Jenis-jenis dan Contoh Makna Kata Dalam Bahasa Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna kata dalam Bahasa Indonesia adalah hubungan antara ujaran dengan arti dari sebuah kata. Makna kata juga dapat diartikan sebagai maksud yang terkandung dari sebuah kata.
Pada dasarnya, suatu kata saling berkaitan dengan bendanya. Apabila suatu kata tidak dapat dihubungkan dengan benda, peristiwa, atau keadaan tertentu, maka kata tersebut tidak memiliki makna.
Makna kata dapat dipelajari secara khusus melalui studi linguistik, yakni penelitian semantik. Penelitian tersebut membahas tentang arti, asal-usul, perkembangan penggunaan, dan perubahan arti kata.
Secara umum, makna kata terbagi menjadi beberapa jenis. Apa saja? Berikut jenis-jenis makna kata beserta contohnya.
Makna Leksikal
Istilah leksikal berasal dari kata leksikon yang artinya kamus. Makna leksikal diartikan sebagai makna yang terdapat di dalam kamus atau mengikuti tulisan kamus.
Doa artinya permohonan (harapan, permintaan, pujian).
Kursi artinya tempat duduk berkaki empat dan bersandaran.
Makna Gramatikal
Makna gramatikal merupakan makna kata yang timbul karena proses tata Bahasa Indonesia atau gramatika. Misalnya, proses afiksasi, reduplikasi, atau komposisi.
Contoh:
Kata lapang artinya luas atau lebar. Saat kata lapang diletakkan pada kalimat "Saya harus berlapang dada dalam menghadapi masalah", makna gramatikal kata lapang berubah menjadi bersabar.
Makna Konotatif
Makna konotatif adalah makna yang mengandung nilai emosi tertentu. Sehingga, makna tersebut menjadi kiasan yang bisa berisi nilai, sikap sosial, atau perspektif tertentu.
Contoh:
Mereka berusaha berebut kursi pemilu. Kata kursi bukan berarti alas duduk berkaki empat, namun kursi adalah kiasan dari jabatan.
Makna Denotatif
Makna denotatif adalah makna yang mengandung arti atau pengertian yang sebenarnya. Makna ini mengacu pada kamus atau literatur lain. Biasanya, makna denotatif diterapkan dalam bahasa ilmiah.
Contoh:
Bunga itu sudah tumbuh di taman. Kata bunga mengandung arti sebenarnya, yakni bagian tumbuhan yang akan menjadi buah dan memiliki kelopak.
(GTT)
