Konten dari Pengguna

Komuni Pertama Katolik Umur Berapa? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Komuni Pertama Katolik umur berapa. Foto: pixabay.com/kalhh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Komuni Pertama Katolik umur berapa. Foto: pixabay.com/kalhh

Komuni Pertama adalah momen penting dan suci bagi anak-anak Katolik. Dalam perayaan ini, mereka untuk pertama kalinya menerima Tubuh Kristus melalui Sakramen Ekaristi, menjadi langkah awal bagi anak untuk lebih dekat dengan Tuhan dan ikut aktif dalam kehidupan gereja.

Namun, tidak semua anak bisa langsung menerima Komuni Pertama. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk batas usia dan kesiapan rohani.

Pertanyaannya, Komuni Pertama Katolik umur berapa? Simak artikel ini untuk mengetahui penjelasannya!

Komuni Pertama Katolik Umur Berapa?

Ilustrasi Komuni Pertama Katolik umur berapa. Foto: Unsplash/Dolina Modlitwy

Setiap gereja Katolik menetapkan syarat tertentu bagi umat yang ingin menerima Komuni Pertama. Tujuannya agar Sakramen Ekaristi Kudus tidak diterima secara sembarangan tanpa pemahaman akan makna dan kesuciannya.

Menurut Kitab Hukum Kanonik 1983 Edisi Resmi Bahasa Indonesia terbitan Konferensi Waligereja Indonesia, Komuni Pertama hanya boleh diberikan kepada anak-anak yang sudah memiliki kemampuan berpikir dan pemahaman yang cukup.

Artinya, mereka perlu memahami ajaran tentang Yesus Kristus sesuai dengan tingkat kedewasaan mereka. Hal ini ditegaskan dalam Kanon 913 § 1.

"Agar Ekaristi mahakudus dapat diterimakan kepada anak-anak, dituntut bahwa mereka memiliki pemahaman cukup dan telah dipersiapkan dengan seksama, sehingga dapat memahami misteri Kristus sesuai dengan daya-tangkap mereka dan mampu menyambut Tubuh Tuhan dengan iman dan khidmat."

Batas umum yang digunakan sebagai ketentuan anak-anak dapat menerima Komuni Pertama dikenal dengan istilah age of reason atau usia akal budi. Pada tahap ini, anak dianggap sudah mampu membedakan mana yang baik dan salah.

Mereka juga sudah bisa memahami makna Ekaristi secara dasar dan mengimaninya dengan kesadaran pribadi. Penjelasan mengenai usia akal ini tercantum dalam Kitab Hukum Kanonik Kanon 97 § 2.

"Yang belum dewasa, sebelum genap tujuh tahun, disebut kanak-kanak dan dianggap belum dapat bertanggungjawab atas tindakannya sendiri (non sui compos); tetapi setelah berumur genap tujuh tahun diandaikan dapat menggunakan akal-budinya."

Namun, berdasarkan informasi dari berbagai situs gereja Katolik, setiap paroki dapat menetapkan kebijakan yang berbeda. Ada gereja yang menetapkan usia minimal Komuni Pertama adalah 7 tahun, tapi ada pula yang mensyaratkan usia minimal 10 tahun.

Sebaiknya, cobalah tanyakan langsung ke pihak gereja setempat. Selain batas usia, ada juga syarat lain yang perlu dipenuhi sebelum anak bisa mengikuti prosesi Komuni Pertama.

Baca Juga: Doa Tahun Yubileum yang Dapat Didaraskan Umat Katolik

Syarat Umum Komuni Pertama

Ilustrasi gereja Katolik. Foto: Raiyani Muharramah/Shutterstock

Selain syarat usia, anak-anak juga harus memenuhi beberapa ketentuan lain sebelum menerima Komuni Pertama. Mengutip situs Katolisitas, berikut beberapa syarat yang umum ditetapkan:

  • Dalam keadaan rahmat, tidak dalam keadaan berdosa berat.

  • Telah mengaku dosa dalam Sakramen Tobat, jika sebelumnya melakukan dosa berat.

  • Percaya kepada doktrin Transubstansiasi, di mana yang disambut dalam Ekaristi adalah Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Yesus.

  • Berada dalam kesatuan dengan Gereja Katolik.

  • Puasa (tidak makan dan minum, kecuali ari dan obat) sedikitnya satu jam sebelum Komuni kudus.

(NSF)