Konten dari Pengguna

Jumlah Kalori Alpukat, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kalori alpukat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kalori alpukat. Foto: Pixabay

Alpukat sangat populer di Indonesia bukan hanya karena rasanya tapi juga manfaatnya. Buah dengan daging lembut ini bisa dimanfaatkan sebagai anti-aging, mempercepat pertumbuhan rambut, dan menyembuhkan sariawan.

Dihimpun Diet Keto (Berani Mencoba Tantangan Diet Rendah Karbohidrat?) oleh Adelina Mayang, buah alpukat mengandung vitamin A, B, C, E, dan D yang baik bagi kesehatan tubuh. Selain bergizi, alpukat dapat dikombinasikan ke dalam berbagai resep makanan, baik gurih maupun manis.

Sebab itu, alpukat banyak dikonsumsi saat sedang menjalani program diet. Meskipun padat nutrisi, alpukat harus tetap dikonsumsi secara bijak.

Makan alpukat secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan karena alpukat merupakan buah tinggi kalori. Berapa besar kalori yang terkandung dalam buah alpukat?

Kalori Alpukat

Ilustrasi kalori alpukat. Foto: Pixabay

Dikutip dari buku Rekayasa Pengolahan Produk Agroindustri susunan Lorine Tantalu, dkk, berikut rincian kalori dari buah alpukat berdasarkan ukurannya:

  • 100 gram buah alpukat mengandung 160 kalori, protein 2 gram, lemak 14,7 gram, dan karbohidrat 8,5 gram.

  • ⅕ ukuran dari buah alpukat berukuran sedang mengandung 50 kalori dengan 4,5 gram lemak.

  • Separuh alpukat berukuran sedang mengandung 130 kalori dengan 12 gram lemak.

  • Satu alpukat utuh dengan ukuran besar mengandung 250 kalori dengan 23 gram lemak.

Mengutip Prinsip Dasar Ilmu Gizi susunan Almatsier (2010), lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah jenis lemak nabati yang dibutuhkan oleh tubuh.

Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh.

Manfaat Alpukat bagi Kesehatan

Ilustrasi kalori alpukat. Foto: Pixabay

Berikut adalah manfaat dari buah alpukat bagi kesehatan yang dikutip dari buku Sehat dan Bugar dengan Jus Buah karya Tresno Saras.

1. Mengandung serat yang tinggi

Pakar kesehatan dari Departemen Internal Medicine dan Ilmu Program Gizi, Universitas Kentucky, Amerika Serikat memaparkan bahwa alpukat adalah salah satu buah yang memiliki kandungan serat yang sangat tinggi.

Jika mengonsumsi jus alpukat secara rutin, akan mendapatkan asupan serat yang dapat mencegah berbagai penyakit berbahaya, seperti stroke, diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, hingga serangan jantung. Kandungan serat dalam alpukat juga diyakini mampu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

2. Bahan detoks alami

Manfaat jus alpukat lainnya adalah dapat dijadikan sebagai bahan detoks alami yang akan membantu tubuh membuang racun. Dengan rutin mengkonsumsi jus alpukat ini, tubuh akan lebih bugar dan sehat.

3. Mencegah osteoporosis

Setengah dari buah alpukat mengandung kira-kira 25 persen asupan vitamin K yang dibutuhkan per hari. Mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin K yang cukup dapat mendukung kesehatan tulang dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi pembuangan kalsium lewat urine.

(ANS)

Frequently Asked Question Section

Apa kandungan dalam buah alpukat?
chevron-down

Alpukat mengandung 11 vitamin dan 14 mineral, protein, vitamin B2, vitamin B3, kalium, dan vitamin C.

Apa lemak yang terkandung dalam buah alpukat?
chevron-down

Lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah jenis lemak nabati yang dibutuhkan oleh tubuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL).

Apakah boleh mengonsumsi alpukat secara berlebihan?
chevron-down

Konsumsi alpukat harus dibatasi. Jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan karena alpukat merupakan buah tinggi kalori.