercetin, kaempferol, dan luteolin.
Mengutip jurnal Tea Prepared from Anastatica hirerochuntica Seeds Contains a Diversity of Antioxidant Flavonoids, Chlorogenic Acids, and Phenolic Compounds oleh Noura Al-Gamdi, dkk., kandungan senyawa dalam rumput fatimah berpotensi memiliki efek positif pada kesehatan, di antaranya:

1. Mengurangi Peradangan

Senyawa seperti quercetin dan kaempferol terbukti memiliki efek antiinflamasi atau antiradang. Kandungan senyawa ini dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh, termasuk radang sendi.
ADVERTISEMENT

2. Mengurangi Nyeri

Rumput fatimah dapat digunakan untuk meredakan berbagai jenis nyeri, termasuk sakit kepala dan nyeri otot. Senyawa antiinflamasi dalam herbal ini berperan penting dalam membantu mengurangi nyeri tersebut.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Asam klorogenat adalah senyawa yang telah terbukti mampu menurunkan tekanan darah. Meskipun dibutuhkan penelitian lebih lanjut, mengonsumsi rumput fatimah secara teratur dapat membantu mengatasi tekanan darah tinggi dan masalah kardiovaskular.

4. Mengatur Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa dalam rumput fatimah berpotensi untuk mengatur kadar gula darah, sehingga bermanfaat bagi individu yang menderita diabetes.

5. Meningkatkan Kualitas Tidur

Rumput fatimah sebagai ramuan herbal telah digunakan sejak lama untuk meningkatkan kualitas tidur dan membantu individu yang menderita insomnia.

Efek Samping Jamu Rumput Fatimah

Ilustrasi konsumsi jamu rumput fatimah dapat menyebabkan efek samping. Foto: Pexels
Meskipun ada banyak potensi manfaat kesehatan dari rumput fatimah, penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk memahami efeknya secara mendalam.
ADVERTISEMENT
Hingga kini, belum ada cukup bukti untuk mengatakan bahwa rumput fatimah secara pasti dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.
Ada potensi efek samping yang bisa dialami seseorang setelah mengonsumsi rumput fatimah. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Sustainability Science and Management, ramuan rumput fatimah dapat merusak hati dan ginjal pada hewan uji coba.
Penelitian tersebut menemukan bahwa efek samping dari penggunaan rumput fatimah ini berasal dari zat aktif yang bisa menyebabkan efek beracun sehingga memicu peradangan pada hati dan ginjal.
Selain itu, dalam pengobatan tradisional, rumput fatimah sering kali digunakan untuk menginduksi persalinan. Namun, kondisi ini dapat memicu keguguran pada ibu hamil karena senyawa di dalamnya bisa meningkatkan kontraksi otot rahim.
ADVERTISEMENT
Oleh sebab itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi jamu rumput fatimah selama kehamilan, terutama pada trimester pertama untuk menghindari efek bahayanya.
Demikian penjelasan mengenai manfaat jamu rumput fatimah untuk apa beserta efek sampingnya yang perlu diketahui sebelum mengonsumsi minuman herbal ini.
(SFR)