Khiyanah Artinya Apa dalam Islam? Kenali Maknanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam, khiyanah (خيانة) termasuk sifat mustahil para nabi. Khiyanah artinya berkaitan dengan sikap tercela yang perlu dijauhi umat Muslim.
Khiyanah adalah lawan dari sifat amanah. Sifat tersebut merupakan ciri dari orang munafik yang telah dijelaskan dalam Al-Quran.
Allah SWT sangat membenci orang-orang yang berkhianat dan kufur, sebagaimana yang tertulis dalam Surat Al Hajj ayat 38:
“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sangat khianat lagi sangat kufur”.
Untuk memahami makna khiyanah, simak ulasan berikut ini!
Khiyanah Artinya Apa?
Khiyanah merupakan masdar dari kata kerja khana-yakhunu-khaunan wa khiyanatan. Merujuk Kamus Bahasa Arab Al Maaniy, khiyanah (خيانة) artinya berkhianat atau menipu.
Khiyanah juga bisa diartikan sebagai sikap tidak setia kepada Allah, maupun kepada suatu kelompok. Khiyanah juga menjadi ciri dari orang munafik. Hal ini dijelaskan Nabi Muhammad SAW dalam riwayat hadits Muslim.
Rasulullah SAW bersabda demiian, “Ciri orang munafik ada empat. Seseorang yang memiliki tanda tersebut maka di dalam dirinya ada tanda kemunafikan sampai dia meninggalkan perilaku tersebut, yaitu jika diberi amanah berkhianat, jika berbicara dia berdusta, jika membuat perjanjian tidak dipenuhi, dan jika berselisih dia akan berbuat zalim”.
Beberapa contoh sifat khiyanah adalah berbohong, mengingkari janji, serta tidak menjalankan amanat dengan baik. Karena itulah, khiyanah dapat merusak hubungan dengan keluarga dan teman. Orang yang berkhianat juga akan dijauhi dan dikucilkan oleh masyarakat.
Hukuman bagi Orang yang Berkhianat
Tak hanya dikucilkan, orang yang berkhianat juga akan mendapat hukuman dari Allah SWT. Hukuman untuk orang yang khiyanah telah dijelaskan dalam Al-Quran dan hadits.
Berikut ini beberapa ayat yang menjelaskan azab para pengkhianat sebagaimana dikutip dalam buku 1001 Wajah Manusia di Padang Mahsyar oleh Abdur Rahman Al Wasithi (2008).
1. Membawa bendera pengkhinat
Orang yang berkhianat akan mendapat tanda khusus yang membedakan mereka dengan orang-orang beriman saat berkumpul di Padang Masyar. Hal ini dijelaskan dalam hadits Muslim.
“Setiap pengkhianat akan membawa bendera yang dikibarkan setinggi-tingginya sesuai dengan pengkhianatannya.”.
2. Ditempatkan di neraka jahanam
Dalam surat An Nisa ayat 145, dijelaskan bahwa orang munafik akan ditempatkan di dasar neraka. Adapun tingkatan terendah dari neraka adalah neraka jahanam.
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu akan berada pada tingkatan paling bawah neraka. Dan tidak ada seorang pun penolong dari mereka”.
(GLW)
