Jawaban Refleksi Awal Modul 2.3 Guru Penggerak yang Bisa Jadi Referensi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum mempelajari materi coaching dan supervisi akademik dalam program Guru Penggerak, Calon Guru Penggerak (CGP) diharuskan menjawab sejumlah pertanyaan refleksi awal. Salah satu pertanyaannya adalah "Apa yang masih Anda butuhkan untuk menguatkan pemahaman terhadap modul coaching untuk supervisi akademik?".
Refleksi awal ini dilakukan untuk menilai sejauh mana pemahaman CGP terhadap konsep-konsep coaching dan supervisi. Tujuannya juga untuk mengetahui hal apa saja yang belum dipahami CGP, sehingga dapat didalami pada sesi pembelajaran.
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pada refleksi awal Modul 2.3 ini, simak contoh jawaban berikut ini.
Contoh Jawaban Pertanyaan tentang Kebutuhan untuk Menguatkan Pemahaman Modul Coaching
Mengutip modul Coaching untuk Supervisi Akademik disusun oleh Monika Irayati, dkk, modul 2. 3 adalah bagian dari program pelatihan CGP yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam bidang supervisi akademik.
Modul ini membahas tentang praktik pembelajaran yang berpihak pada murid dan menggunakan coaching sebagai strategi untuk meningkatkan potensi guru dan rekan sejawat. Dalam konteks pendidikan, coaching dilakukan dengan tujuan utama untuk memberdayakan guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Sebelum masuk ke modul 2.3, CGP perlu menjawab beberapa pertanyaan refleksi. Guna menjawab pertanyaan tentang hal yang dibutuhkan untuk menguatkan pemahaman terhadap modul coaching untuk supervisi akademik, berikut contoh jawabannya:
Jawaban:
Untuk memperkuat pemahaman saya tentang modul coaching dalam supervisi akademik, saya masih membutuhkan beberapa hal. Saya merasa perlu lebih banyak latihan dalam menerapkan teknik coaching.
Selain itu, saya juga butuh contoh studi kasus nyata tentang bagaimana coaching diterapkan dalam supervisi akademik agar saya bisa lebih memahami tantangan yang mungkin muncul dan bagaimana cara terbaik mengatasinya. Umpan balik dari rekan sejawat juga akan sangat membantu dalam memperbaiki pendekatan coaching yang biasa saya lakukan.
Perlu diingat bahwa jawaban ini hanyalah contoh. CGP bisa menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Baca Juga: Contoh Jawaban Refleksi Modul 2 Topik 3 PPG 2024
Contoh Jawaban Refleksi Awal Modul 2.3 Lainnya
Selain pertanyaan di atas, terdapat ragam pertanyaan lainnya yang wajib dijawab oleh CGP. Berikut pertanyaan dan contoh jawabannya:
1. Apa yang Anda pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik?
Jawaban:
Menurut saya, prinsip dan paradigma berpikir coaching sangat terkait dengan supervisi akademik. Coaching berfokus pada kolaborasi dan mencari solusi, di mana saya sebagai supervisor bisa berperan sebagai coach. Dalam supervisi akademik, pendekatan ini memungkinkan saya membantu rekan guru untuk menemukan potensi mereka sendiri dan mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran. Dengan metode ini, dapat diketahui bahwa supervisi bukan hanya soal memberikan penilaian, tetapi juga mendukung pengembangan diri guru secara lebih mendalam dan berkelanjutan.
2. Menurut Anda, bagaimana kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik?
Jawaban:
Saya merasa kompetensi coaching sangat mendukung dalam mengembangkan kompetensi guru. Dengan coaching, saya bisa memberikan ruang bagi guru untuk berbagi tantangan mereka secara terbuka dan mendapatkan pandangan baru.
Coaching juga mendorong guru untuk lebih reflektif terhadap cara mereka mengajar, sehingga mereka bisa mengidentifikasi bagian mana yang perlu diperbaiki. Melalui proses ini, saya bisa membantu meningkatkan motivasi rekan guru dengan membiarkan mereka secara mandiri terlibat dalam merencanakan langkah pengembangan diri mereka sendiri.
(SAI)
