Keutamaan Dzikir Ratib Alaydrus, Salah Satunya Memberikan Ketenangan Jiwa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam terdapat berbagai macam wirid ataupun dzikir yang sudah ada sejak zaman dahulu. Salah satu dzikir yang cukup terkenal di kalangan masyarakat adalah Ratib Alaydrus atau juga dikenal sebagai Al Idrus.
Ratib Alaydrus sering disebut sebagai Syamsu Syumus (Mataharinya matahari), karena menjadi pelopor sebelum adanya Ratib Al Attas dan Ratib Al Haddad. Ratib Alaydrus adalah susunan doa yang dikarang oleh Habib Abdullah bin Abu Bakar As-Sakran Al-Akbar. Sama seperti dengan ratib lainnya, Ratib Alaydrus merupakan kumpulan dzikir yang diambil secara berurutan dari ayat Alquran dan hadist Rasulullah.
Dikutip dari buku Tanya Jawab Islam oleh PISS KTB dan Tim Dakwah Pesantren, Habib Abdullah bin Abu Bakar As-Sakran Al-Akbar, lahir di Tarim pada 10 Zulhijah 811 H. Ayah beliau bernama Habib Abu Bakar Sakran dan Ibunya bernama Mariam dari seorang zuhud bernama Syeikh Ahmad bin Muhammad Barusyaid.
Habib Abdullah bin Abu Bakar As-Sakran Al-Akbar adalah seorang wali qutub(Imam para wali) dan seorang ahli sufi. Sejak kecil beliau gemar sekali membaca karya-karya ulama termasyhur, seperti kitab Ihya Ulumudin karangan Imam Ghazali. Beliau adalah seseorang yang selalu tawadhu dan berjalan ke tempat-tempat jauh untuk taklim kepada seorang ulama.
Dzikir Ratib Alaydrus memiliki banyak sekali manfaat dan keutamaan. Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Keutamaan Membaca Ratib Alaydrus
Dikutip dari buku Nash Asli Rotib Syamsi Syumus (Alaydrus) oleh Tarmuji Kusdiharja, keutamaan membaca dzikir Ratib Alaydrus antara lain.
1. Memberikan Ketenangan Jiwa
Membaca Alquran bisa memberikan ketenangan jiwa bagi banyak orang, ini juga berlaku saat membaca rangkaian dzikir Ratib Alaydrus. Apabila dibaca dengan tenang dan tidak terburu-buru nantinya akan mendapatkan kedamaian hati. Jiwa yang merasa resah karena suatu hal akan menjadi lebih tenang dan lebih baik.
2. Dipermudah dalam Mencari ilmu
Sudah menjadi tugas manusia untuk menuntut ilmu setinggi mungkin, mencari pengalaman, dan membagikannya kepada banyak orang agar ilmu tersebut tidak putus. Proses pencarian ilmu tentunya tidaklah mulus dan ada rintangan yang harus dihadapi.
Kendala yang seringkali dijumpai adalah kesulitan dalam mencerna atau mengingat ilmu yang baru saja didapatkan. Ini karena konsentrasi masing-masing individu berbeda dan tentu ada faktor lain yang mempengaruhinya.
Namun, dengan mengamalkan dzikir Ratib Alaydrus setidaknya bisa membersihkan pikiran sejenak dan kembali fokus. Membacanya secara rutin dipercaya dapat mempermudah seseorang saat menuntut ilmu yang diinginkan, tentunya dalam hal kebaikan.
3. Dikabulkan Hajat
Sebagian besar orang pasti memiliki hajat atau keinginan dalam hidupnya, baik itu yang masih dalam angan-angan ataupun sudah dalam usaha untuk memenuhinya. Untuk mencapai hajat tersebut, tentunya tidak terlepas dari rintangan yang harus dihadapi.
Dzikir Ratib Alaydrus dipercaya mempermudah seseorang dalam memenuhi hajatnya. Saat mengamalkan dzikir ratib ini haruslah dengan hati yang baik dan harapan meminta pertolongan Allah dan ridho-Nya.
4. Memohon Agar Diberi Keimanan dan Tauhid yang Lebih Kuat
Ada berbagai cara untuk meningkatkan keimanan dan tauhid agar lebih kuat, salah satunya dengan dzikir Ratib Alaydrus. Bacaan Ratib Alaydrus bisa diamalkan setiap hari atau ketika senggang. Namun, sebisa mungkin untuk membacanya satu kali dalam sepekan.
Dalam Ratib Alaydrus, secara tidak langsung seorang Muslim bisa memohon agar dikuatkan iman dan tauhid, serta dihindarkan dari hal-hal yang dilarang agama.
5. Dimudahkan Rezeki
Setiap orang memiliki porsi rezeki sendiri dan sudah diatur sesuai kehendak Allah SWT. Ada berbagai cara untuk mendapatkan rezeki yang halal dan barokah. Dengan mengamalkan dzikir Ratib Alaydrus sebelum berpergian, dipercaya dapat melancarkan segala urusan.
Namun perlu diingat bahwa doa tanpa usaha tidaklah berarti apa-apa. Karena, rezeki yang diberikan oleh Allah SWT juga tidak bisa ditebak. Bentuk rezeki pun bermacam-macam, bisa kesehatan, kecukupan pangan ataupun yang lainnya.
(IPT)
