Kata Was Digunakan Untuk Apa dalam Bahasa Inggris? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika mempelajari bahasa Inggris, Anda perlu memahami grammar dan struktur kalimatnya terlebih dahulu. Selain itu, diperlukan juga pemahaman tentang bentuk-bentuk to be yang biasa digunakan dalam kalimat (sentence).
Bagi yang baru belajar, sebagian mungkin akan kebingungan menentukan kapan dan bagaimana penggunaan to be am, is, was, are, dan were. Terkadang mereka mencampuradukkannya tanpa memerhatikan konteks kalimat tersebut.
Hal ini dapat membuat lawan bicara salah paham dan timbul mispersepsi. Sebenarnya, was digunakan untuk apa? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Penggunaan Was dalam Kalimat Bahasa Inggris
Pada dasarnya, setiap kalimat bahasa Inggris memiliki kata kerja meski kalimat tersebut tidak menerangkan suatu tindakan pekerjaan. Aturan ini dibahas lebih lanjut dalam materi auxiliary dan grammar.
Mengutip buku English Structure for Toefl karya Drs. Kardimin (2016), kalimat yang menerangkan tindakan pekerjaan harus disertai dengan kata kerja dasar. Sementara kalimat yang tidak menerangkan tindakan pekerjaan harus disertai dengan kata kerja bantu atau to be.
To be terdiri dari am, is, was, are, dan were. Kata was digunakan untuk kalimat yang menunjukkan waktu lampau (past tense). Contohnya: “She was crying” (Dia tadi menangis).
Namun, penggunaan was di sini hanya berlaku pada kalimat yang subjeknya tunggal. Jika subjeknya jamak, yang harus digunakan adalah were. Contohnya: “They were the class of 1970” (Mereka lulusan tahun 1970).
Selain was dan were, ada juga to be lain yang biasa digunakan untuk kalimat yang terjadi di masa sekarang, yaitu is dan are. Kedua to be tersebut melengkapi kalimat present tense yang tidak menerangkan tindakan pekerjaan.
Kata is digunakan untuk kalimat yang subjeknya tunggal, sedangkan are digunakan untuk kalimat yang subjeknya jamak. Contohnya adalah:
She is my girlfriend (dia pacarku)
They are student (mereka adalah murid)
Contoh Kalimat To Be Was dan Were
To be was dan were bisa digunakan pada kalimat positif, kalimat negatif, dan kalimat pertanyaan. Dirangkum dari buku Sukses Menguasai Bahasa Inggris Tanpa Guru susunan Nasim Halim, berikut contoh lengkapnya yang bisa disimak:
1. Kalimat positif (+)
It was partly your fault (itu sebagian kesalahanmu)
Satanic verses was a big lie (ayat-ayat setan itu bohong besar)
You were late because of me (kamu terlambat karena aku)
2. Kalimat negatif (-)
The were not quite satisfied (mereka tidak benar-benar puas)
They were not all for my idea (mereka sangat tidak setuju dengan pendapat saya)
Hercules was not an actual person (Hercules bukanlah orang yang sesungguhnya)
3. Kalimat pertanyaan
Were you the first one who be here? (apakah kamu orang pertama yang berada di sini?)
Was the job hard? (apakah pekerjaan itu berat?)
Was she very forgiving? (apakah dia mudah sekali memberi maaf?)
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu to be?

Apa itu to be?
To be adalah kata hubung antara subjek dan predikat dalam Bahasa Inggris.
Apa saja jenis to be?

Apa saja jenis to be?
Am, is, are, was, dan were.
Bagaimana penggunaan to be were?

Bagaimana penggunaan to be were?
Digunakan untuk kalimat yang terjadi di masa lampau, namun menggunakan subjek jamak.
