Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan yang Perlu Diketahui

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang istimewa bagi umat Islam. Di bulan ini, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan agar mereka bertakwa, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 183 berikut:
يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Sama seperti ibadah lainnya, puasa Ramadhan juga menyimpan banyak keutamaan bagi seorang Muslim. Mengutip buku Misteri Bulan Ramadhan oleh Yusuf Burhanudin, keutamaan tersebut di antaranya dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, melembutkan hati dan emosi seorang Muslim, serta memberikan ganjaran pahala kepada siapa saja yang menjalankannya.
Selain itu, ada juga keutamaan lain yang terdapat di 10 hari pertama bulan Ramadhan. Apa saja?
Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan
Memasuki 10 hari pertama bulan Ramadhan, sebagian orang masih kesulitan untuk menunaikan ibadah puasa. Sebab ini merupakan fase awal adaptasi dari kebiasaan sebelumnya menuju kebiasaan baru di bulan puasa.
Di bulan puasa, seorang Muslim diharuskan untuk menahan lapar serta haus mulai dari awal subuh hingga terbenamnya matahari. Selain itu, ia juga harus memurnikan niatnya ikhlas karena Allah SWT. Ini dilakukan sebagai pemenuhan rukun puasa yang menjadi penentu sahnya ibadah puasa seseorang.
Karena kesulitan itu, ada keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT di 10 hari pertama bulan Ramadhan. Mengutip buku Ada Ramadhan di Rumah Kita oleh Ulis Tofa, Allah akan membukakan pintu rahmat sebesar-besarnya kepada umat Muslim yang menjalankan puasa dengan niat ikhlas dan tulus karena-Nya.
Rasulullah SAW bersabda: “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka” (HR. Baihaqi)
Selain itu, Allah SWT juga melipatgandakan pahala di bulan Ramadhan menjadi tak terhingga, tergantung pada kadar keimanan seseorang. Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)
Dari keutamaan tersebut, sudah seharusnya seorang Muslim bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah puasa. Hendaknya ia menunaikan amalan-amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk menambah keberkahan di bulan suci ini.
(MSD)
