Konten dari Pengguna

Kisah Isra Miraj, Perjalanan Istimewa Nabi Muhammad SAW di Bulan Rajab

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Islam Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Islam Foto: Pixabay

Isra Miraj merupakan perjalanan istimewa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW pada bulan Rajab. Peristiwa ini juga paling banyak diriwayatkan dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad.

Mengutip buku Biografi Rasulullah karya Dr. Mahdi Rizqullah Ahmad (2019:284-287), penjelasan lengkap Alquran tentang Isra Miraj dan hikmahnya dimuat dalam surat Al Isra yang artinya:

"Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra:1).

Kisah Isra Miraj

Isra Miraj sumber ilustrasi: Qazwa

Mengutip buku Biografi Rasulullah karya Dr. Mahdi Rizqullah Ahmad (2019:285-287), Anas r.a mengatakan bahwa Rasulullah bersabda bahwa Malaikat Jibril mendatangi beliau bersama seekor buraq, binatang sebesar bighal yang berwarna putih.

Kemudian, Rasulullah menaiki buraq dan dibawa ke Baitul Maqdis. Setelah tiba di sana, ia menambatkan buraq tersebut di tempat para nabi biasa menambatkan binatang tunggangan milik mereka.

Rasulullah pun memasuki masjid dan melakukan shalat sebanyak dua rakaat. Ketika keluar dari sana, Malaikat Jibril menghampiri beliau dan membawa segelas khamr serta secangkir susu. Rasulullah memilih susu yang artinya fitrah. Setelah itu, beliau dibawa naik ke langit.

Di setiap lapis langit, Malaikat Jibril meminta untuk dibukakan pintu. Lalu, penghuni langit pun bertanya, "Siapakah yang bersamamu?". Malaikat Jibril menyebut nama Muhammad. Setelah itu, ia dipersilahkan masuk bersama Rasulullah.

Di langit dunia, Rasulullah bertemu dengan Adam a.s., di langit kedua berjumpa dengan Isa dan Yahya a.s.. Di langit ketiga ia berjumpa dengan Yusuf a.s, di langit keempat dengan Idris a.s., di langit kelima dengan Harun a.s. Di langit keenam dengan Musa a.s., dan di langit ketujuh Rasulullah dipertemukan dengan Ibrahim a.s. yang bersandar ke Baitul Ma'mur.

Mengutip Jurnal Studi Analisis Peristiwa Isra'Mi'Raj Nabi Muhammad Menurut Al-Qur'An dan Hadits tulisan Aceng Zakaria (2019:104), Rasulullah SAW akhirnya melanjutkan perjalanan ke Sidratul-Muntaha atau langit tertinggi.

Di sana, Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya untuk menegakkan shalat sebanyak 50 kali sehari semalam. Rasulullah SAW pun meminta keringanan hingga akhirnya kewajiban shalat menjadi lima kali sehari semalam.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Isra Miraj?

chevron-down

Isra Miraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW menuju langit ketujuh.

Kapan Isra Miraj terjadi?

chevron-down

Peristiwa Isra Miraj terjadi pada tanggal 27 bulan Rajab.

Kewajiban Shalat

chevron-down

Pada peristiwa Isra Miraj, Allah SWT mewajibkan shalat sebanyak 50 kali untuk Rasulullah dan umat. Namun, kewajiban tersebut dikurangi menjadi 5 kali sehari setelah Rasulullah meminta keringanan.