Kondisi Alam dan Fisik Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara di Asia Tenggara yang terbentang luas dari Sabang sampai Marauke. Indonesia menjadi negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau.
Sebagai negara yang luas, Indonesia memiliki banyak penduduk yang terdiri dari beragam suku, ras, agama dan budaya. Selain itu, Indonesia juga memiliki kondisi alam dan kondisi fisik yang berbeda di setiap wilayah.
Sejatinya kondisi fisik merupakan bagian dari kondisi alam. Sebab, kondisi alam mencakup keadaan fisik, flora, fauna di suatu wilayah. Sementara itu, kondisi fisik sendiri meliputi keadaan geologi, bentuk muka bumi, dan iklim.
Agar lebih jelas, mari simak kondisi alam dan fisik di Indonesia.
Kondisi Alam dan Fisik Indonesia
Keadaan Geologi
Secara geologis, Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Di antaranya adalah lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Lempeng Pasifik.
Lempeng Indo-Australia bertumbuk dengan Lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara. Lalu, lempeng Pasifik bertumbukan dengan Lempeng Eurasia di utara Papua dan Maluku Utara.
Tumbukan semua lempeng itu membentuk rangkaian pegunungan yang menjadi gunung berapi. Selain gunung api, lempengan tersebut juga menimbulkan fenomena alam seperti gempa bumi dan tsunami.
Bentuk Muka Bumi
Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Sebagai wilayah luas, Indonesia memiliki bentuk muka bumi yang beragam, yakni pegunungan, gunung, dataran rendah, dataran tinggi, dan bukit.
Iklim
Indonesia memiliki iklim tropis yang terdiri dari dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Secara umum, iklim di Indonesia sendiri dipengaruhi oleh beberapa hal, yakni:
Iklim Musim
Iklim ini terjadi karena angin musim yang berganti arah setiap enam bulan. Angin musim terbagi menjadi angin musim barat daya dan angin musim timur laut.
Iklim Tropis
Iklim tropis atau panas terjadi karena Indonesia berada di daerah tropis dengan suhu tinggi. Hal ini menimbulkan penguapan tinggi yang berpotensi akan terjadinya hujan.
Iklim Laut
Wilayah laut luas membuat Indonesia memiliki iklim laut yang mendatangkan hujan. Karena iklim laut, Indonesia bisa mengalami musim hujan yang berkepanjangan.
Flora dan Fauna
Pesebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:
Asiatis atau Bagian Barat
Flora dan fauna zona asiatis terletak di wilayah bagian barat seperti Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Flora dan fauna ini memiliki karakter yang mirip dengan flora-fauna di benua Asia.
Contoh:
Fauna: Badak bercula satu, orang utan, gajah sumatera, bekantan.
Flora: Rafflesia arnoldi, kantung semar, bunga bangkai.
Peralihan atau Bagian Tengah
Flora dan fauna peralihan memiliki karakter campuran zona asiatis dan zona Australis. Umumnya, mereka tersebar di Nusa Tenggara dan Sulawesi.
Contoh:
Fauna: Komodo, babirusa, anoa, kus kus
Flora: Anggrek serat, eboni, gofasa
Australis atau Bagian Timur
Flora dan Fauna Australis memiliki banyak kesamaan dengan flora dan fauna di Australia. Flora-fauna australis bisa ditemukan di Maluku dan Papua.
Contoh:
Fauna: cendrawasih, wallaby, kasuari
Flora: rasmala, eucalyptus, matoa
(GTT)
