Keutamaan Puasa Hari Ke-8 Ramadhan beserta Bacaan Doanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan, di mana umat Islam diwajibkan menunaikan ibadah puasa sesuai ajaran Al-Qur'an dan sunnah. Selain menjadi wujud ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT, ibadah ini juga menyimpan banyak keutamaan.
Sejumlah riwayat mengatakan bahwa doa orang yang berpuasa di bulan Ramadhan mustajab atau lebih mudah dikabulkan oleh Allah. Di samping keutamaan tersebut, ternyata ada keutamaan khusus untuk setiap hari puasa, termasuk pada hari ke-8.
Lantas, apa keutamaan puasa hari ke-8 Ramadhan? Bagi umat Muslim yang penasaran, simak pembahasan lengkapnya melalui artikel ini!
Keutamaan Puasa Hari Ke-8 Ramadhan
Dinukil dari laman Universitas Al-Azhar Indonesia, keutamaan puasa hari ke-8 Ramadhan tercantum dalam kitab shahih yang telah melalui proses “Tahqiq”, yaitu Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah karya Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.
Menurut kitab tersebut, keutamaan puasa pada hari ke-8 Ramadhan adalah:
“Allah SWT akan memberikan pahala seperti pahala amal enam puluh ribu ahli ibadah dan enam puluh ribu orang yang zuhud.”
Zuhud sendiri merupakan sifat hati yang tidak melekat pada dunia serta segala kenikmatannya, dan lebih mementingkan akhirat. Zuhud tidak berarti menolak dunia secara total, melainkan tidak menjadikannya sebagai tujuan utama dalam hidup.
Untuk lebih memahami sifat ini, ada beberapa ciri orang zuhud yang penting diketahui. Ciri-ciri tersebut dijelaskan dalam buku Mempertajam Mata Batin dengan Amalan Puasa Ya Man Huwa karya Dr. Halimatussa’diyah, S. Ag., M.Pd.I., antara lain:
Mengetahui bahwa kesenangan dan kehidupan dunia bersifat sementara.
Menyadari bahwa kehidupan akhirat kekal dan lebih utama.
Melihat dunia sebagai sarana mempersiapkan akhirat.
Mengurangi kecintaan pada dunia dan menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT.
Melepaskan ketergantungan pada makhluk.
Memahami bahwa kebahagiaan sejati berasal dari spiritualitas, bukan materi.
Menganggap harta dan jabatan sebagai amanah untuk memberi manfaat bagi orang lain.
Memanfaatkan harta untuk berinfak di jalan Allah SWT.
Menahan diri dari berlebihan meskipun hal-hal tersebut halal.
Hidup hemat, sederhana, dan menghindari kemewahan.
Menjaga anggota tubuh dari hal-hal yang menjauhkan diri dari Allah SWT, seperti menjaga ucapan, selalu menyebut nama Allah, dan menjaga pandangan.
Bacaan Doa Puasa Hari Ke-8 Ramadhan
Mengingat keutamaannya yang besar, hari ke-8 Ramadhan menjadi kesempatan berharga yang tak boleh dilewatkan. Umat Muslim dianjurkan berdoa agar dijauhkan dari dosa dan senantiasa istiqamah dalam berdzikir kepada Allah SWT.
Berdasarkan buku Step by Step Puasa Ramadhan bagi Orang Sibuk karya Gus Arifin, berikut bacaan doa hari ke-8 Ramadhan yang bisa diamalkan:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ رَحْمَةَ الأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلاَمِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الآمِلِيْنَ
Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm wa it’âmitha’âm wa ifsyâis salâm wa suhbatil kirâm bithawlika yâ malja-al âmilîn
Artinya : Ya Allah, anugrahilah kepada kami rasa sayang terhadap anak-anak yatim dan suka memberi makan (orang miskin) serta menyebarkan kedamaian dan bergaul dengan orang-orang mulia dengan kemurahanmu wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap.
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026
Baca juga: Keutamaan Puasa Hari ke-7 Ramadhan, Lengkap dengan Doa agar Dijauhkan dari Dosa
(RK)
