Konten dari Pengguna

Kapan SPPG Diangkat Menjadi PPPK? Ini Penjelasannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Petugas menyiapkan makanan di SPPG Jakarta Barat, Senin (6/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyiapkan makanan di SPPG Jakarta Barat, Senin (6/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sebagian pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh pegawai SPPG. Pengangkatan hanya diperuntukkan bagi posisi tertentu yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Program MBG.

Pertanyaan mengenai kapan SPPG diangkat menjadi PPPK pun bermunculan. Nah, di bawah ini akan dijelaskan jadwal pengangkatan serta kriteria pegawai yang dimaksud dalam ketentuan tersebut.

Jadwal Pengangkatan SPPG Menjadi PPPK

Petugas menyiapkan makanan di SPPG Jakarta Barat, Senin (6/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pengangkatan pegawai SPPG sebagai PPPK diatur dalam Perpres Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 17 yang menyebutkan bahwa pegawai SPPG diangkat sebagai PPPK sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pegawai yang diangkat merupakan peserta yang telah mengikuti serta dinyatakan lulus seleksi Computer Assisted Test (CAT). Proses seleksi ini menjadi salah satu tahapan sebelum pengangkatan status kepegawaian dilakukan.

Berdasarkan jadwal pelaksanaan seleksi di laman Badan Gizi Nasional (BGN), seleksi PPPK BGN saat ini telah memasuki tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup. Selanjutnya, usul penetapan Nomor Induk (NI) PPPK dijadwalkan berlangsung pada 24-30 Januari 2026. Tujuannya untuk memastikan peserta yang lulus uji kompetensi tercatat secara resmi sebagai PPPK di lingkungan BGN.

Jika mengacu pada alur tersebut, pengangkatan pegawai SPPG menjadi PPPK diperkirakan pada Februari 2026. Informasi terbaru mengenai jadwal pengangkatan SPPG menjadi PPPK dapat dipantau secara berkala melalui laman resmi maupun akun media sosial resmi Badan Gizi Nasional.

Kriteria SPPG yang Diangkat sebagai PPPK

Petugas menyiapkan sajian menu Makan Begizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mutiara Keraton Bogor, Selasa (16/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Perpres Nomor 115 Tahun 2025 tidak merinci secara detail kriteria pegawai SPPG yang dapat diangkat sebagai PPPK. Namun, penjelasan lebih lanjut disampaikan melalui Siaran Pers Nomor SIPERS-19/BGN/01/2026 yang diterbitkan Badan Gizi Nasional.

Dalam siaran pers tersebut, ketentuan pengangkatan PPPK dalam Program MBG tidak berlaku bagi seluruh pegawai maupun relawan SPPG. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa frasa “pegawai SPPG” dalam Pasal 17 Perpres Nomor 115 merujuk secara khusus pada pegawai inti yang memiliki fungsi strategis, bukan seluruh personel yang terlibat dalam operasional harian SPPG, dikutip dari situs BGN.

Pegawai inti yang dimaksud adalah personel dengan peran teknis dan administratif penting dalam penyelenggaraan Program MBG, yaitu:

  • Kepala SPPG

  • Ahli gizi

  • Akuntan

Menurut Nanik, klarifikasi ini diperlukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama di kalangan relawan yang selama ini aktif mendukung pelaksanaan Program MBG di lapangan.

Ia juga menegaskan bahwa relawan tetap memiliki peran krusial dalam keberhasilan program, namun status mereka bersifat partisipatif dan non-ASN. Hal ini sesuai dengan desain kebijakan yang menempatkan relawan sebagai penggerak sosial.

“Peran relawan sangat krusial dalam mendukung keberhasilan program, tetapi secara regulasi mereka tidak termasuk dalam kategori pegawai yang diangkat sebagai PPPK. Ini sudah dirancang sejak awal agar program tetap inklusif dan berkelanjutan,” tutup Nanik.

Baca Juga: Jadwal AEE Unair 2026 dan Cara Registrasinya

(SA)