Kalori Nasi Goreng yang Setara dengan 1 Jam Olahraga Aerobik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nasi goreng menjadi menu makanan favorit untuk lidah orang Indonesia. Wajar saja, santapan ini memang memiliki cita rasa yang lezat. Terlebih, jika nasi goreng ditambahkan dengan bahan makanan pelengkap seperti telur mata sapi, ati ayam, udang goreng dan kerupuk.
Tak hanya unggul di Tanah Air, kelezatan nasi goreng juga sudah diakui oleh ranah internasional. Dikutip dari kumparanFOOD, nasi goreng sempat menempati peringkat kedua sebagai makanan terlezat di dunia.
Meskipun lezat, nasi goreng sejatinya kurang cocok untuk dikonsumsi setiap hari. Sebab, konsumsi nasi goreng secara berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan. Ini karena hidangan tersebut memuat banyak kalori dan lemak jenuh.
Tak hanya berat badan, lemak yang dikonsumsi berlebihan juga dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh, salah satunya adalah memicu risiko penyakit jantung.
Pada dasarnya, kalori nasi goreng tidak dapat ditakar secara rata. Sebab, bahan nasi goreng berbeda-beda, tergantung bahan pelengkap dan bumbu seperti kecap, garam, bawang dan lainnya.
Namun, dilansir dari Fat Secret, kebanyakan nasi goreng memiliki 333 kalori, 12,34g lemak, 41,7g, dan 12,47 protein per porsi. Dengan kata lain, kalori tersebut memiliki 34% lemak, 51%, dan 15% protein.
Jika dibandingkan, kalori nasi goreng kurang lebih setara dengan olahraga aerobik selama 60 menit. Pasalnya, olahraga aerobik selama 1 jam mampu membakar 360 kalori.
Ini artinya, konsumsi satu porsi nasi goreng membutuhkan jenis olahraga cenderung aktif untuk proses pembakaran kalori yang maksimal.
Selain berolahraga, kalori dalam nasi goreng juga bisa disiasati dengan mengurangi porsi dan mengganti bahan makanan. Misalnya, mengganti minyak biasa dengan minyak kelapa, menambahkan sayuran, serta mengurangi daging olahan.
(GTT)
