Kitab Injil Barnabas: Isi Kandungan hingga Perdebatan Keasliannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kabar ditemukannya Injil Barnabas sempat heboh diperbincangkan. Kitab kuno ini ditemukan di Turki pada Februari 2012 dengan bentuk tulisan tangan bertinta emas.
Injil Barnabas diyakini sudah berusia 1500 tahun dan isinya memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW. Dalam isinya, kedatangan Rasulullah disebutkan sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di muka bumi.
Seperti apa Kitab Injil Barnabas? Berikut ulasan lengkapnya.
Isi Kandungan Injil Barnabas
Kitab Injil Barnabas menggunakan bahasa Aramik. Bahasa ini dipercaya digunakan Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak isi kandungan kitab ini, salah satunya prediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW.
Adapun kutipan isi kitab ini adalah:
Bab 39 Barnabas: ''Terpujilah nama-Mu yang kudus, ya Allah Tuhan kita... Tiada Tuhan Selain Allah dan dan Muhammad adalah utusan-Nya''.
Bab 41 Barnabas: "Atas perintah Allah, Mikael mengusir Adam dan Hawa dari surga, kemudian Adam keluar dan berbalik melihat tulisan pada pintu surga 'Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah...''
Bab 44 Barnabas: Pada bab ini Yesus atau Nabi Isa menyebut nama Nabi Muhammad. ''Oh, Muhammad Tuhan bersamamu...''
Bab 97: Yesus menjawab, "Nama Mesias sangat mengagumkan, karena Allah sendiri yang memberinya nama, ketika menciptakan jiwanya dan menempatkannya di dalam kemuliaan surgawi. Allah berkata: 'Tunggu Muhammad; karena kamu Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan banyak makhluk... Siapa pun yang memberkatimu akan diberkati, dan barangsiapa mengutukmuu akan dikutuk..''
Bab 112: Dalam bab ini Nabi Isa (Yesus) bercerita kepada Barnabas bahwa dirinya akan dibunuh. Namun, kata Nabi Isa, Allah aka membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa. Dan orang-orang akan percaya bahwa yang disalib itu adalah Nabi Isa. ''Tetapi Muhammad akan datang... Rasul Allah yang suci,''
Perdebatan Keaslian Injil Barnabas
Para ilmuwan Kristen dan Muslim banyak yang memperdebatkan mengenai keaslian kitab ini. Pasalnya, terdapat banyak kontradiksi dalam isi kandungan yang tertuang di dalamnya.
Dalam pandangan ilmuwan Islam, terdapat kontradiksi Kitab Injil Barnabas dengan Alquran. Sebab, kitab ini hanya kembali ke 500 tahun yang lalu. Sedangkan Alquran telah ada sejak 1400 tahun silam.
Seorang ilmuwan bernama Dr. Abbas Mahmoud Al-Aqqad mengajak umat Islam untuk tidak memercayai adanya Kitab Injil Barnabas. Dikatakan bahwa kitab ini tidak hanya menyerang ajaran agama Kristen, tapi juga Islam.
Dalam pandangan ilmuwan Kristen, kitab ini juga diragukan keasliannya. Itu karena Kitab Injil ini ditulis dalam bahasa Aramik atau Italia kuno. Sedangkan Injil kanonik lain ditulis dalam bahasa Yunani.
Dapat disimpulkan bahwa Kitab Injil Barnabas tidak bisa disejajarkan dengan keempat Injil lainnya, yaitu Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.
(MSD)
