Kenapa Akhir-Akhir Ini Panas Sekali? Ini Prakiraan Cuacanya Menurut BMKG

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
4 Mei 2024 7:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cuaca panas. Foto: Miguel MEDINA / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cuaca panas. Foto: Miguel MEDINA / AFP
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah Indonesia terkena dampak dari Gelombang Panas (heat wave) yang melanda sebagian wilayah Asia Tenggara belakangan ini. Tapi kenapa akhir-akhir ini panas sekali?
ADVERTISEMENT
Menurut prakiraan BMKG, cuaca panas yang dialami oleh sebagian wilayah Indonesia diakibatkan oleh fenomena gerak semu matahari yang biasa terjadi setiap tahun. Kondisi ini menyebabkan potensi suhu udara panas kembali terulang di periode yang sama.
Kemudian, tutupan awan yang relatif sedikit juga turut memperparah kondisinya. Karena pengaruh tersebut, penyinaran matahari ke permukaan bumi menjadi semakin tajam.
Di sebagian wilayah, termasuk Jabodetabek, imbas kenaikan suhu tersebut menyebabkan udara terasa semakin panas. Akibatnya, masyarakat merasa tidak nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.

Penyebab Cuaca Panas Akhir-Akhir Ini

Ilustrasi cuaca panas. Foto: Shutterstock
Ada banyak faktor yang menyebabkan cuaca di Indonesia terasa begitu panas akhir-akhir ini. Selain karena gerak semu matahari dan sedikitnya awan, cuaca panas juga bisa dipengaruhi oleh dinamika atmosfer.
ADVERTISEMENT
Menurut Syndhy Indah Pratiwi, prakirawan BMKG, wilayah Indonesia masih dipengaruhi oleh faktor global dan aktivitas gelombang atmosfer tertentu. Dalam video yang diunggah @infobmkg, Syndhy menyatakan bahwa gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua Selatan dalam sepekan ke depan.
Sementara aktivitas gelombang Kelvin juga diprakirakan aktif di wilayah Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi dalam sepekan ke depan. Faktor-faktor tersebut turut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tertentu.
Berdasarkan faktor regional, sirkulasi siklonik juga terpantau berada di perairan barat Sumatera Utara, Laut Banda, Samudra Pasifik, dan Utara Papua. Sirkulasi tersebut menyebabkan perlambatan kecepatan angin, sehingga membuat udaranya terasa semakin panas.
Karena pengaruh tersebut, dalam beberapa pekan terakhir, cuaca menjadi tak menentu. Diprakirakan, cuaca panas ini akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
ADVERTISEMENT

Prakiraan Cuaca 3-9 Mei 2024

Ilustrasi cuaca panas. Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP
BMKG telah merilis prakiraan cuaca di seluruh wilayah Indonesia satu pekan ke depan. Dikutip dari Instagram @infobmkg, berikut prospeknya:

1. Prospek cuaca Sumatera

Pada tanggal 3-9 Mei 2024 berpotensi hujan lebat di wilayah:

2. Prospek cuaca Pulau Jawa

3. Prospek cuaca Pulau Kalimantan

Pada tanggal 3-9 Mei 2024 berpotensi hujan lebat di wilayah:
ADVERTISEMENT

4. Prospek cuaca Pulau Sulawesi

Pada tanggal 3-9 Mei 2024 berpotensi hujan lebat di wilayah:

5. Prospek cuaca Pulau Bali Nusa

6. Prospek cuaca Pulau Maluku Papua

Pada tanggal 3-9 Mei 2024 berpotensi hujan lebat di wilayah:
(MSD)