Konten dari Pengguna

Keutamaan Meninggal di Hari Jumat bagi Umat Muslim yang Perlu Diketahui

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemakaman Pondok Ranggon di Jakarta. Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemakaman Pondok Ranggon di Jakarta. Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Kematian adalah rancangan takdir Allah yang pasti dialami oleh setiap makhluk. Mengenai kapan waktunya, di mana tempatnya dan bagaimana caranya, hanya Allah yang Mahatahu. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah Surat al-An’am ayat 2 berikut:

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ طِيْنٍ ثُمَّ قَضٰٓى اَجَلًا ۗوَاَجَلٌ مُّسَمًّى عِنْدَهٗ ثُمَّ اَنْتُمْ تَمْتَرُوْنَ

“Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian Dia menetapkan ajal (kematianmu), dan batas waktu tertentu yang hanya diketahui oleh-Nya. Namun demikian kamu masih meragukannya.”

Ayat tersebut menjelaskan bahwa waktu kematian seorang Muslim sesungguhnya telah ditetapkan oleh Allah. Kapan pun waktu terjadinya sama saja, yang membedakan hanya amal dan ibadahnya.

Namun hari Jumat diyakini oleh umat Muslim menjadi waktu terbaik ketika seseorang meninggal dunia. Orang yang meninggal di hari ini disebut akan mendapatkan keutamaan besar di sisi Allah SWT.

Benarkah demikian? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Keutamaan Meninggal di Hari Jumat

Hari Jumat adalah hari yang mulia dalam Islam. Sehingga, orang yang meninggal di hari ini akan mendapatkan keutamaan besar di sisi Allah SWT.

Pemakaman Tegal Alur di Jakarta. Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Dalam beberapa riwayat, dijelaskan keutamaan meninggal di hari Jumat bagi seorang Muslim. Dikatakan bahwa seseorang akan terlepas dari azab dan fitnah kubur apabila kematiannya terjadi pada hari Jumat. Diriwayatkan dari Ibru Umar ra., bahwa Rasulullah saw. bersabda:

"Tidak ada seorang muslim yang mati pada hari Jumat atau malam Jumat, kecuali Allah Ta'ala akan menjaganya dari fitnah kubur." (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi).

Menanggapi hadist tersebut, Al-Munawi menjelaskan, "Karena orang yang meninggal pada hari Jumat atau malamnya telah tersingkap tabir darinya. Sebab, pada hari itu neraka Jahanam tidak dinyalakan, ditutup pintu-pintunya dan penguasa neraka tidak sedang beraktivitas sebagaimana pada hari-hari lainnya.”

Mengutip buku Panduan Amal Hari Jumat oleh Mahmudin, jika seorang hamba dicabut ruhnya pada hari itu, maka itu merupakan bukti keberuntungannya dan kebaikan tempat akhirnya. Juga karena hari Jumat adalah hari terjadinya kiamat, yang Allah membedakan antara kekasih-kekasih-Nya dan musuh-musuh-Nya.

Hari Jumat adalah hari di mana para kekasih Allah diseru untuk mengunjungi-Nya di surga Adn. Tidaklah seorang mukmin dicabut ruhnya pada hari itu, kecuali terlimpahkan padanya rahmat yang tiada tara. Allah akan menuliskan untuknya keberuntungan dan kemuliaan.

Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock

Al-Yafi'i dalam Raudhur Rayahiin menyebutkan, "Telah sampai kepadaku banwa orang-orang yang mati itu tidak disiksa pada malam Jumat, karena memuliakan waktu."

Imam As-Suyuti juga menuturkan, "Ini menunjukkan bahwa orang-orang yang durhaka dari umat Islam tidak disiksa selain hari Jumat yang satu. Ketika mereka sampai pada hari Jumat (yang selanjutnya), maka terputuslah siksa dan tidak kembali lagi. Namun itu membutuhkan dalil."

Beberapa dalil dan pendapat ulama tersebut telah jelas memaparkan beberapa keutamaan meninggal di hari Jumat. Tentunya ini berlaku bagi umat Muslim yang beriman dan senantiasa melakukan amal baik.

Mengutip buku Misteri Kematian dan Alam Barzakh oleh Mahir Ahmad, keutamaan meninggal di hari Jumat tidak berlaku bagi orang yang kafir dan durhaka kepada Allah SWT. Sebab syarat meraih keutamaan ini ialah beriman dan beramal soleh.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa keutamaan meninggal di hari Jumat bagi seorang Muslim?

chevron-down

Dikatakan bahwa seseorang akan terlepas dari azab dan fitnah kubur apabila kematiannya terjadi pada hari Jumat.

Apa syarat memperoleh keutamaan meninggal di hari Jumat?

chevron-down

Beriman dan beramal shaleh.

Bagaimana bunyi hadist Nabi yang menyatakan keutamaan meninggal di hari Jumat?

chevron-down

Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat, maka ia diselamatkan dari siksa kubur dan ia datang pada hari kiamat sedang- kan terdapat cap syuhada padanya." (HR. Abu Nu'aim).