Konten dari Pengguna

Kenali Berbagai Gejala Jasmani Akibat Kecanduan Narkotika

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemakaian narkotika, Foto: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemakaian narkotika, Foto: pexels

Penyalahgunaan obat-obat terlarang atau zat-zat adiktif lainnya, yang termasuk narkotika tentu memiliki efek atau dampak yang buruk bagi tubuh seseorang penggunanya. Ada banyak dampak buruk yang ditimbulkan dari zat tersebut.

Para pemakainya bisa mengalami gangguan biologis, psikologis, dan sosial, seperti depresi, kecemasan yang berlebihan, halusinasi, dan perubahan suasana hati yang cenderung tidak stabil atau tidak terkontrol.

Secara sederhana, narkotika diartikan sebagai zat atau obat yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakainya. Selain itu, zat-zat tersebut juga dapat menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, dan menimbulkan rasa kantuk.

Ada pun pengertian mengenai narkotika sendiri, telah dijelaskan oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa narkotika berasal dari tanaman, bukan tanaman, sintetis, dan semi sintetis.

Meski sudah banyak pemberitahuan terkait dampak buruknya, masih saja ada banyak orang yang menggunakannya. Para pemakai ini tidak terbatas oleh umur, baik orang tua ataupun remaja.

Dampak buruk yang paling fatal dari penyalahgunaan narkoba ialah kematian. Oleh sebab itu, perlu rasanya mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan akibat penggunaan zat-zat adiktif tersebut.

Ciri-ciri atau gejala ini dapat dikenali melalui perubahan terhadap jasmani atau fisik, serta perilaku seseorang. Apabila gejala-gejala tersebut muncul pada diri orang-orang terdekat Anda, ini bisa membantu orang yang Anda sayangi terselamatkan dari kecanduan.

Alasan Menggunakan Narkotika

Ilustrasi menggunakan narkotika, Foto: pexels

Para pengguna narkotika pastilah memiliki sejumlah alasan, entah itu untuk menghilangkan stres dan sejenisnya. Namun, mengutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di bawah ini merupakan alasan-alasan umum penggunaan narkotika:

  • Memuaskan rasa ingin tahu atau coba-coba

  • Ikut-ikutan teman

  • Solidaritas teman

  • Mengikuti tren dan ingin terlihat gaya

  • Menunjukkan kehebatan

  • Merasa sudah dewasa

Alasan-alasan di atas cenderung mengarah kepada alasan anak remaja dalam menggunakan zat-zat terlarang tersebut. Akibat coba-coba, atau sekadar ingin terlihat kompak dengan teman sepergaulan, ini bisa memberikan efek yang berkepanjangan dan fatal.

Gejala-Gejala Pengguna Narkotika

Sebelum dampak yang diakibatkan oleh pengguna narkoba semakin parah. Berikut ini ialah gejala-gejala yang bisa terlihat, sebagai langkah awal pencegahan supaya tidak menjadi ketergantungan dan semakin parah.

Gejala-gejala itu bisa dilihat dari jasmani atau tubuh, dan perilaku para penggunanya. Untuk itu, berikut gejala-gejalanya berdasarkan situs resmi Badan Narkotika Nasional (BNN).

1. Gejala Fisik

  • Berat badan turun drastis

  • Mata terlihat cekung dan merah

  • Muka pucat

  • Bibir kehitaman

  • Tangan penuh dengan bintik-bintik merah, seperti bekas gigitan nyamuk

  • Ada tanda bekas luka sayatan

  • Perubahan pada warna kulit di tempat bekas suntikan

  • Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas

2. Gejala Perilaku

  • Malas dan seringkali melupakan tanggung jawab

  • Menunjukkan sikap tidak peduli

  • Sering mencuri uang atau barang di rumah

  • Sering menghabiskan waktu di kamar tidur, kloset, gudang, dan tempat gelap lainnya

  • Sering batu dan pilek berkepanjangan

  • Sering berbohong dan ingkar janji

  • Mengeluarkan keringat yang berlebihan

  • Sering nyeri di kepala

Itulah beberapa alasan dan gejala-gejala fisik, serta perilaku yang mungkin ditemui oleh orang-orang yang menggunakan atau kecanduan zat-zat narkotika.

(NNR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu narkotika?
chevron-down

Pengertian mengenai narkotika sendiri, telah dijelaskan oleh Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di dalamnya dikatakan bahwa narkotika berasal dari tanaman, bukan tanaman, sintetis, dan semi sintetis.

Apa yang akan dialami pecandu narkoba?
chevron-down

Para pemakainnya bisa mengalami gangguan biologis, psikologis dan sosial, seperti depresi, kecemasan yang berlebihan, halusinasi, dan perubahan suasana hati yang cenderung tidak stabil atau tidak terkontrol.

Bagaimana mengenali pecandu narkoba?
chevron-down

Ciri-ciri atau gejala ini dapat dikenali melalui perubahan terhadap jasmani atau fisik, serta perilaku seseorang.