Konten dari Pengguna

Keutamaan Sikap Tolong Menolong dalam Islam dan Cara Meneladaninya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Menolong Korban Kebakaran Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menolong Korban Kebakaran Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Tolong menolong dalam Islam dikenal dengan istilah ta’awun. Sikap terpuji ini sangat dianjurkan oleh Allah Swt dan Rasul-Nya. Tidak hanya bernilai pahala, sikap tolong menolong juga mengandung keutamaan yang besar.

Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam Tafsir Al- Qur’anil Azhim mengatakan bahwa, Allah SWT memerintahkan semua hamba-Nya untuk tolong menolong dalam hal kebaikan dan meninggalkan semua kemungkaran. Hal ini disampaikan langsung melalui firman-Nya dalam surat al-Maidah ayat 2 berikut:

وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.”

Apa isi kandungan ayat tersebut? Untuk mengetahuinya, simak artikel berikut.

Isi Kandungan Surat Al Maidah ayat 2

Melalui surat Al-Maidah ayat 2, Allah Swt memerintahkan hamba-Nya untuk tolong menolong dalam hal kebaikan. Tidak terbatas pada hal tertentu saja, tolong menolog juga harus dilaksanakan dalam segala keadaan.

Al-qurthubi dalam tafsirnya menyebutkan bahwa sikap tolong menolong dapat diwujudkan dengan memberikan sesuatu kepada orang lain, baik berupa materi maupun moral.

Orang berilmu bisa menolong dengan pengetahuannya, sedangkan orang berharta bisa membantu dengan kekayaannya. Kemudian orang yang kuat (syaja’ah) bisa menolong dengan kemampuannya.

Dalam buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Tim Ganesha disebutkan bahwa tolong menolong tidak diperkenankan dalam hal dosa dan maksiat, misalnya, saat berpartisipasi dalam kegiatan minum khamr. Sebab, dosanya akan berlaku bagi semua orang yang terlibat di dalamnya.

Sebaliknya, tolong menolong dalam hal kebaikan justru sangat dianjurkan dalam Islam. Contohnya, meringankan beban orang lain, menutupi aibnya, memberi bantuan kepada seseorang, dan mengunjungi orang yang sedang sakit atau menerima suatu musibah.

Sikap tolong menolong ini harus ditujukan kepada semua manusia, tidak hanya dengan sesama Muslim saja. Namun, jika dengan non-Muslim, interaksinya tetap harus dibatasi. Tidak ada kerjasama dan tolong menolong dalam hal akidah dan ibadah.

Allah Swt telah membagi rahmat kepada hamba-Nya berdasarkan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya. Dia melebihkan sebagian satu dengan yang lain untuk menunjukan kebijaksanaan-Nya. Hal ini ditegaskan dalam surat Az–Zukhruf ayat 32:

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.”

Sama seperti amal shalih lain, tolong menolong juga memberikan dampak positif yang cukup banyak, di antaranya terpenuhinya kebutuhan hidup berkat kebersamaan, membuat tugas yang berat menjadi ringan, terwujudnya persatuan dan kesatuan, serta menimbulkan rasa simpati pada sesama.

Mengutip Buku Akidah Akhlak Kelas VIII MTs, berikut upaya yang bisa dilakukan umat Islam untuk meneladani sikap tolong menolong:

  • Menyadari bahwa setiap manusia itu mempunyai kelebihan dan kekurangan.

  • Menyadari bahwa kondisi manusia lemah dan tidak bisa hidup sendiri.

  • Membiasakan mengedepankan kepentingan bersama, tanpa harus mengorbankan kebutuhan diri sendiri.

  • Membiasakan melihat potensi diri, baik dari segi keilmuan maupun materi sebagai bahan mewujudkan kebersamaan.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan ta'awun?

chevron-down

Ta'awun adalah sifat suka menolong sesama tanpa membeda-bedakan latar belakang. Sifat ini terpuji dan amat mulia dalam Islam.

Apa dampak positif yang ditimbulkan dari sikap tolong menolong?

chevron-down

Dampak positif yang ditimbulkan sikap tolong menolong bisa berupa terpenuhinya kebutuhan hidup berkat kebersamaan, membuat tugas yang berat menjadi ringan, terwujudnya persatuan dan kesatuan, serta menimbulkan rasa simpati pada sesama.

Bagaimana contoh tolong menolong dalam hal kebaikan?

chevron-down

Contoh tolong menolong dalam hal kebaikan yaitu meringankan beban orang lain, menutupi aibnya, memberi bantuan kepada seseorang, dan mengunjungi orang yang sedang sakit / menerima suatu musibah.