Keramas Berapa Kali Seminggu? Ini Anjurannya berdasarkan Jenis Rambut

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keramas adalah salah satu cara merawat rambut yang dilakukan agar rambut dan kulit kepala bersih dan sehat. Karena alasan itu, sebagian orang memutuskan untuk lebih sering keramas. Padahal, keramas setiap hari justru tidak sehat bagi rambut.
Mengutip situs Webmd, Angela Lamb, MD selaku asisten profesor dermatologi di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York City, mengatakan bahwa shampo berfungsi menahan minyak pada kulit kepala. Jadi, jika terlalu sering keramas, rambut akan menjadi kering dan mudah patah.
Para ahli mengatakan bahwa tidak ada aturan pasti mengenai seberapa sering orang harus keramas. Pasalnya, aturan mencuci rambut ini tergantung pada kondisi rambut dan aktivitas masing-masing. Pada umumnya, para ahli merekomendasikan untuk keramas dilakukan 2-3 kali dalam seminggu.
Agar lebih paham, berikut anjuran intensitas keramas dalam seminggu berdasarkan jenis rambutnya seperti yang dikutip dari situs Medicine Net.
Intensitas Keramas berdasarkan Jenis Rambut
1. Rambut berminyak
Bagi Anda yang memiliki kulit kepala mudah berminyak, dianjurkan untuk melakukan keramas setiap hari demi mencegah penumpukan kotoran.
2. Rambut kering atau rusak
Jenis rambut ini dianjurkan untuk keramas setiap 5-7 hari sekali. Durasi ini memungkinkan sebagian minyak alami pada rambut tetap terjaga.
3. Rambut halus atau tipis
Jenis rambut ini lebih cepat terlihat berminyak. Maka dari itu, disarankan untuk keramas setiap hari agar kelembaban rambut tetap terjaga.
4. Rambut bergelombang atau keriting
Dianjurkan bagi pemilik jenis rambut keriting atau bergelombang untuk mencuci rambut setiap 4-5 hari.
5. Rambut normal
Anda dapat keramas sesuai dengan kondisi rambut. Intensitas juga harus didasarkan pada aktivitas yang dilakukan sehari-hari.
Seiring bertambahnya usia, kulit kepala Anda menghasilkan lebih sedikit minyak. Jadi, pemilik rambut normal tidak perlu keramas sesering mungkin.
Faktor yang Mempengaruhi Intensitas Keramas
1. Minyak
Anda dapat mengetahui seberapa sering harus mencuci rambut dengan menyesuaikan kondisi kulit kepala Anda. Jika rambutnya sangat berminyak, Anda bisa mempertimbangkan untuk keramas setiap hari. Namun, bagi pemilik jenis rambut kering dan rusak, keramas tidak perlu dilakukan begitu sering.
2. Keringat
Masyarakat yang tinggal di daerah lembab atau sering melakukan olahraga berat disarankan untuk lebih sering keramas. Keringat dapat meningkatkan kadar sebum yang menyebabkan rambot menjadi kotor dan kulit kepala mengeluarkan aroma tidak sedap.
3. Debu
Kotoran dan debu sangat mungkin terperangkap di rambut. Akibatnya, rambut akan terlihat kusam dan kotor. Oleh karena itu, disarankan untuk keramas jika Anda sudah merasa tidak nyaman dan muncul aroma tidak sedap dari rambut.
4. Produk styling
Penggunaan produk penata rambut seperti hair spray dapat membuat residu menumpuk di kulit kepala dan rambut. Jika jarang dibersihkan, hal tersebut dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan pada rambut. Jadi, sangat direkomendasikan bagi penggunanya untuk keramas setiap hari.
Bagaimana Mencuci Rambut yang Benar?
Masih dari sumber yang sama, inilah tips untuk mencuci rambut yang baik dan benar agar kesehatan rambut tetap terjaga.
Utamakan penggunaan shampo pada kulit kepala daripada seluruh rambut. Mengaplikasikan shampo di seluruh rambut justru dapat menyebabkan rambut menjadi kusam dan kasar.
Tuang dan encerkan shampo di tangan sebelum mengoleskannya ke kulit kepala. Jika mengoleskan shampo langsung ke kulit kepala, batang rambut akan cepat rusak.
Bilas shampo secara menyeluruh dengan air dingin untuk mencegah penumpukan sisa produk di kulit kepala.
Gunakan kondisioner setelah keramas untuk meningkatkan tekstur dan kekuatan serta memberikan perlindungan pada rambut dari sinar ultraviolet yang berbahaya.
Hindari mengoleskan kondisioner pada ujung dan akar rambut. Sebab, rambut akan terlihat berminyak.
Pilih shampo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis rambut. Contohnya, jika Anda memiliki rambut yang diwarnai, maka gunakan shampo yang dirancang khusus untuk rambut yang diwarnai.
Lindungi rambut saat berenang. Sebab, zat klorin di kolam renang dapat merusak rambut. Membasahi dan mencuci rambut sebelum dan sesudah berenang dapat menggantikan kelembapan rambut yang hilang ketika berenang.
Frequently Asked Question Section
Apakah keramas setiap hari baik untuk dilakukan?

Apakah keramas setiap hari baik untuk dilakukan?
Jika terlalu sering keramas, sebum yang merupakan lapisan minyak pada rambut dan kulit kepala bisa menurun.
Seberapa sering anjuran keramas untuk rambut bergelombang?

Seberapa sering anjuran keramas untuk rambut bergelombang?
Dianjurkan bagi pemilik jenis rambut bergelombang untuk mencuci rambut setiap 4-5 hari sekali.
(ANS)
