Kandungan Surat Hud Ayat 41 beserta Tajwidnya yang Perlu Dipahami Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ayat-ayat Alquran, Allah telah menceritakan kepada umat Muslim tentang kisah-kisah nabi. Salah satunya adalah kisah Nabi Nuh yang tertuang dalam surat Hud ayat 41.
Kandungan surat Hud ayat 41 adalah perintah Nabi Nuh kepada kaumnya yang beriman untuk masuk ke dalam kapal yang ia bangun. Adapun lafal ayat tersebut adalah sebagai berikut:
وَقَالَ ارْكَبُوْا فِيْهَا بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَا ۗاِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Artinya: Dan dia berkata, “Naiklah kamu semua ke dalamnya (kapal) dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
Umar Jahid Nasoha dalam buku Intisari Kultum menjelaskan, ayat di atas merupakan tanda datangnya pembalasan Allah atas kemaksiatan kaum kafir Nabi Nuh. Allah memberikan azab kepada mereka dengan menumpahkan air dari langit dan memuntahkannya dari bumi sehingga menyebabkan banjir yang sangat dasyat. Dari azab tersebut, kaum kafir Nabi Nuh tenggelam dan binasa terkubur di dalam lumpur.
Dalam surat Hud ayat 14 juga disebutkan, Nabi Nuh memerintahkan kaumnya untuk selalu menyebut nama Allah dan berdoa kepada-Nya saat berlayar dan berlabuh. Itu karena keselamatan mereka pada saat itu berada di bawah kekuasaan-Nya. Adapun lafal doa Nabi Nuh adalah sebagai berikut:
“Bismillahi Majreha wa mursaha inna rabbi laghafururrahim
Artinya: Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Doa ini juga disunahkan oleh Rasulullah untuk dibaca umat Muslim saat ingin naik kendaraan. Doa tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya dengan meminta perlindungan dalam perjalanan.
Wulan Mulya Pratiwi dalam buku 99 Doa dan Zikir Harian untuk Anak Muslim menjelaskan, jika doa tersebut dibaca dengan ikhlas dan mengharap ridho Allah, InsyaAllah kapal yang ditumpangi tidak akan tenggelam. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ali ra.
Ali menuturkan bahwa Rasulullah bersabda: “Umatku akan selamat (tidak tenggelam) apabila mereka menaiki kapal, supaya membaca: Bismillahi malikirrahmanirrahim, bismillahi majreha wa mursaha innahu lagafururrahim." (HR. Ath-Thabrani)
Tajwid dalam Surat Hud Ayat 14
Surat Hud ayat 41 merupakan salah satu ayat spesial dalam ilmu tajwid. Ayat tersebut merupakan satu-satunya bacaan imalah dalam Alquran.
Dikutip dari buku Praktikum Qiraat: Panduan Aplikatif Tahsin dan Tilawah Al-Quran oleh Bobi Erno Rusadi, bacaan imalah adalah bacaan yang mendekatkan suara fathah ke arah suara kasrah.
Bacaan imalah yang ada pada surat Hud ayat 41 terdapat pada lafadz “majroha” yang dibaca menjadi “majreha”. Cara membaca "re" pada lafal tersebut sama ketika saat mengucapkan kata rehabilitasi dan mereka.
(IPT)
