Konten dari Pengguna

Kapan Musim Kemarau 2026? Ini Prediksi BMKG

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kapan musim kemarau 2026. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapan musim kemarau 2026. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Memasuki awal 2026, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia masih terpantau tinggi. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat di berbagai sektor ikut terganggu akibat cuaca yang kurang bersahabat dan cenderung basah.

Curah hujan yang tinggi juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Karena alasan itu, banyak masyarakat yang mulai bertanya kapan musim kemarau 2026?

Kapan Musim Kemarau 2026?

Ilustrasi kapan musim kemarau 2026. Foto: Shutter Stock

Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang memiliki dua musim utama dalam setahun, yakni musim hujan dan musim kemarau. Pergantian kedua musim ini dipengaruhi oleh pergerakan angin monsun yang berkaitan dengan posisi matahari terhadap bumi.

Mengutip situs resmi BMKG, musim kemarau umumnya berlangsung pada April hingga Oktober. Pada periode ini, Indonesia dipengaruhi oleh angin timur dan tenggara yang bersifat kering dari Benua Australia.

Ciri utama datangnya musim kemarau ditandai dengan curah hujan yang menurun, kelembapan udara yang lebih rendah, dan suhu udara yang cenderung lebih tinggi pada siang hari.

Namun, berbagai faktor dapat menyebabkan pergeseran waktu awal musim kemarau dari pola biasanya. Selain itu, awal musim kemarau juga tidak berlangsung serempak karena perbedaan karakteristik cuaca di masing-masing wilayah.

Mengutip kumparanNEWS, BMKG memprediksi curah hujan bulanan pada Januari hingga Maret 2026 masih tergolong tinggi, terutama di wilayah Jawa Tengah.

"Bulan Maret terjadi curah hujan yang tinggi hingga sangat tinggi, khususnya di daerah Jawa Tengah," jelas Kepala BMKG Teuku Faisal, Senin (29/12).

Sementara itu, merujuk pada Buku Pemutakhiran Prediksi Musim Hujan 2025/2026 versi November 2025 oleh BMKG, wilayah yang diperkirakan lebih awal memasuki musim kemarau meliputi pesisir timur Aceh, Sumatra Utara bagian utara dan timur, Riau bagian utara, Kepulauan Riau bagian barat, sebagian wilayah Sulawesi, Maluku, serta pesisir utara Papua Barat Daya.

Wilayah-wilayah tersebut diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada Februari 2026.

Baca Juga: Musim Hujan 2026 Sampai Bulan Apa? Begini Prediksi BMKG

Prediksi Iklim 2026 BMKG

Ilustrasi iklim di Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Mengutip laman resmi BMKG, berdasarkan analisis berbasis perhitungan fisis dan pemodelan kecerdasan buatan, kondisi iklim di sebagian besar wilayah Indonesia sepanjang 2026 diprediksi berada pada kategori Normal.

Berdasarkan pengamatan BMKG pada November 2025, suhu permukaan laut di Samudra Pasifik teridentifikasi mengalami fenomena La Nina lemah dengan indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) sebesar -0,77. Kondisi ini diperkirakan masih berlanjut hingga Maret 2026.

ENSO diprediksi bergerak menuju fase Netral pada Maret hingga April, lalu bertahan dalam kondisi tersebut hingga akhir 2026.

Di sisi lain, curah hujan tahunan di sebagian besar wilayah Indonesia pada 2026 diperkirakan berada pada kategori Normal dengan kisaran 1.500-4.000 mm per tahun. Lalu, sebagian kecil wilayah diprediksi mengalami curah hujan tahunan dengan kategori di Atas Normal.

(NSF)