Kisah 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga oleh Allah SWT

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surga adalah tempat yang telah disediakan oleh Allah SWT sebagai balasan bagi orang-orang yang selalu melakukan kebajikan selama di dunia. Dalam sejarah Islam, terdapat 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga oleh Allah SWT.
Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Al-Ishabah fi Tamyiz As-Sahabah, di antara banyaknya sahabat Nabi SAW, hanya 10 saja yang Allah berikan jaminan surga karena kemuliaannya selama masa hidupnya. Kemuliaan para sahabat ini tergambar dalam firman Allah pada surat Al Anfal ayat 62.
“Dan jika mereka hendak menipumu (Muhammad), maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindung) bagimu. Dialah yang memberikan kekuatan kepadamu dengan pertolongan-Nya dan dengan (dukungan) orang-orang mukmin.”
Lantas, siapa sajakah 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga oleh Allah SWT? Simak penjelasan di bawah ini.
10 Sahabat Nabi Penghuni Surga
Nabi Muhammad pernah bersabda mengenai 10 sahabat beliau yang dijamin masuk surga, yakni: Abu Bakar di surga, Umar di surga, Usman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa'ad di surga, Sa'id di surga, Abu Ubaidah bin Jarrah di surga." (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan An-Nasai)
Mengutip buku 10 Sahabat Rasul Penghuni Surga oleh Ariany Syurfah, berikut adalah ringkasan kisah dari 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga oleh Allah SWT.
1. Abu Bakar Ash-shiddiq
Nabi Muhammad SAW menyampaikan berita tentang para sahabat yang akan masuk surga kepada istrinya Aisyah. Nabi menyebut bahwa ayah Aisyah, yaitu Abu Bakar, merupakan salah satunya.
Setelah Nabi Muhammad wafat, Abu Bakar meneruskan kepemimpinan di Madinah selama periode 632-634 Masehi. Keputusan mengenai penunjukkan Abu Bakar sebagai khalifah diambil berdasarkan musyawarah banyak pihak dengan alasan sebagai berikut:
Orang pertama yang membenarkan peristiwa Isra Mi'raj;
Orang yang setia mendampingi Nabi Muhammad ketika hijrah ke Madinah;
Sosok yang sangat gigih dalam melindungi orang yang memeluk agama Islam;
Imam salat pengganti Nabi Muhammad ketika sedang sakit.
2. Umar bin Khattab
Sahabat Nabi yang mendapat surga Allah berikutnya adalah Umar bin Khattab atau ayahnya Hafshah binti Umar bin Khattab. Umar ditunjuk oleh Abu Bakar untuk melanjutkan tugas menyebarkan ajaran Islam hingga ke berbagai belahan negara.
Di bawah pimpinan Umar bin Khattab kala itu, agama Islam mulai meluas hingga ke Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara, Armenia dan daratan Eropa. Sosok Umar bin Khattab juga dikenal dengan gelar Al-Furooq yang artinya pembeda antara yang benar dan yang salah.
3. Utsman bin Affan
Beliau adalah pengganti Umar bin Khattab untuk melanjutkan tugas sebagai khalifa. Utsman mengemban tugas sebagai khalifah pada usia 70 tahun dalam kurun waktu 12 tahun, dengan misi memperluas Islam serta membangun banyak infrastruktur.
Sayang, ketika terjadi protes besar hingga mengepung kediamannya, seorang penyusup dari Bani Sadus tega melukai Utsman bin Affan hingga tewas.
Sosok Utsman bin Affan akrab dikenal sebagai Dhun-Nurayn atau pemilik dua cahaya. Hal ini dikarenakan ia telah menikahi kedua putri Rasulullah, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum.
4. Ali bin Abi Thalib
Sempat terjadi kekosongan pemerintahan setelah Utsman bin Affan tewas dalam peristiwa pertumpahan darah sebelumnya. Umat Islam di Madinah pun membuat usulan untuk mengangkat Ali bin Abi Thalib yang juga menantu Rasulullah, untuk mengisi jabatan khalifah berikutnya.
Masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib mengalami gejolak hingga menimbulkan peperangan dan aksi pemberontakan. Peperangan tersebut pula yang mengakhiri masa kepemimpinan Ali.
5. Talhah bin Ubaidillah
Talhah bin Ubaidillah adalah seorang sahabat Nabi SAW dari Quraisy. Talhah sangat meyakini janji Allah dan Rasulullah terhadap orang-orang beriman.
Dalam perang Uhud, Talhah dianggap Rasulullah sebagai menjadi orang terbaik di antara sahabat lainnya karena rela berkorban melindungi Nabi Muhammad dari serangan panah menggunakan tangannya hingga terluka.
6. Zubair bin Awwam
Zubair bin Awwam ini merupakan 7 orang pertama yang sangat meyakini ajaran Islam, bahkan sampai ikut berhijrah ke Habasyi atau Ethiopia, lalu kembali ke Madinah. Oleh sebab itu, ia termasuk ke dalam golongan anas-Shabiqun al-Awwalun atau orang pertama yang masuk Islam dan mendapat jaminan surga Allah.
Upaya Zubair saat pertama kali masuk Islam tidaklah mudah. Ia sempat disiksa oleh pamannya, Naufal bin Khuwailid, yang marah atas keputusan Zubair memilih Islam. Zubair merupakan putra dari bibi Nabi Muhammad yang juga suami dari Asma binti Abu bakar Ash-Shiddiq.
7. Abdurrahman bin Auf
Abdurrahman bin Auf asal Bani Zuhrah adalah sahabat Nabi yang memiliki banyak harta dan juga merupakan sepupu Sa'ad bin Abi Waqqas. Abdurrahman bin Auf menjadi bagian orang yang meyakini ajaran Islam setelah Abu Bakar.
Meski sudah dijamin masuk surga, Abdurrahman bin Auf tak lantas menjadi sosok yang angkuh. Dirinya justru sering kali khawatir karena merasa bukan siapa-siapa.
Berkat sifat tawaduk yang dimiliki Abdurrahman, ia dipercaya masuk ke dalam golongan sahabat Nabi SAW yang masuk surga. Bahkan setelah wafat, ia dimakamkan di dekat makam Rasulullah.
8. Sa'ad bin Abi Waqqas
Sa'ad bin Abi Waqqas adalah paman sekaligus sahabat Nabi Muhammad yang mendapat jaminan masuk surga. Beliau berasal dari suku Quraisy, Bani Zuhrah.
Dia merupakan seorang bangsawan yang kaya raya. Walaupun memiliki banyak harta, ia bukan orang yang sombong.
Bahkan, setelah masuk Islam, Sa'ad sering menggunakan hartanya untuk berdakwah. Karena hal itulah, Allah memberikan jaminan surga kepadanya.
9. Sa'id bin Zaid
Sa'id bin Zaid merupakan sahabat Nabi SAW dari kaum Muhajirin yang mendapat jaminan surga dari Allah SWT. Dia mulai memeluk Islam setelah ajarannya masuk ke Mekkah. Bahkan, Sa'id juga termasuk ke dalam golongan Assabiqunal Awwalun.
Dalam perjuangan menegakkan Islam, Sa'id mengikuti semua peperangan yang melibatkan Nabi Muhammad SAW, kecuali Perang Badar karena ada tugas khusus dari Rasulullah. Kendati demikian, ia tetap dianggap mengikuti perang dan menjadi salah satu sahabat Nabi SAW yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah.
10. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah
Salah satu Muhajirin dari kaum Quraisy Mekkah yang juga mempercayai ajaran Islam adalah Abu Ubaidah bin Al-Jarrah. Abu Ubaidah sempat dipertimbangkan untuk menggantikan Nabi Muhammad sebagai khalifah.
Namun, karena saat itu banyak suara yang memilih Abu Bakar sebagai penerus Nabi SAW, Ubaidah pun mendapat tugas lain sebagai panglima perang kaum Muslim untuk melawan Kekaisaran Romawi.
Sebelumnya, Abu juga sempat ikut Nabi Muhammad menyebarkan agama Islam ke Habasyah (Ethiopia). Pada akhirnya, ia pun berhak masuk ke dalam daftar 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga.
(NDA)
