Konten dari Pengguna

Kebijakan Shalahuddin Al-Ayyubi dalam Membangun Pemerintahan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dinasti Ayyubiyah. Foto: Wikipedia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dinasti Ayyubiyah. Foto: Wikipedia

Shalahuddin Al-Ayyubi, pendiri Dinasti Ayyubiyah mempunyai peran penting dalam peradaban Islam dan pembangunan pemerintahan. Tidak hanya berperan dalam syiar Islam, tapi juga melakukan perkembangan lain di berbagai bidang.

Apa saja kebijakan Shalahuddin Al-Ayyubi dalam membangun pemerintahan? Berikut penjelasan mengenai kebijakannya.

1. Menghancurkan Mazhab Syiah

Shalahuddun Al-Ayyubi menyatakan perang terhadap mazhab Syiah Rafidhiyah Ismailiyah menurut penjelasan dalam buku “Shalahuddin Al-Ayyubi: Pahlawan Islam Pembebas Baitul Maqdis” karya Ali Muhammad As-Shallabi. Ia juga menjalankan rencana yang dibuat oleh Nurruddin Zanki untuk mengakhiri dinasti sebelumnya.

Dinasti Ayyubiyah memperluas penyebaran akidah Ahlus Sunnah di Mesir dan segenap penjurunya. Ia juga mengakhiri akidah Islam yang rusak di Mesir dan mengembalikan mereka ke jalan pemikiran Islam yang benar.

Shalahuddin Al Ayyubi berambisi agar akidah Ahlus Sunah memiliki pengaruh dalam hal pendidikan. Ia juga akan memerangi setiap penimpangan yang ada dan akan membasmi segala gejala-gejalanya.

2. Mendirikan Madrasah

Pada periode 572 H atau 1176 Masehi, Shalahuddin Al-Ayyubi membangun madrasah. Waktu tersebut tepat setelah kepastian sebagian besar wilayah Syam tunduk di bawah kekuasaan Shalahuddin.

Ia memerintahkan pembangunan dua madrasah, salah satunya dikenal dengan madrasah Shalahiyyah. Madrasah yang lainnya kemudian dibangun untuk para penganut mazhab Hanafi.

3. Bidang Arsitektur

Arsitektur pada masa Dinasti Ayyubiyah tergolong maju. Shalahuddin Al-Ayyubi mempelajari teknik perbentengan dari Dinasti Fatimiyah dan tentara Salib. Di Aleppo pada 1236, Masjid Al-Firdaus dibangun sebagai mahakarya yang luar biasa.

4. Segi Keamanan

Setelah Shalahuddin Al-Ayyubi tahu bahwa ada kemunduran dan kelemahan angkatan bersenjata Dinasti Ubaidiyah, ia membentuk angkatan bersenjata Mesir. Ini dilakukan untuk mempertahankan Mesir dari serangan Eropa. Ia juga menyampaikan informasi tentang kondisi finansial, kemampuan berperang, kedisiplinan, dan faksi-faksi yang dibutuhkan.

5. Segi Ekonomi

Pada masa pemerintahan Shalahuddin Al-Ayyubi, perekonomian cukup maju. Hasil perkebunan seperti wijen, buah apricot, kharub, dan milet meningkat di perdagangan.

Selain itu, kerajinan emas, tembikar, dan kaca juga cukup maju pada saat itu. Seni kerajinan yang cukup bagus mengundang perhatian masyarakat luas untuk datang dan membelinya.

6. Bidang Kesehatan

Terjadi pembangunan rumah sakit pada masa pemerintahan Dinasti Ayyubiyah. Terdapat juga peningkatan kesehatan bagi masyarakatnya.

Shalahuddin Al-Ayyubi juga membuka sekolah kesehatan. Mereka yang bersekolah di sana akhirnya mengabdi dan tersebar di sejumlah rumah sakit.

(AYA)