Kenapa Gendongan NBC Tidak Direkomendasikan? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gendongan bayi memiliki beragam model, dan salah satu yang umum ditemukan adalah NBC (Narrow Based Carrier). Namun, rupanya gendongan yang alas duduknya sempit ini tidak direkomendasikan oleh ahli.
Perlu diketahui bahwa gendongan bukan sekadar alat untuk memudahkan mobilisasi orang tua dan bayi. Lebih jauh, gendongan yang tepat bisa bermanfaat untuk kesehatan pinggul si kecil.
Nah, gendongan NBC memiliki model yang tidak mendukung kesehatan pinggul bayi. Itulah kenapa gendongan NBC tidak direkomendasikan para ahli. Simak penjelasan lebih lanjut tentang dampak penggunaan gendongan NBC di bawah ini.
Kenapa Gendongan NBC Tidak Direkomendasikan?
Merujuk laman International Hip Dysplasia Institute (IHDI), gendongan NBC tidak direkomendasikan karena bentuknya membuat paha bayi langsung menjuntai ke bawah, tidak ditopang oleh sendi lutut. Jika digunakan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan displasia atau dislokasi pinggul.
Gejala displasia pada bayi cukup beragam, tergantung pada usianya. Kalau bayi belum bisa berjalan, salah satu tandanya kelihatan dari kaki yang panjang sebelah.
Tanda lainnya adalah saat popoknya diganti, salah satu pinggul bayi terasa kurang fleksibel. Lalu setelah balita mulai berjalan, ia cenderung akan pincang.
Jika Anda menemukan tanda tersebut pada si kecil, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih awal. Mengutip NHS, jika displasia ditemukan saat masih bayi, maka anak cenderung tidak perlu operasi, dan lebih mungkin dilatih perkembangannya secara normal.
Gendongan Bayi yang Direkomendasikan
Posisi gendongan yang paling sehat untuk pinggul bayi adalah paha ditopang dan lutut ditekuk. Posisi ini sering disebut m-shape atau posisi spread-squat. Nah, model gendongan yang mendukung m-shape adalah SSC (Soft Structured Carrier).
Hal ini dibuktikan dalam penelitian Boise State University seperti yang dikutip Boise State News. Para peneliti membandingkan gambar ultrasonografi koronal pinggul 10 bayi sehat dengan 3 bayi displasia.
Mereka mengevaluasi parameter kesehatan pinggul bayi sehat yang digendong dengan posisi m-shape dan NBC. Kemudian dibandingkan dengan parameter bayi displasia yang menggunakan Pavlik Harness, sebuah alat ortopedi untuk terapi displasia pinggul.
Ditemukan bahwa posisi gendongan m-shape dapat menahan pinggul bayi pada posisi yang tidak jauh berbeda dengan Pavlik Harness. Ini artinya, gendongan m-shape dapat mendorong perkembangan pinggul yang sehat.
IHDI secara spesifik menyarankan untuk menggunakan gendongan m-shape yang menghadap ke dalam alias ke arah dada orang tua. Gaya ini lebih sehat untuk perkembangan pinggul bayi, terutama yang usianya masih di bawah enam bulan pertama.
Selain untuk kesehatan pinggul, gendongan m-shape juga punya banyak manfaat lainnya. Berikut di antaranya dikutip dari Morula IVF:
Membuat bayi lebih tenang. Penelitian yang dilakukan Potential Therapeutic Benefits of Babywearing membuktikan ketika bayi akan diberi suntikan, dan sebelumnya digendong dalam posisi m-shape selama kurang lebih 15 menit, potensi bayi untuk menangis dapat berkurang hingga 65 persen.
Membuat bayi tidur lebih nyenyak, terutama jika gendongannya menghadap ke arah orang tua, karena bayi tidak mendapat distraksi dari hal-hal di sekitarnya.
Baik untuk perkembangan kognitif dan sosial, karena bayi dapat melihat segala hal yang dilakukan orang tuanya. Hal ini memungkinkan bayi belajar lebih banyak dan berinteraksi dengan lingkungannya.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Gendongan Bayi Newborn yang Aman dan Nyaman
(DEL)
