Keutamaan Ratib Al-Athos, Salah Satunya Sebagai Penggugur Dosa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ratib Al-Athos adalah salah satu bacaan dzikir yang dibuat oleh Al-Habib ‘Umar bin Abdurrahman al-Atthas. Bacaan dzikir ini cukup dikenal dan banyak diamalkan dalam kehidupan masyarakat luas.
Al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Atthas sendiri merupakan kiai asal Yaman yang lahir di Hadramaut pada tahun 992 Hijriah. Beliau dikenal sebagai pribadi yang alim dan shalih. Salah satu karyanya yang terkenal dan diwarisi sampai sekarang adalah Ratib Al-Athos.
Ada banyak keutamaan yang bisa didapat seorang Muslim yang membaca dzikir Ratib Al-Athos. Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Keutamaan Ratib Al-Athos
Diberikan Kelapangan dan Keberkahan oleh Allah SWT
Keutamaan ini disebutkan dalam kitab Al-Qirthas Syarah Ratib al-Atthas.
قال السيد الإمام عیسی بن محمد الحبشي إنه قد ورد عن سيدنا عمر المذكور نفع الله به كلام كثير في فضائل هذا الراتب قال وأتى إليه أناس يشكون الجدب وضيق المعاش فأمرهم بقراءته ثم التوحيد المعروف بعده ففعلوا ففرج الله عنهم ببركته. وقال السيد المذكور أخبرني الثقة عن الشيخ علي بن عبد الله بارأس تلميذ سيدنا عمر أنه رأى كتابا فيه أن من واظب على قراءة هذا الراتب المذكور يرجی أن تغفر ذنوبه .
“Sayyid al-Imam ‘Isa bin Muhammad al-Habsyi berkata: ‘Diriwayatkan dari Tuanku ‘Umar penyusun Ratib al-Atthas perkataan yang cukup banyak tentang keutamaan Ratib ini. Pernah suatu ketika datang kepada Sayyid ‘Umar orang-orang yang berkeluh kesah tentang sengsara dan sulitnya mencari biaya hidup, lalu beliau memerintahkan pada mereka untuk membaca ratib ini dan membaca bacaan tauhid (Lâ ilâha illa Allâh) setelahnya. Mereka pun melakukan perintah itu, tak lama kemudian Allah memberikan kelapangan pada mereka lantaran keberkahan Ratib al-Atthas."
Menjaga Suatu Perkampungan Dari Petaka
بلغنا ايضا عن الشيخ علي بن عبد الله باراس أن هذا الراتب إذا قريء في قرية أو محلة كان أمانا لأهلها من الآفات وأنه في حمايته لهم وحراسته إياهم من الآفات مثل سبعين فارسا ولاشك في ذلك ولامرية
“Telah sampai padaku riwayat dari Syekh ‘Ali bin ‘Abdillah Bara’as bahwa Roti ini ketika dibaca di perkampungan atau di sebuah daerah maka penghuni perkampungan atau daerah tersebut akan aman dari petaka dan Ratib ini menjaga mereka serta melindungi mereka dari petaka, layaknya dijaga 70 penunggang kuda, hal ini sudah tidak diragukan lagi” (Sayyid ‘Ali bin Hasan bin ‘Abdillah al-Atthas, Al-Qirthas Syarah Ratib al-Atthas, hal. 9).
Diampuni Dosa-dosanya
Berkata Sayyid ‘Isa: ‘Telah mengkhabarkan kepadaku orang yang terpercaya, ia meriwayatkan dari Syekh ‘Ali bin ‘Abdullah Bara’as, murid dari Sayyid ‘Umar bahwa ia melihat tulisan yang didalamnya tercatat ‘Barang siapa yang tekun mengamalkan ratib ini, maka dosa-dosanya diharapkan dapat diampuni’,” (Sayyid ‘Ali bin Hasan bin ‘Abdillah al-Atthas, Al-Qirthas Syarah Ratib al-Atthas, hal. 8).
(MSD)
