Kenapa Harga Emas Turun Setelah Melonjak Signifikan? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah harga emas naik secara signifikan beberapa bulan terakhir, kini nilainya mulai menurun. Pada periode 24-30 Oktober 2025, harga emas Antam turun Rp 91.000.
Pada Jumat (24/10), harga emas Antam masih di angka Rp 2.354.000 dengan buyback Rp 2.219.000 per gram. Tapi pada Kamis (30/10) pagi, harganya turun menjadi Rp 2.263.000, dengan nilai buyback Rp 2.128.000 per gram.
Penurunan yang signifikan ini tentunya memicu kebingungan di masyarakat, terutama bagi yang ingin berinvestasi. Penasaran kenapa harga emas turun? Simak penjelasannya berikut ini.
Kenapa Harga Emas Turun?
Harga emas dalam negeri menurun disebabkan oleh emas dunia yang juga mulai merosot. Merujuk CBS News, harga emas dunia pada Selasa (28/10) adalah $3.931,80 atau sekitar Rp 65 juta per troy ons.
Meskipun masih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu, tapi harga tersebut sebenarnya merosot 10% hanya dalam waktu kurang dari 10 hari. Pada 20 Oktober, harga logam mulia itu masih $4.356,21 atau sekitar Rp 72 juta per troy ons.
Pertanyaannya, mengapa harga emas dunia menurun? Faktor utama yang memengaruhi adalah meredanya ketidakstabilan geopolitik karena negosiasi perdagangan AS dan China telah mencapai kesepakatan.
Renisha Chainani, Kepala Riset di Augmont, menjelaskan dalam laman Times of India, bahwa ketegangan yang mereda antara AS dan China membuat investor kurang tertarik pada emas batangan yang selama ini dikenal sebagai safe haven, alias instrumen investasi paling aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
"Harga emas telah turun di bawah $4000 dan perak $47 karena daya tarik emas batangan sebagai aset safe haven agak berkurang dengan indikasi meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok, dan pelaku pasar masih menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve minggu ini," terang Renisha Chainani.
Pada Rabu (29/10), Federal Reserve atau The Fed resmi menurunkan suku bunga di kisaran 3,75-4,00 persen atau 150 basis poin di bawah puncaknya tahun lalu.
Penurunan suku bunga ini bisa meningkatkan minat investor pada aset non bunga seperti emas. Jadi, kemungkinan besar akan membuat harga emas tak terlalu merosot ke depannya.
Meski begitu, prospek aset safe haven tersebut tetaplah tidak jelas. Sebagian ahli memperkirakan harganya akan kembali melonjak dan mencapai harga tertinggi, sementara yang lainnya tetap menyarankan agar berhati-hati sebelum berinvestasi.
Baca Juga: Fed Pangkas Suku Bunga Jadi 3,75%-4%, Isyaratkan yang Terakhir Tahun Ini
Harga Emas Hari Ini
Dikutip dari laman Logam Mulia, berikut harga emas Antam per hari ini, Kamis, 30 Oktober 2025 pukul 08.30 WIB:
1 gr - Rp 2,263,000
2 gr - Rp 4,466,000
3 gr - Rp 6,674,000
5 gr - Rp 11,090,000
10 gr - Rp 22,125,000
25 gr - Rp 55,187,000
50 gr - Rp 110,295,000
100 gr - Rp 220,512,000
250 gr - Rp 551,015,000
500 gr - Rp 1,101,820,000
1000 gr - Rp 2,203,600,000
Sementara itu, harga emas di Galeri 24 pada hari ini adalah sebagai berikut:
1 gr - Rp 2.393.000
2 gr - Rp 4.713.000
5 gr - Rp 11.698.000
10 gr - Rp 23.333.000
25 gr - Rp 58.189.000
50 gr - Rp 116.286.000
100 gr - Rp 232.457.000
250 gr - Rp 577.447.000
500 gr - Rp 1.154.893.000
1000 gr - Rp 2.309.785.000
(DEL)
