Jelaskan Perbedaan Konduktor dan Isolator

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan perbedaan konduktor dan isolator menjadi pertanyaan yang biasanya ditemukan dalam materi Fisika dasar. Ini adalah materi yang dipelajari saat duduk di bangku SMP.
Konduktor sendiri merupakan zat atau bahan konduktif yang mudah menghantarkan arus listrik atau energi jika dihubungan dengan sumber tegangan. Contohnya adalah tembaga, besi, aluminium, dan emas.
Ketahanan sebuah konduktor tergantung dari bahan atau material yang digunakan. Seperti terbuat dari apa dan berapa ukurannya. Hal ini dikarenakan untuk bahan tertentu, tingkat resistansi akan berbanding terbalik dengan luas penampangnya.
Salah satu contohnya dapat dilihat pada kawat tembaga. Bila kawat tembaga tersebut tebal, maka resistensi yang dihasilkan malah akan semakin rendah.
Sementara isolator adalah zat atau bahan yang dapat menghambat arus listrik atau energi jika dihubungan dengan sumber tegangan. Misalnya seperti gelas, kaca, karet, dan kayu.
Fungsi utama dari isolator sendiri adalah menghindari sengatan listrik dan hubungan arus pendek. Intinya, isolator bisa digunakan untuk menghindari bahaya kebakaran yang dikarenakan kabel saling bersentuhan dan menghasilkan sambungan silang.
Hal ini juga yang membuat isolator biasanya digunakan sebagai penopang beban ataupun pemisah antara konduktor tanpa membuat adanya aliran arus yang mengalir keluar di antara konduktor tersebut.
(Rav)
