Kata-Kata Motivasi Pagi Islami dari Hadits Nabi Muhammad SAW

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi seorang Muslim, alangkah baiknya apabila mengawali pagi hari dengan mengucap syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Sebab, Allah masih memberikan kita kesempatan untuk menghirup udara pagi hari.
Selain mengucapkan rasa syukur, memulai pagi dengan pikiran yang positif juga dapat mendorong semangat pada jiwa dan raga kita. Salah satu cara mendapatkan energi positif tersebut adalah dengan membaca kata motivasi pagi Islami yang dikutip dari hadits Nabi Muhammad SAW.
Secara terminologis, hadits dimaknai sebagai ucapan dan segala perbuatan yang dilakukan oleh Rasulullah. Nah, berikut adalah kumpulan kata-kata motivasi pagi Islami yang diambil dari berbagai hadits Nabi Muhammad SAW untuk membangkitkan energi positif Anda.
Kumpulan Motivasi Pagi Islami
"Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan." (HR At-Thabrani dan Al-Bazzar).
"Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan kesulitan bersama kemudahan.” (HR Tirmidzi).
"Kerjakanlah urusan duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya dan laksanakanlah urusan akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok." (HR. Ibnu Asakir).
"Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad).
"Tidaklah suatu kegalauan, kesedihan, kebimbangan, kekalutan yang menimpa seorang mukmin atau bahkan tertusuk duri sekalipun, melainkan karenanya Allah akan menggugurkan dosa-dosanya.” (HR Bukhari dan Muslim).
"Saad bin Abi Waqqash berkata, 'Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, 'Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?' Nabi SAW menjawab, 'Para nabi, kemudian yang menyerupai mereka, dan yang menyerupai mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah), dia diuji sesuai dengan itu (ringan), dan bila imannya kukuh, dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa.” (HR. Bukhari).
"Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala sebanyak yang didapat oleh yang mengerjakannya.” (HR. Muslim).
"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.” (HR. Muslim).
"Sesungguhnya syafa’atku diperuntukkan bagi umat-Ku yang sama sekali tidak berbuat syirik kepada Allah.” (HR. Ahmad).
"Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik niscaya itu menghapusnya, dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang luhur.” (HR. Tirmidzi).
"Hijrah adalah meninggalkan hal yang buruk.” (HR. Ahmad).
"Semua amal anak adam dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali atau sesuai yang Allah kehendaki.” (HR. Muslim).
"Sebaik-baik manusia ialah orang yang senantiasa mengingat Allah, dan seburuk-buruk manusia adalah orang yang suka mengadu domba, suka memecah belah antara orang-orang yang saling mengasihi, suka berbuat zalim, suka mencerai-beraikan manusia, dan selalu menimbulkan kesusahan.” (HR. Ahmad).
“Manusia itu mengikut agama kawannya. Maka hendaklah diperhatikan siapa yang hendak dijadikan sebagai kawannya.” (HR Tirmidzi).
"Tidak beriman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).
(NDA)
