Kenapa Steven Wongso Dihujat? Begini Kronologi Masalahnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama Steven Wongso mendadak menjadi sorotan di jagad maya selama beberapa hari terakhir. Kreator konten asal Surabaya ini dihujat setelah mengunggah video yang dinilai menghina kelompok dengan berat badan berlebih.
Dalam video tersebut, ia bahkan menyamakan orang gemuk dengan anjing. Selain itu, ia juga menyebut bahwa orang dengan tubuh gemuk lebih rendah dibandingkan hewan berkaki empat tersebut. Tentu saja, pernyatan itu langsung memicu kemarahan publik.
Tak berhenti di situ, mantan kekasih komika Arafah Rianti ini kembali menuai kontroversi lewat konten lain. Ia menyebut martabak manis sebagai makanan berbahaya, bahkan tak ubahnya seperti narkoba, karena berdampak buruk bagi kesehatan.
Pernyataan-pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet di berbagai platform media sosial. Lantas, bagaimana kronologi lengkap kasus ini hingga membuatnya dihujat? Berikut informasi selengkapnya.
Kronologi Steven Wongso Dihujat
Deretan ucapan kontroversial dari konten kreator Steven Wongso menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan luas di media sosial. Fenomena ini muncul setelah ia mengunggah video yang dinilai menyinggung banyak pihak.
Video itu diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @steven__wongso pada 12 April 2026. Potongan videonya kemudian beredar luas melalui berbagai unggahan ulang di media sosial.
Dalam video tersebut, Steven membuat pernyataan yang dianggap merendahkan orang dengan berat badan berlebih. Alhasil, ucapannya langsung menuai reaksi keras dari publik.
"Bagiku semua orang gendut itu anj*ng, amit. Emang bedanya kalian sama anjing apa? Makanan di depan kalian semua dihabisin kok, bahkan kalian orang gendut ini, lebih rendah daripada anj*ng lho," ucap Steven Wongso.
Pernyataan tersebut dinilai tidak pantas diucapkan, terlebih oleh seorang influencer. Banyak orang merasa tersinggung, terutama mereka yang memiliki pengalaman dengan berat badan berlebih.
Sebelumnya, Steven juga sempat mengunggah konten yang tidak kalah mengundang kontroversi. Tak seperti biasanya, konten Steven kali ini membahas soal “martabak manis”, yang juga memicu polemik di media sosial.
Dikutip dari unggahan Twitter @miskintv, terlihat Steven tengah duduk sambil memakai selimut warna cream. Ia juga membawa sekotak martabak manis.
Bersamaan dengan itu, Steven menyebut bahwa para penjual martabak manis adalah orang yang memiliki banyak dosa. Ucapan itu berangkat dari keresahannya terhadap tingginya kandungan gula dalam seporsi martabak manis.
“Menurut keyakinan saya, semua penjual martabak manis itu banyak dosanya. Amit pak bu,” ujarnya.
Ia menyebut tingginya kandungan gula dalam martabak manis bisa berdampak buruk pada kesehatan. Bahkan, Steven sampai menyebut martabak seperti obat terlarang karena efek bahayanya.
"Sadar nggak seberapa banyak gula dalam adonan martabak bapak, ibu? Itu bener-bener bisa ngebunuh orang kalau terus-terusan, amit pak bu, emang martabak manis bukanya seminggu sekali?" ucapnya.
"Sadar nggak kalau penjual martabak manis, sama kayak penjual narkoba tapi versi legal," tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga meminta para penjual untuk memperhatikan kandungan gula dalam dagangan mereka. Ia berharap di tahun 2026 ini lebih banyak yang menjual makanan sehat.
"Udahlah jual yang aman-aman aja. Ini sudah 2026, jualan yang sehat-sehat aja. Sadar nggak banyak orang yang meninggal karena gula. Bahkan yang meninggal karena gula lebih banyak daripada yang meninggal karena narkoba tiap tahunnya," tutupnya.
Sontak, pernyataan Steven Wongso itu langsung memicu perdebatan netizen. Bahkan, beberapa pedagang martabak manis sampai mem-blacklist Steven di warung mereka.
Baca Juga: Tanggapan Pengacara Terkait Doktif Ragukan Status Mualaf Richard Lee
(ANB)
