Konten dari Pengguna

Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 168 tentang Perintah Mengonsumsi Makanan Halal

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi surat Al Baqarah ayat 168. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat Al Baqarah ayat 168. Foto: Pixabay.

Alquran adalah pedoman hidup yang mengatur seluruh aktivitas manusia, baik secara rohani maupun jasmani. Salah satunya adalah perintah untuk menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makan dan minuman yang halal .

Perintah tersebut tertuang dalam Surat Al Baqarah ayat 168 yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Artinya: Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.

Dikutip dari buku Strategi Pengembangan Model Pembelajaran Sirsainsdu oleh Dr. Budiyono Saputro, M.Pd, dkk., tujuan dari perintah untuk mengonsumsi makanan halal adalah agar tidak membahayakan tubuh. Menurut Sayyid Qutub dalam Tafsir Fi Zhilal al-Qur’an, Allah menghalalkan apa yang ada di bumi, kecuali makanan dan minuman yang berbahaya bagi tubuh.

Makanan halal tak sebatas pada jenis makanannya saja, tapi juga dari cara mendapatkannya. Jenis makanan halal yang didapatkan dari hasil mencuri, merampok, hingga korupsi akan menjadi makanan haram.

Dikutip dari buku Studi Fiqh Ibadah Lapangan Kaidah Alam oleh Tim Penulis Buku Fiqih Ibadah Lapangan Matagira, orang yang mengonsumsi makanan haram akan mendapat siksaan api neraka. Ini tercatat dalam sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Thabrani.

Rasulullah SAW bersabda, “Tiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya.” (HR. Ath. Thabrani)

Ada beberapa kategori dan jenis makanan yang halal menurut Islam, yaitu:

Kategori Makanan yang Halal Menurut Islam

Ilustrasi surat Al Baqarah ayat 168. Foto: Pixabay.

Dikutip dari jurnal yang berjudul Makanan Halal dan Thayyib Dalam Perspektif Alquran oleh Samsuddin, berikut kategori makanan halal dalam ajaran Islam:

1. Halal secara zatnya

Maksudnya, makanan yang dibuat dari bahan-bahan yang halal. Ada banyak sekali sumber makanan halal, seperti tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, daging hewan ayam, kambing, kerbau, ikan, dan lain-lain.

2. Halal cara memperolehnya

Maksudnya, makanan yang didapatkan dengan cara yang benar. Contohnya dengan membeli, bekerja, dan sebagainya. Seperti dijelaskan sebelumnya, sesuatu yang halal secara zat, tetapi cara mendapatkannya tidak sesuai dengan syariat Islam, akan menjadi haram.

3. Halal cara pengolahannya

Makanan halal akan menjadi haram jika cara pengolahannya salah. Contohnya, daging hewan yang tidak disembelih sesuai syariat Islam akan menjadi haram.

Jenis Makanan yang Halal

Selain kategorinya, umat Muslim juga perlu memerhatikan jenis-jenis makanan yang halal, yakni:

  • Segala macam makanan yang tidak mengandung unsur menjijikkan dan kotor.

  • Semua jenis makanan dan minuman yang tidak mendatangkan mudharat bagi kesehatan jasmani, moral, dan akal.

  • Semua jenis makanan yang tidak diharamkan di dalam Alquran dan hadist.

(IPT)