Konten dari Pengguna

Kenapa Jumlah Asmaul Husna Ada 99? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Asmaul Husna. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asmaul Husna. Foto: Pixabay

Daftar isi

Asmaul Husna merupakan nama baik Allah SWT yang berjumlah 99. Setiap namanya mengandung sifat-sifat kesempurnaan, kemuliaan, dan keagungan yang hanya dimiliki oleh Allah SWT.

Allah menyampaikan penjelasan tentang Asmaul Husna melalui firman-Nya dalam Al-Quran, tepatnya pada surat Al-A’raf ayat 180 yang berbunyi:

Dan Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 180)

Seluruh nama-nama Allah tersebut merupakan petunjuk bagi umat Muslim untuk mengenal Sang Pencipta lebih dekat. Lalu, apakah ada alasan tertentu kenapa jumlah Asmaul Husna ada 99? Simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Kenapa Jumlah Asmaul Husna Ada 99?

Ilustrasi kenapa jumlah Asmaul Husna ada 99. Foto: Unsplash

Mengutip buku Melejitkan SQ dengan Prinsip 99 Asmaul Husna tulisan Ahmad Taufik Nasution, alasan kenapa jumlah Asmaul Husna ada 99 tak lepas dari riwayat hadits yang menjadi landasannya. Dalam hadits itu disebutkan bahwa Allah menyukai sesuatu yang ganjil, dan 99 adalah angka ganjil.

Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu. Siapa saja yang mengetahuinya niscaya ia masuk surga. Allah ganjil, senang pada yang ganjil.” (HR. Bukhari)

Dalam redaksi yang berbeda, riwayat Tirmidzi dan Abu Hurairah mengatakan bahwa, “Allah mempunyai 99 nama, barangsiapa yang menghafal (mengamalkan) surgalah imbalannya.

Kendati demikian, terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah Asmaul Husna yang sebenarnya. Ibuni Barjam Al-Andalusi dalam buku Syarah Al-Asma menyebutkan jumlah Asmaul Husna ada 132.

Pendapat lain mengatakan bahwa Allah memiliki seribu nama. Tetapi jika ditotal dari semua kitab suci dan hadits Rasulullah, jumlahnya mencapai empat ribu nama.

Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, berapa pun total sifat dan nama Allah, umat Muslim wajib mengetahui, menghafal, dan mengamalkan seluruh Asmaul Husna sebagai dzikir serta tuntunan hidup sehari-hari.

99 Asmaul Husna dan Artinya

Ilustrasi 99 Asmaul Husna dalam Al-Quran. Foto: Unsplash

Agar bisa mengamalkannya dengan lebih mudah, berikut 99 Asmaul Husna beserta tulisan Arab dan artinya:

1. Ar Rahman (الرَّحْمَنُ): Yang Maha Pengasih

2. Ar Rahiim (الرَّحِيْمُ): Yang Maha Penyayang

3. Al Malik (المَّلِكُ): Yang Maha Merajai

4. Al Quddus (القُدُوْسُ): Yang Maha Suci

5. As Salaam (السَّلَامُ): Yang Maha Memberi Kesejahteraan

6. Al Mu`min (المُؤْمِنُ): Yang Maha Memberi Keamanan

7. Al Muhaymin (المُهَيْمِنُ): Yang Maha Mengatur

8. Al Aziz (العَزِيْزُ): Yang Maha Perkasa

9. Al Jabbar (الجَبَّارُ): Yang Memiliki Mutlak Kegagahan

10. Al Mutakabbir (المُتَكَبِّرُ): Yang Maha Megah

11. Al Khaliq (الخَالِقُ): Yang Maha Pencipta

12. Al Baari (البَارِئُ): Yang Maha Melepaskan

13. Al Mushawwir (المُصَوِّرُ): Yang Maha Membentuk Rupa

14. Al Ghaffaar (الغَفَّارُ): Yang Maha Pengampun

15. Al Qahhaar (القَهَّارُ): Yang Maha Memaksa

16. Al Wahhaab (الوَهَّابُ): Yang Maha Pemberi Karunia

17. Ar Razzaaq (الرَّزَّاقُ): Yang Maha Pemberi Rezeki

18. Al Fattaah (الفَتَّاحُ): Yang Maha Pembuka Rahmat

19. Al `Aliim (العَلِيْمُ): Yang Maha Mengetahui

20. Al Qaabidh (القَابِضُ): Yang Maha Menyempitkan

21. Al Baasith (البَاسِطُ): Yang Maha Melapangkan

22. Al Khaafidh (الخَافِضُ): Yang Maha Merendahkan

23. Ar Raafi (الرَّافِعُ): Yang Maha Meninggikan

24. Al Mu`izz (المُعِزُّ): Yang Maha Memuliakan

25. Al Mudzil (المُذِلُّ): Yang Maha Menghinakan

26. Al Samii (السَّمِيْعُ): Yang Maha Mendengar

27. Al Bashiir (البَصِيْرُ): Yang Maha Melihat

28. Al Hakam (الحَكَمُ): Yang Maha Menetapkan

29. Al `Adl (العَدْلُ): Yang Maha Adil

30. Al Lathiif (اللَّطِيْفُ): Yang Maha Lembut

31. Al Khabiir (الخَبِيْرُ): Yang Maha Mengenal

32. Al Haliim (الحَلِيْمُ): Yang Maha Penyantun

33. Al `Azhiim (العَظِيْمُ): Yang Maha Agung

34. Al Ghafuur (الغَفُوْرُ): Yang Maha Memberi Pengampunan

35. As Syakuur (الشَّكُوْرُ): Yang Maha Pembalas Budi

36. Al `Aliy (العَلِىُّ): Yang Maha Tinggi

37. Al Kabiir (الكَبِيْرُ): Yang Maha Besar

38. Al Hafizh (الحَفِيْظُ): Yang Maha Memelihara

39. Al Muqiit (المُقِيْتُ): Yang Maha Pemberi Kecukupan

40. Al Hasiib (الحَسِيْبُ): Yang Maha Membuat Perhitungan

41. Al Jaliil (الجَلِيْلُ): Yang Maha Luhur

42. Al Kariim (الكَرِيْمُ): Yang Maha Pemurah

43. Ar Raqiib (الرَّقِيْبُ): Yang Maha Mengawasi

44. Al Mujiib (المُجِيْبُ): Yang Maha Mengabulkan

45. Al Waasi (الوَاسِعُ): Yang Maha Luas

46. Al Hakiim (الحَكِيْمُ): Yang Maha Maka Bijaksana

47. Al Waduud (الوَدُوْدُ): Yang Maha Mengasihi

48. Al Majiid (المَجِيْدُ): Yang Maha Mulia

49. Al Baa`its (البَاعِثُ): Yang Maha Membangkitkan

50. As Syahiid (الشَّهِيْدُ): Yang Maha Menyaksikan

51. Al Haqq (الحَقُّ): Yang Maha Benar

52. Al Wakiil (الوَكِيْلُ): Yang Maha Memelihara

53. Al Qawiyyu (القَوِىُّ): Yang Maha Kuat

54. Al Matiin (المَتِيْنُ): Yang Maha Kokoh

55. Al Waliyy (الوَلِىُّ): Yang Maha Melindungi

56. Al Hamiid (الحَمِيْدُ): Yang Maha Terpuji

57. Al Muhshii (المُحْصِى): Yang Maha Menghitung

58. Al Mubdi (المُبْدِئُ): Yang Maha Memulai

59. Al Mu`iid (المُعِيْدُ): Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

60. Al Muhyii (المُحْيِى): Yang Maha Menghidupkan

61. Al Mumiitu (المُمِيْتُ): Yang Maha Mematikan

62. Al Hayyu (الحَيُّ): Yang Maha Hidup

63. Al Qayyuum (القَيُّوْمُ): Yang Maha Mandiri

64. Al Waajid (الوَاجِدُ): Yang Maha Penemu

65. Al Maajid (المَاجِدُ): Yang Maha Mulia

66. Al Wahid (الوَاحِدُ): Yang Maha Tunggal

67. Al Ahad (الاَحَدُ): Yang Maha Esa

68. As Shamad (الصَّمَدُ): Yang Maha Dibutuhkan

69. Al Qaadir (القَادِرُ): Yang Maha Menentukan

70. Al Muqtadir (المُقْتَدِرُ): Yang Maha Berkuasa

71. Al Muqaddim (المُقَدِّمُ): Yang Maha Mendahulukan

72. Al Mu`akkhir (المُؤَخِّرُ): Yang Maha Mengakhirkan

73. Al Awwal (الأَوَّلُ): Yang Maha Awal

74. Al Aakhir (الأَخِرُ): Yang Maha Akhir

75. Az Zhaahir (الظَّاهِرُ): Yang Maha Nyata

76. Al Baathin (البَاطِنُ): Yang Maha Ghaib

77. Al Waali (الوَالِي): Yang Maha Memerintah

78. Al Muta`aalii (المُتَعَالِي): Yang Maha Tinggi

79. Al Barru (البَرُّ): Yang Maha Penderma

80. At Tawwaab (التَّوَّابُ): Yang Maha Penerima Tobat

81. Al Muntaqim (المُنْتَقِمُ): Yang Maha Pemberi Balasan

82. Al Afuww (العَفُوُّ): Yang Maha Pemaaf

83. Ar Ra`uuf (الرَّؤُوْفُ): Yang Maha Pengasuh

84. Malikul Mulk (مَالِكُ المُلْكِ): Yang Maha Penguasa Kerajaan

85. Dzul Jalaali Wal Ikraam (ذُوْ الجَلَالِ وَ الإِكْرَامِ): Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

86. Al Muqsith (المُقْسِطُ): Yang Maha Pemberi Keadilan

87. Al Jamii` (الجَامِعُ): Yang Maha Mengumpulkan

88. Al Ghaniyy (الغَنِىُّ): Yang Maha Kaya

89. Al Mughnii (المُغْنِى): Yang Maha Pemberi Kekayaan

90. Al Maani (المَانِعُ): Yang Maha Mencegah

91. Ad Dhaar (الضَّارُّ): Yang Maha Penimpa Kemudharatan

92. An Nafii (النَّافِعُ): Yang Maha Memberi Manfaat

93. An Nuur (النُّوْرُ): Yang Maha Bercahaya

94. Al Haadii (الهَادِئ): Yang Maha Pemberi Petunjuk

95. Al Badii’ (البَدِيْعُ): Yang Maha Pencipta

96. Al Baaqii (البَاقِي): Yang Maha Kekal

97. Al Waarits (الوَارِثُ): Yang Maha Pewaris

98. Ar Rasyiid (الرَّشِيْدُ): Yang Maha Pandai

99. As Shabuur (الصَّبُوْرُ): Yang Maha Sabar

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Siapa pemilik Asmaul Husna itu?

chevron-down

Asmaul Husna merupakan nama baik Allah SWT.

Mengapa hanya Allah SWT yang memiliki Asmaul Husna?

chevron-down

Tak ada satu pun makhluk yang bisa menandingi kesempurnaan, kemuliaan, dan keagungan Allah SWT.

Berapa jumlah Asmaul Husna?

chevron-down

Menurut pendapat yang masyhur, Asmaul Husna berjumlah 99.