Kenali Berbagai Gejala Jasmani Akibat Kecanduan Narkotika

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyalahgunaan obat-obat terlarang atau zat-zat adiktif lainnya, yang termasuk narkotika tentu memiliki efek atau dampak yang buruk bagi tubuh seseorang penggunanya. Ada banyak dampak buruk yang ditimbulkan dari zat tersebut.
Para pemakainya bisa mengalami gangguan biologis, psikologis, dan sosial, seperti depresi, kecemasan yang berlebihan, halusinasi, dan perubahan suasana hati yang cenderung tidak stabil atau tidak terkontrol.
Secara sederhana, narkotika diartikan sebagai zat atau obat yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakainya. Selain itu, zat-zat tersebut juga dapat menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, dan menimbulkan rasa kantuk.
Ada pun pengertian mengenai narkotika sendiri, telah dijelaskan oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa narkotika berasal dari tanaman, bukan tanaman, sintetis, dan semi sintetis.
Meski sudah banyak pemberitahuan terkait dampak buruknya, masih saja ada banyak orang yang menggunakannya. Para pemakai ini tidak terbatas oleh umur, baik orang tua ataupun remaja.
Dampak buruk yang paling fatal dari penyalahgunaan narkoba ialah kematian. Oleh sebab itu, perlu rasanya mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan akibat penggunaan zat-zat adiktif tersebut.
Ciri-ciri atau gejala ini dapat dikenali melalui perubahan terhadap jasmani atau fisik, serta perilaku seseorang. Apabila gejala-gejala tersebut muncul pada diri orang-orang terdekat Anda, ini bisa membantu orang yang Anda sayangi terselamatkan dari kecanduan.
Alasan Menggunakan Narkotika
Para pengguna narkotika pastilah memiliki sejumlah alasan, entah itu untuk menghilangkan stres dan sejenisnya. Namun, mengutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di bawah ini merupakan alasan-alasan umum penggunaan narkotika:
Memuaskan rasa ingin tahu atau coba-coba
Ikut-ikutan teman
Solidaritas teman
Mengikuti tren dan ingin terlihat gaya
Menunjukkan kehebatan
Merasa sudah dewasa
Alasan-alasan di atas cenderung mengarah kepada alasan anak remaja dalam menggunakan zat-zat terlarang tersebut. Akibat coba-coba, atau sekadar ingin terlihat kompak dengan teman sepergaulan, ini bisa memberikan efek yang berkepanjangan dan fatal.
Gejala-Gejala Pengguna Narkotika
Sebelum dampak yang diakibatkan oleh pengguna narkoba semakin parah. Berikut ini ialah gejala-gejala yang bisa terlihat, sebagai langkah awal pencegahan supaya tidak menjadi ketergantungan dan semakin parah.
Gejala-gejala itu bisa dilihat dari jasmani atau tubuh, dan perilaku para penggunanya. Untuk itu, berikut gejala-gejalanya berdasarkan situs resmi Badan Narkotika Nasional (BNN).
1. Gejala Fisik
Berat badan turun drastis
Mata terlihat cekung dan merah
Muka pucat
Bibir kehitaman
Tangan penuh dengan bintik-bintik merah, seperti bekas gigitan nyamuk
Ada tanda bekas luka sayatan
Perubahan pada warna kulit di tempat bekas suntikan
Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas
2. Gejala Perilaku
Malas dan seringkali melupakan tanggung jawab
Menunjukkan sikap tidak peduli
Sering mencuri uang atau barang di rumah
Sering menghabiskan waktu di kamar tidur, kloset, gudang, dan tempat gelap lainnya
Sering batu dan pilek berkepanjangan
Sering berbohong dan ingkar janji
Mengeluarkan keringat yang berlebihan
Sering nyeri di kepala
Itulah beberapa alasan dan gejala-gejala fisik, serta perilaku yang mungkin ditemui oleh orang-orang yang menggunakan atau kecanduan zat-zat narkotika.
(NNR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu narkotika?

Apa itu narkotika?
Pengertian mengenai narkotika sendiri, telah dijelaskan oleh Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di dalamnya dikatakan bahwa narkotika berasal dari tanaman, bukan tanaman, sintetis, dan semi sintetis.
Apa yang akan dialami pecandu narkoba?

Apa yang akan dialami pecandu narkoba?
Para pemakainnya bisa mengalami gangguan biologis, psikologis dan sosial, seperti depresi, kecemasan yang berlebihan, halusinasi, dan perubahan suasana hati yang cenderung tidak stabil atau tidak terkontrol.
Bagaimana mengenali pecandu narkoba?

Bagaimana mengenali pecandu narkoba?
Ciri-ciri atau gejala ini dapat dikenali melalui perubahan terhadap jasmani atau fisik, serta perilaku seseorang.
