Konten dari Pengguna

Kapan Mulai Itikaf Ramadhan 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi itikaf selama Ramadhan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi itikaf selama Ramadhan. Foto: Unsplash

Selama Ramadhan, itikaf menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini dilakukan dengan berdiam diri di masjid dalam jangka waktu tertentu, dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Dalam menjalankannya, jemaah disarankan memperbanyak amalan ibadah seperti menunaikan salat, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa. Itikaf sendiri bisa dilakukan kapan saja, tetapi waktu yang paling utama adalah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Lantas, kapan mulai itikaf Ramadhan 2026? Agar lebih jelas, simak jadwal serta tata cara itikaf selengkapnya berikut!

Kapan Mulai Itikaf Ramadhan 2026?

Ilustrasi kapan mulai itikaf Ramadhan 2026? Foto: Unsplash

Seperti disebutkan sebelumnya, waktu yang paling dianjurkan untuk melaksanakan itikaf adalah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Hal ini mengikuti sunnah Nabi Muhammad, yang selalu melakukan itikaf pada malam-malam tersebut untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

Sebagaimana tertulis dalam sebuah hadis yang berbunyi:

"Rasulullah SAW. melakukan itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkannya. Kemudian istri-istrinya melakukan itikaf setelah beliau wafat." (HR. Al-Bukhari No. 2026 dan Muslim No. 1172)

Berdasarkan hadits tersebut, bisa disimpulkan bahwa sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dimulai pada malam ke-21. Untuk mengetahui tanggal pastinya, bisa mengikuti keputusan 1 Ramadhan dari pemerintah maupun Muhammadiyah. Berikut perhitungannya:

Pemerintah (Kementerian Agama RI)

  • 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026, sehingga sepuluh malam terakhir Ramadhan berlangsung mulai 10–19 Maret 2026.

PP Muhammadiyah

  • 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, sehingga sepuluh malam terakhir Ramadhan berlangsung mulai 9–18 Maret 2026.

Tata Cara Itikaf di bulan Ramadhan 2026

Ilustrasi tata cara itikaf. Foto: Unsplash

Itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus meraih keberkahan Lailatul Qadar. Berdasarkan buku Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya (2022), ada beberapa tata cara itikaf yang perlu diperhatikan.

1. Niat Itikaf

Sama seperti ibadah lainnya, itikaf harus disertai niat agar sah. Menurut madzhab Syafi’i, niat harus ditentukan apakah itikaf yang dilakukan bersifat wajib atau sunnah. Berikut bacaan niatnya:

Bacaan niat itikaf sunnah

نَوَيْتُ الْاِعْتِكَافَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ مَا دُمْتُ فِيْهِ سُنَّةً اللَّهِ تَعَالَى.

Nawaitul i'tikāfa fī hādhā al-masjidi mā dumtu fīhi sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Saya niat itikaf di masjid ini selama saya di sini sunah karena Ta'ala.”

Bacaan niat itikaf wajib

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Nawaitu an a‘takifa fī hādzal masjidi fardhan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku berniat i’tikaf di masjid ini fardhu karena Allah.”

2. Berdiam Diri di Masjid

Selama itikaf, jemaah dianjurkan untuk tetap berada di masjid sambil memperbanyak dzikir, tafakkur, tasbih, dan membaca Al-Qur’an agar hati semakin dekat kepada Allah SWT.

Selain itu, menunaikan salat sunnah, seperti salat tahiyatul masjid maupun salat sunnah lainnya, akan menambah pahala dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

3. Hal yang Harus Dihindari Saat Itikaf

Jamaah dianjurkan menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat dan fokus memperbanyak ibadah agar itikaf menjadi lebih khusyuk. Untuk itu, ada beberapa perbuatan dan kondisi yang sebaiknya dihindari karena dapat membatalkan itikaf, antara lain:

  • Keluar masjid tanpa keperluan yang mendesak

  • Melakukan hubungan suami-istri atau aktivitas mubasyarah

  • Murtad atau keluar dari agama Islam

  • Kehilangan akal akibat gila atau mabuk

  • Datangnya haid atau nifas bagi wanita, serta hal-hal lain yang menimbulkan hadas besar

Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.

Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026

Baca juga: Cara Daftar Itikaf Masjid Istiqlal 2026 beserta Syarat Lengkapnya

(RK)