Konten dari Pengguna

Kegunaan Cangkang bagi Kura-Kura dan Isi di Dalamnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kura-Kura. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Kura-Kura. Foto: Pixabay

Daftar isi

Kura-kura bisa diklasifikasikan sebagai hewan reptil dengan tubuh yang unik. Keunikannya adalah keberadaan cangkang atau tempurung yang melekat dan menutupi seluruh punggungnya.

Jika dilihat secara kasat mata, sebagian orang mungkin berpikir bahwa kegunaan cangkang bagi kura-kura adalah untuk melindungi bagian tubuh yang ada di dalamnya. Padahal, fungsi cangkang bagi kura-kura sebenarnya tidak hanya itu.

Lalu, apa kegunaan cangkang bagi kura-kura sebenarnya? Simak pembahasan seputar fungsi cangkang bagi kura-kura berikut ini.

Fungsi Cangkang bagi Kura-Kura

Kura-Kura. Foto: Pixabay

Dijelaskan oleh zookeeper ZSL London Zoo, Daniel Kane dalam laman Britannica, cangkang di punggung kura-kura ketika baru menetas memiliki tekstur yang cukup lunak. Namun, seiring berjalannya waktu hingga minggu pertama, cangkangnya akan mengeras.

Cangkang kura-kura memiliki beberapa lapisan yang meliputi tulang, struktur jaringan hidup, dan tulang rawan. Cangkang itu kemudian dibalut oleh sisik yang terbuat dari keratin (protein struktural yang kuat dan berserat).

Meski kuat dan keras, cangkang kura-kura masih peka terhadap sentuhan. Itu karena cangkang termasuk bagian dari kerangka tubuhnya.

Kura-kura tidak akan bisa bertahan hidup tanpa cangkangnya. Apabila cangkang terluka, peluang kura-kura bertahan hidup juga mengecil, sebab organ di dalamnya menjadi tidak terlindungi.

Kura-Kura. Foto: Pixabay

Meski begitu, kura-kura juga melewati fase evolusi dalam hidupnya. Mengutip situs The Atlantic, evolusi tersebut mencakup struktur fisiknya hingga fungsi cangkangnya.

Menurut Tyler Lyson dalam buku Fossorial Origin of the Turtle Shell, cangkang kura-kura lebih sering dimanfaatkan untuk membantu menggali tanah atau pasir agar dapat melarikan diri apabila berada dalam situasi yang sulit.

Tak heran jika hingga saat ini kebanyakan kura-kura memiliki cangkang yang tinggi dan berkubah, kecuali pada jenis kura-kura pancake (Malacochersus tornieri) dari Afrika Tenggara.

Karena kura-kura pancake hidup di antara celah-celah bebatuan, cangkangnya pun berbentuk rata sehingga memungkikan mereka untuk merangkak ke dalam celah-celah.

Isi Cangkang Kura-Kura

Kura-Kura. Foto: Pixabay

Dituliskan dalam laman Eat The Weeds, isi cangkang kura-kura adalah tulang rusuk, termasuk untuk area leher, buntut, hingga keempat kakinya. Semua organ tersebut bersatu di dalam cangkang kura-kura, sehingga sangat tidak mungkin bagi mereka untuk keluar dari tempurung tersebut.

Selain itu, kura-kura bukan termasuk hewan yang akan mengganti cangkangnya apabila sudah tumbuh dewasa. Disadur dari Tortoise Owner, kura-kura justru akan tumbuh bersama dengan cangkangnya.

Hal inilah yang membuat cangkang kura-kura juga akan turut membesar seiring bertambahnya usia. Alhasil, tempurungnya akan terus menjadi alat pertahanan utama bagi kura-kura.

Frequently Asked Question Section

Apa isi cangkang kura-kura?

chevron-down

Cangkang kura-kura berisi tulang rusuk, termasuk untuk area leher, buntut, hingga keempat kakinya.

Bisakah kura-kura hidup tanpa cangkang?

chevron-down

Kura-kura tidak bisa hidup tanpa cangkang, karena itu termasuk bagian dari kerangka tubuhnya.

(NDA)