Kenapa Kulit Kepala Mengelupas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kulit kepala mengelupas merupakan kondisi yang umum dialami oleh orang yang kondisi kulitnya kering. Keadaan ini biasanya disertai dengan rasa gatal dan iritasi pada kulit kepala.
Mengutip jurnal Understanding the Characteristics of the Scalp for Developing Scalp Care Products oleh Sehyun Kim, dkk., kulit kepala kering adalah kondisi kulit dengan jumlah sebum (kelenjar minyak) yang terbatas sehingga menyebabkan kelembapan kulit berkurang dengan cepat.
Kulit kepala kering ditandai dengan permukaan kulit terasa kasar, tipis, dan cenderung bersisik. Kondisi ini sering kali disusul dengan rasa gatal, pengelupasan, dan kerutan-kerutan halus pada kulit.
Ada berbagai penyebab kulit kepala kering yang mengakibatkan kulit mengelupas dan terasa gatal, mulai dari penyakit kulit tertentu hingga penggunaan produk perawatan rambut yang tidak tepat. Agar mengetahui penanganan yang tepat, simak terlebih dulu penyebab kulit kepala mengelupas di bawah ini.
Kenapa Kulit Kepala Mengelupas?
Pada dasarnya, penyebab utama kenapa kulit kepala mengelupas adalah memiliki kulit yang terlalu kering. Kondisi ini bisa terjadi akibat faktor genetik, penggunaan produk perawatan rambut yang tidak tepat, dan terlalu sering keramas.
Selain itu, kulit kepala yang sering gatal dan mengelupas juga bisa terjadi akibat penyakit kulit tertentu. Mengutip American Academy of Dermatology Association, berikut adalah beberapa penyakit atau kondisi medis yang menyebabkan kulit kepala mengelupas.
1. Dermatitis
Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang dapat menyebabkan kulit terasa kering dan gatal. Ada beberapa jenis dermatitis yang dapat menyebabkan kulit kepala mengelupas, yaitu:
Dermatitis kontak, yakni penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya kontak pada sesuatu yang mengiritasi atau menimbulkan alergi. Kondisi ini ditandai dengan kulit kering, gatal-gatal, ruam kemerahan, serta muncul lepuhan yang memiliki kerak dan bersisik.
Dermatitis seboroik, yakni penyakit kulit yang disebabkan oleh peningkatan produksi sebum pada kulit kepala. Kondisi ini ditandai dengan bercak bersisik, ruam kemerahan, dan gatal-gatal.
Cara mengatasi dermatitis kontak adalah dengan menghindari penyebab iritasi dan alergi. Selain itu, dokter umumnya merekomendasikan penggunaan steroid sebagai obat topikal dan oral untuk menghentikan peradangan pada kulit.
Sementara untuk mengobati dermatitis seboroik, penderita dapat menggunakan sampo khusus antiketombe dan antijamur untuk meredakan gejalanya. Dokter juga mungkin meresepkan salep kortikosteroid untuk terapi obat tambahan.
2. Ketombe
Ketombe dan dermatitis seboroik sebenarnya merupakan kondisi yang mirip. Keduanya terjadi akibat produksi sebum berlebihan di kulit kepala yang memicu kulit kering dan terkelupas.
Bedanya, ketombe hanya ditemukan di kulit kepala. Sementara dermatitis seboroik bisa muncul di bagian tubuh lainnya, seperti alis, dagu, dan sebagainya.
Mengutip jurnal Seborrheic Dermatitis and Dandruff: A Comprehensive Review oleh Luis J. Borda, dkk., penyebab ketombe adalah jamur mikroskopis yang ada pada kulit kepala. Jamur ini hidup dari sebum yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala dan meningkatkan pengelupasan sel-sel kulit.
Adapun beberapa faktor yang dapat memperparah kondisi ketombe adalah kebersihan kulit yang tidak terjaga, stres, dan penggunaan produk perawatan rambut yang tidak cocok.
Sebagian besar kasus ketombe dapat diatasi menggunakan sampo khusus ketombe yang dijual bebas. Namun, apabila ketombe tidak dapat dihilangkan dengan sampo, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit. Ketombe yang sulit hilang bisa mengindikasikan adanya penyakit kulit tertentu.
3. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan bercak merah menyerupai sisik pada kulit. Gejala psoriasis kulit kepala meliputi:
Kulit yang memerah dan terasa menebal
Kulit kering, terkelupas, dan berisik
Muncul ruam di sepanjang garis rambut, dahi, telinga, atau leher
Gatal parah
Dalam beberapa kasus, psoriasis di kulit kepala dapat menyebabkan alopecia areata, yakni kerontokan rambut yang disebabkan oleh penyakit autoimun.
Menurut National Psoriasis Foundation, penyebab pasti psoriasis belum diketahui. Namun, beberapa faktor yang diduga menyebabkan kondisi ini antara lain penyakit autoimun, faktor genetik, alergi, perubahan cuaca, dan penyakit kulit.
Cara mengatasi psoriasis kulit kepala harus disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisinya. Dokter umumnya akan merekomendasikan beberapa perawatan, seperti:
Penggunaan sampo khusus psoriasis yang mengandung tar batubara, asam salisilat, atau agen keratolitik.
Penggunaan sampo Clobetasol propionat untuk mengatasi gejala psoriasis kulit kepala yang ringan.
Penggunaan obat topikal Dithranol yang dioleskan pada kulit kepala.
Penggunaan salep steroid untuk meredakan peradangan kulit.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Kulit kepala kering itu seperti apa?

Kulit kepala kering itu seperti apa?
Kulit kepala kering adalah kondisi kulit yang memiliki jumlah sebum (kelenjar minyak) yang terbatas sehingga sering kali kelembapan kulit berkurang dengan cepat.
Apa yang dimaksud dengan dermatitis seboroik?

Apa yang dimaksud dengan dermatitis seboroik?
Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh peningkatan produksi sebum pada kulit kepala. Kondisi ini ditandai bercak bersisik, ruam kemerahan, dan gatal-gatal.
Apa perbedaan ketombe dan dermatitis seboroik?

Apa perbedaan ketombe dan dermatitis seboroik?
Ketombe hanya ditemukan di kulit kepala, sedangkan dermatitis seboroik dapat terjadi pada bagian tubuh lainnya, seperti alis, dagu, dan sebagainya.
