Konten dari Pengguna

Kegiatan Mahasiswa Secara Terprogram Atas Bimbingan Dosen Disebut dengan Apa?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi kegiatan mahasiswa. Foto: Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kegiatan mahasiswa. Foto: Shutterstock.

Selama menempuh pendidikan tinggi, mahasiswa tidak hanya belajar melalui perkuliahan di dalam kelas. Mereka juga dapat memperdalam pemahaman materi melalui berbagai kegiatan akademik yang diselenggarakan perguruan tinggi untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung.

Program tersebut terdiri atas kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Setiap kegiatan memiliki peran yang berbeda dalam membentuk kompetensi serta keterampilan mahasiswa yang dibutuhkan mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional.

Lantas, kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa secara terprogram atas bimbingan dosen disebut dengan apa? Simak jawabannya di bawah ini.

Kegiatan yang Dilakukan Mahasiswa Secara Terprogram Atas Bimbingan Dosen Disebut Apa?

Ilustrasi kegiatan mahasiswa. Foto: Pexels

Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa secara terprogram atas bimbingan dosen disebut kegiatan kokurikuler. Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum perguruan tinggi dan dalam pelaksanaannya dapat diberikan bobot setara satu atau dua satuan kredit semester (SKS).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pada Pasal 35 ayat (4) dijelaskan bahwa "kegiatan kokurikuler adalah kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa secara terprogram atas bimbingan dosen, sebagai bagian kurikulum dan dapat diberi bobot setara satu atau dua satuan kredit semester."

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, kegiatan kokurikuler dirancang untuk memperkuat capaian pembelajaran mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk menerapkan teori yang diperoleh di kelas ke dalam berbagai praktik di lapangan. Beberapa contoh kegiatan kokurikuler mahasiswa meliputi:

  • Kuliah Kerja Nyata (KKN)

  • Penelitian atau proyek riset

  • Praktik kerja lapangan atau magang

  • Seminar, workshop, atau konferensi ilmiah

  • Pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program kampus

Tujuan Kegiatan Kokulikuler bagi Mahasiswa

Ilustrasi kegiatan mahasiswa. Foto: Pexels

Mengutip laman Modern Campus, kegiatan kokurikuler berperan melengkapi proses pembelajaran di kelas sekaligus membantu mahasiswa mengembangkan berbagai kompetensi yang dibutuhkan selama kuliah hingga memasuki dunia kerja. Berikut beberapa tujuannya.

1. Meningkatkan Prestasi Akademik

Kegiatan kokurikuler dirancang untuk memperkuat pembelajaran akademik dengan menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik penerapannya di lapangan. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami materi secara lebih mendalam.

2. Mengembangkan Keterampilan Mahasiswa

Kegiatan kokurikuler juga menjadi sarana untuk melatih berbagai keterampilan penting, seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta manajemen waktu. Kemampuan tersebut merupakan kompetensi yang banyak dibutuhkan oleh dunia kerja.

3. Memberikan Pengalaman Sebelum Memasuki Dunia Kerja

Mengikuti kegiatan kokurikuler membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan dosen maupun praktisi industri. Relasi yang terbentuk melalui kegiatan tersebut dapat memberikan peluang magang, rekomendasi pekerjaan, hingga bimbingan karier yang bermanfaat setelah lulus bagi mahasiswa.

Baca Juga: Bagaimana Cara Generasi Muda Menunjukkan Semangat Pancasila di Era Modern?

(SA)