Konten dari Pengguna

Kenapa Jepang Sering Terjadi Gempa? Ini Faktor Penyebabnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kenapa Jepang sering terjadi gempa. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kenapa Jepang sering terjadi gempa. Foto: Unsplash.

Jepang dikenal sebagai negara dengan aktivitas kegempaan paling tinggi di dunia. Hampir setiap tahun, tercatat ada ribuan gempa kecil maupun besar yang melanda berbagai wilayah Negeri Sakura.

Pertanyaannya, kenapa Jepang sering terjadi gempa? Untuk mengetahui alasannya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Alasan Kenapa Jepang Sering Terjadi Gempa

Ilustrasi kenapa Jepang sering terjadi gempa. Foto: Unsplash.

Mengutip buku Peradaban Asia Timur: Perjalanan Sejarah Asia Timur Dari Peradaban Kuno Hingga Modern (2024) oleh Anna Mutmainah, Jepang menjadi tempat bertemunya empat lempeng dunia, mulai dari Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, Lempeng Filipina, serta Lempeng Amerika Utara.

Lempengan ini tidak diam, melainkan terus bergerak aktif dan bertumbukan satu sama lain. Pergerakan dan tekanan kuat akibat lempeng yang saling menindih ini yang memicu terjadinya gempa bumi tektonik.

Berdasarkan laporan dari earthquakelist.org, selama 10 tahun terakhir, tercatat ada 10.349 gempa bumi dengan magnitudo 4 atau lebih yang terjadi dalam jarak 300 km dari Jepang. Artinya, gempa terjadi sekitar 1.034 kali dalam setahun atau 86 kali setiap sebulan. Jika dikonversi, gempa di Jepang terjadi setiap 8 jam sekali.

Deretan Peristiwa Gempa Besar di Jepang

Ilustrasi peristiwa gempa. Foto: Unsplash.

Gempa berkekuatan M 7,5 mengguncang timur laut Jepang pada Senin malam (8/12) dan memicu peringatan tsunami. Guncangan ini terjadi akibat pergerakan aktif Lempeng Pasifik yang menunjam ke bawah wilayah Pulau Honshu.

Sepanjang sejarah, Jepang sudah berulang kali mengalami gempa besar. Bahkan, tak sedikit dari daftar tersebut yang menelan banyak korban jiwa dan memiliki daya hancur luar biasa. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa peristiwa gempa terbesar yang pernah terjadi di Jepang:

1. Gempa Tohoku (2011)

Gempa berkekuatan M 9,1 ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Jepang. Gempa Tohoku memicu tsunami setinggi 40 meter yang meluluhlantakkan pesisir timur laut, bahkan hingga menyebabkan bencana nuklir di Fukushima. Lebih dari 19.000 orang meninggal akibat gempa ini.

2. Gempa Kanto (1923)

Gempa ini terjadi pada 1 September 1923 dengan kekuatan M 7,9. Daya hancurnya membuat Tokyo dan Yokohama dilanda kekacauan, bahkan memicu kebakaran hebat yang menewaskan lebih dari 140.000 orang.

3. Gempa Kobe (1995)

Gempa berpusat di dekat kota Kobe dengan kekuatan M 7,3 dan menewaskan lebih dari 6.400 orang. Gempa ini merusak infrastruktur jalan layang dan bangunan modern yang sudah diklaim tahan gempa.

4. Gempa Kumamoto (2016)

Gempa ini awalnya berkekuatan M 6,4, tetapi kemudian menyusul guncangan sebesar M 7,0. Gempa ini menyebabkan kerusakan luas di wilayah Kyushu dan merusak Kastil Kumamoto.

5. Gempa Noto (2024)

Gempa Noto yang berkekuatan M 7,6 terjadi tepat pada momen Tahun Baru, 1 Januari 2024, di Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa. Gempa ini menewaskan lebih dari 370 orang dan merusak sejumlah infrastruktur.

(FHK)

Baca juga: Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Penjelasan dan Wilayah yang Berisiko Terdampak