Ketahui Cara Membuat Kutipan Langsung yang Kurang dari Empat Baris

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam membuat karya tulis, penting untuk memerhatikan cara membuat kutipan langsung yang kurang dari empat baris sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Apa itu kutipan langsung?
Kutipan langsung merupakan penggunaan teks yang diambil langsung dari sumber aslinya tanpa perubahan atau interpretasi. Kutipan langsung biasanya diapit oleh tanda kutip (" ") disertai dengan rujukan ke sumber aslinya.
Ada dua metode kutipan langsung yang dibedakan berdasarkan jumlah baris yang dikutip, yaitu kutipan langsung yang kurang dari empat baris dan yang lebih dari empat baris.
Lantas, bagaimana cara membuat kutipan langsung yang kurang dari empat baris? Simak penjelasannya di bawah ini.
Cara Membuat Kutipan Langsung yang Kurang dari Empat Baris
Dikutip dari buku Kitab EYD Edisi V Terlengkap & Terbaru karya Eko Sugiarto, cara membuat kutipan langsung yang kurang dari empat baris adalah menggunakan tanda petik (""). Jaraknya sama dengan jarak baris di dalam teks, yaitu dua spasi.
Selain itu, dalam buku Terampil Menulis Karya Ilmiah oleh Firman, kutipan langsung yang kurang dari empat baris ditulis dengan cara berikut:
Kutipan diintegrasikan atau disatukan langsung dengan teks
Kutipan diapit dengan tanda kutip ("")
Jarak antara baris dengan baris berikutnya dua spasi
Sebelum atau sesudah kutipan selesai, dicantumkan nama singkat pengarang, dan tahun terbit dan nomor halaman, atau di belakang kutipan tersebut diberi nomor urut penunjukkan setengah spasi ke atas (tergantung ketentuan lembaga atau instansi)
Menambahkan tiga tanda titik (...) untuk kalimat kutipan yang dihilangkan
Cara ini dilakukan untuk membedakan kutipan langsung dari teks sekitarnya dan membuatnya lebih terlihat. Misalnya:
Lebih lanjut, Hartoko (1984:11) menyatakan, "Tercapailah diriku suatu keseimbangan, suatu keutuhan sempurna sebagai manusia."
Dalam contoh tersebut, kutipan langsung yang kurang dari empat baris digunakan untuk menyoroti pernyataan Hartoko. Pernyataan tersebut diapit oleh tanda kutip dan ditempatkan di dalam teks dengan jarak yang sama dengan jarak baris di sekitarnya, sesuai dengan metode kutipan langsung yang kurang dari empat baris.
Baca Juga: 6 Contoh Kutipan dalam Kutipan dan Cara Penulisannya
Sementara itu, kutipan langsung yang lebih dari empat baris ditempatkan di bawah baris terakhir teks yang mendahuluinya, dipisahkan dengan satu spasi, dan menjorok sama dengan paragraf baru.
Selain itu, kutipan ini juga diapit oleh tanda petik untuk menandakan bahwa itu adalah kutipan langsung dari sumber aslinya. Berikut contoh penulisan kutipan langsung yang lebih dari empat baris:
Terkait dengan pengalaman tentang keindahan, khususnya yang timbul dari penjumpaan dengan alam, mari kita simak pendapat Hartoko (1984:11) berikut ini:"
"Lenyaplah perbedaan antara subjek (aku yang mengamati alam) dan objek (alam), aku seolah-olah meluluh dengan alam sekitar, aku merasa terangkat dalam sesuatu yang lebih besar dan agung daripada aku. Sekaligus lenyaplah (untuk sementara), perbedaaan antara berbagai daya kekuatan dalam diriku sendiri, misalnya perbedaan antara jiwa dan tubuh, perbedaan akal budi, kemauan, emosi, dan lain-lainnya."
(SAI)
