Konten dari Pengguna

Kenapa Kasus Flu Meningkat Beberapa Waktu Belakangan? Ini Penyebabnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi flu dan pilek. Foto: aslysun/Shuttterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi flu dan pilek. Foto: aslysun/Shuttterstock

Dalam Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19 Tahun 2025 Kemenkes, disebutkan bahwa kasus influenza mengalami peningkatan pada minggu ke-40. Data terbaru (11/10) pun menunjukkan proporsi pasien positif influenza meningkat menjadi 55% dari 44% di minggu sebelumnya.

Dari kasus influenza yang terdeteksi, 33% terjadi pada balita berusia 0-4 tahun. Dari data tersebut, 20% orang positif terkena rhinovirus, yakni virus yang menjadi penyebab utama pilek (common cold).

Sebenarnya, kenapa kasus flu meningkat cukup signifikan beberapa belakangan ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Kenapa Kasus Flu Meningkat?

Ilustrasi anak flu. Foto: Shutter Stock

Pihak Kemenkes menjelaskan bahwa peningkatan kasus flu beberapa minggu belakangan disebabkan oleh musim hujan. Dalam laman resminya, BMKG menyebutkan bahwa musim hujan tahun ini memang datang lebih cepat di sebagian besar wilayah Indonesia.

Sebanyak 333 ZOM (47,6%) di Indonesia diprediksi memasuki musim hujan pada bulan September hingga November. Lalu, puncaknya akan terjadi pada November hingga Desember, dan diprediksi akan berlangsung lebih lama.

Nah, musim hujan menyebabkan orang-orang lebih mudah terserang penyakit infeksi pernapasan seperti influenza dan pilek. Mengapa bisa demikian? Berikut faktor-faktor penyebabnya yang dikutip dari laman Breathe Better:

  • Udara yang dingin dan lembap: Membuat selaput lendir di hidung dan mulut menjadi kering. Perlu diketahui bahwa selaput lendir berfungsi untuk memerangkap kotoran, virus, bakteri, dan iritan lainnya. Kalau kering, virus dan bakteri jadi lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi pernapasan.

  • Berkumpul di dalam ruangan: Saat musim hujan, orang-orang jadi lebih sering di dalam ruangan dan kontak dekat dengan orang lain, yang memudahkan penyebaran virus.

  • Virus lebih stabil dan bertahan lama di udara: Karena udara yang dingin dan lembap. Alhasil, virus pun bisa menyebar dengan mudah.

Tips Mencegah Influenza dan Pilek

Ilustrasi Anak Flu Foto: Shutterstock

Sebagai langkah pencegahan agar tubuh tidak terjangkit maupun menyebarkan virus influenza atau pilek, lakukan hal-hal yang dikutip dari laman CDC berikut ini:

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit. Saat Anda sakit, jaga jarak agar orang lain tidak tertular.

  • Tetaplah di rumah saat Anda sakit. Jika gejala membaik dalam 24 jam, silakan kembali beraktivitas normal. Jika memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

  • Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Ini demi mencegah orang di sekitar tertular virus dari Anda. Lebih bagus lagi jika Anda selalu menggunakan masker di tempat umum.

  • Mencuci tangan sesering mungkin demi membantu Anda terhindar dari kuman. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer.

  • Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Sebab, tangan berisiko jadi perantara kuman untuk mengontaminasi tubuh.

  • Rutin membersihkan permukaan yang sering disentuh, seperti meja dapur, pegangan tangan, dan gagang pintu untuk mencegah penyebaran penyakit.

  • Terapkan gaya hidup sehat dengan tidur yang cukup, berolahraga, kelola stres, minum air yang cukup, dan konsumsi makanan bergizi.

Baca Juga: Virus Influenza Menyebar di Malaysia: 6.000 Kasus, Sekolah Diliburkan

(DEL)