Kisi-kisi TKA SMP 2026 sebagai Bahan Belajar Siswa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa jenjang SMP/MTs/sederajat akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 6 April hingga 16 April 2026. Pelaksanaan TKA bertujuan untuk mengukur capaian akademik peserta didik, tapi tidak digunakan sebagai penentu kelulusan.
Penilaian dalam TKA mempertimbangkan tingkat kesulitan serta karakteristik soal, sehingga mampu memberikan gambaran capaian akademik yang lebih adil dan informatif. Mata pelajaran yang diujikan pada jenjang SMP adalah Bahasa Indonesia dan Matematika.
Soal TKA disajikan dalam bentuk pilihan ganda biasa, yaitu soal dengan satu jawaban benar, serta pilihan ganda kompleks, yakni soal yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar. Sebagai persiapan, peserta didik dapat mempelajari kisi-kisi TKA SMP 2026 berikut ini.
Kisi-kisi TKA SMP 2026
Berdasarkan informasi dari laman pusmendik.kemendikbud.go.id, berikut kisi-kisi TKA SMP tahun 2026 untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
1. Kisi-kisi TKA Matematika SMP/MTs/sederajat
TKA Matematika SMP/MTs/sederajat bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan menerapkan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan masalah (problem solving).
Muatan TKA Matematika SMP/MTs/sederajat merujuk pada elemen kurikulum yang dipelajari peserta didik dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, dengan cakupan materi sebagai berikut:
Bilangan, meliputi bilangan real dengan submateri perbandingan dan sifat-sifat bilangan, operasi aritmetika, estimasi atau perkiraan hasil perhitungan, faktorisasi prima bilangan asli, rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan), serta perbandingan senilai dan berbalik nilai.
Aljabar, mencakup persamaan dan pertidaksamaan linear, bentuk aljabar, fungsi, serta barisan dan deret.
Geometri dan Pengukuran, meliputi objek geometri, transformasi geometri, dan pengukuran.
Data dan Peluang, meliputi perumusan pertanyaan untuk memperoleh data, penyajian dan interpretasi data, penentuan dan penaksiran rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range), perbandingan ukuran pemusatan dan penyebaran data, serta peluang dan frekuensi relatif kejadian tunggal.
Penggunaan logika matematika diintegrasikan ke dalam setiap elemen materi sesuai kurikulum. Penilaian dilakukan melalui permasalahan dalam konteks matematika maupun konteks kehidupan sehari-hari, baik pada lingkup personal, keluarga, maupun lingkungan sekitar yang bersifat lokal.
2. Kisi-kisi TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs/sederajat
TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs/sederajat difokuskan pada keterampilan membaca, dengan dua jenis teks yang diujikan, yaitu teks informasi dan teks fiksi. Teks yang digunakan dalam TKA memiliki karakteristik sebagai berikut:
Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan atau konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, serta makna konotatif dalam konteks tertentu.
Karakteristik kalimat: panjang kalimat 5–9 kata, kalimat tunggal dengan berbagai pola, serta kalimat majemuk setara.
Karakteristik wacana: penggunaan kohesi melalui penyulihan atau substitusi, konjungsi antarparagraf untuk perbandingan dan penekanan, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi, serta panjang teks sekitar 200–250 kata (kecuali teks puisi).
Adapun aspek keterampilan membaca yang diukur meliputi:
Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.
Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat.
Mengidentifikasi serta menyimpulkan informasi tersirat.
Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks.
Menanggapi isi teks, merefleksikan diri terhadap tokoh atau peristiwa, serta menanggapi penggunaan bahasa penulis.
Baca Juga: 3 Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Gratis untuk Melihat Peluang Jurusan
(SA)
