Konten dari Pengguna

Kalender Astronomi Agustus 2026: Gerhana Matahari Total hingga Hujan Meteor

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fenomena astronomi Agustus 2026. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fenomena astronomi Agustus 2026. Foto: Unsplash

Agustus 2026 menghadirkan berbagai fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Sepanjang bulan ini, pengamat langit dapat menyaksikan gerhana Matahari total, hujan meteor, gerhana Bulan sebagian, hingga Bulan yang tampak berdekatan dengan Saturnus.

Setiap fenomena memiliki waktu dan kondisi pengamatan yang berbeda. Beberapa di antaranya bahkan hanya dapat disaksikan dari wilayah tertentu. Agar tidak melewatkan setiap momennya, simak kalender astronomi Agustus 2026 selengkapnya berikut ini.

Kalender Astronomi Agustus 2026

Ilustrasi kalender astronomi Agustus 2026. Foto: Unsplash

Merujuk pada informasi dari laman National Geographic dan NASA, berikut kalender astronomi selama Agustus 2026 yang memuat berbagai fenomena langit menarik untuk diamati sepanjang bulan.

1. Okultasi Bulan Terhadap Gugus Bintang Pleiades (7 Agustus)

Okultasi adalah kondisi ketika cahaya suatu benda astronomi (biasanya bintang) tertutup oleh benda astronomi lainnya, seperti planet atau satelit. Pada 7 Agustus 2026 dini hari, fenomena okultasi Bulan terhadap gugus bintang Pleiades terjadi.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar satu jam, dan visibilitasnya bergantung pada lokasi pengamatan. Pemandangan terbaik dapat disaksikan dari wilayah timur Amerika Serikat.

2. Gerhana Matahari Total (12 Agustus)

Gerhana Matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026 ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga cahaya Matahari tertutup sepenuhnya. Fenomena ini hanya dapat disaksikan secara penuh di beberapa wilayah, sedangkan daerah lainnya akan mengalami gerhana sebagian. Berikut rincian wilayahnya:

  • Gerhana Matahari Total: Terlihat di Greenland bagian timur, Islandia bagian barat, dan Spanyol bagian utara. Fase totalitas berlangsung sekitar 1 hingga sedikit lebih dari 2 menit.

  • Gerhana Matahari Sebagian: Dapat diamati di sebagian besar wilayah Eropa, Afrika barat laut, Kanada bagian timur, serta sebagian kecil wilayah timur Amerika Serikat.

3. Puncak Hujan Meteor Perseid (12–13 Agustus)

Hujan meteor Perseid mencapai puncaknya pada 12–13 Agustus 2026. Puncak fenomena ini bertepatan dengan fase Bulan baru sehingga langit akan tampak lebih gelap dan tidak terganggu cahaya Bulan.

Dalam kondisi langit cerah, pengamat berpeluang melihat lebih dari 100 meteor per jam. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah mulai tengah malam hingga menjelang fajar. Sementara tempat terbaik untuk mengataminya di Belahan Bumi Utara.

4. Venus di Posisi Terbaik (15 Agustus)

Venus akan mencapai elongasi timur terbesar pada 15 Agustus 2026, yakni sekitar 45,9 derajat dari Matahari. Kondisi ini menjadikannya waktu terbaik sepanjang tahun untuk mengamati Venus karena planet tersebut akan tampak paling tinggi di langit barat setelah Matahari terbenam. Venus juga akan terlihat sebagai objek paling terang setelah Matahari dan Bulan.

5. Gerhana Bulan Sebagian Hampir Total (27–28 Agustus)

Gerhana Bulan sebagian hampir total akan terjadi pada 27–28 Agustus 2026. Dalam fenomena ini, sekitar 96 persen permukaan Bulan purnama akan tertutup bayangan Bumi.

Meski tidak berubah menjadi blood moon, Bulan diperkirakan tetap memancarkan semburat jingga yang samar. Wilayah yang berkesempatan melihat fenomena ini mencakup Eropa, sebagian Amerika, Pasifik Timur, dan Afrika.

6. Bulan Purnama Sturgeon (28 Agustus)

Bulan purnama Sturgeon Moon akan mencapai puncaknya pada 28 Agustus 2026. Selain menjadi waktu terbaik untuk menikmati purnama, Bulan juga akan tampak besar dan terang saat terbit setelah Matahari terbenam.

Nama Sturgeon Moon berasal dari musim melimpahnya ikan sturgeon di kawasan Great Lakes dan Danau Champlain. Fenomena ini dapat diamati di seluruh wilayah Amerika dan sebagian Afrika serta Eropa.

7. Bulan Berdekatan dengan Saturnus (30–31 Agustus)

Bulan akan melintas dekat Saturnus pada malam 30–31 Agustus 2026. Keduanya akan tampak berdekatan di langit timur sekitar dua jam setelah Matahari terbenam dan dapat diamati sepanjang malam. Mars dan Jupiter juga akan terlihat menyusul di langit sehingga menambah keindahan pemandangan malam.

Baca juga: Wilayah yang Termasuk Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Daftarnya

(RK)