Kondisi Jasad Firaun Menurut Alquran dan Ilmiah, Benarkah Masih Utuh?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Firaun atau Pharaoh adalah sebutan bagi penguasa kuno Koptik (penduduk asli Mesir). Semasa hidupnya, Firaun dikenal sebagai raja yang jahat dan keji kepada rakyatnya.
Mengutip buku Memang untuk Dibaca; 100 Kisah Islami Inspiratif Pembangun Jiwa tulisan Rian Hidayat, Firaun mengumpulkan ratusan ribu penyihir untuk melawan Nabi Musa, Nabi Harun, dan para pengikutnya yang jumlahnya tidak seberapa.
Berkat mukjizat Allah SWT, rombongan Nabi Musa berhasil mengalahkan Firaun. Allah menolong Nabi Musa dengan menurunkan mukjizat kepadanya, sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya berikut ini:
“Dan (ingatlah) ketika Kami membelah laut untukmu, sehingga kamu dapat Kami selamatkan dan Kami tenggelamkan (Firaun) dan pengikut-pengikut Firaun, sedang kamu menyaksikan.” (QS. Al-Baqarah: 50)
Dalam peristiwa itu, Allah mewahyukan kepada Nabi Musa agar memukul tongkatnya ke permukaan Laut Merah. Secara tiba-tiba, air laut terbelah menjadi dua bagian. Nabi Musa dan para pengikutnya pun melenggang bebas melewati lautan tersebut.
Saat Firaun berada di tengah-tengah lautan, air yang terbelah tersebut menyatu kembali. Alhasil, Firaun dan pasukannya tenggelam dan tak mampu menyelamatkan diri.
Meski tenggelam di tengah lautan, jasad Firaun diyakini masih utuh sampai sekarang. Keberadaannya pun telah terbukti secara ilmiah lewat penelitian-penelitian yang dilakukan. Lalu, bagaimana kondisi jasad Firaun menurut Alquran?
Jasad Firaun
Jasad Firaun yang telah ditemukan bisa dilihat langsung di The National Museum of Egyptian Civilisation (Museum Nasional Peradaban Mesir) di kawasan Fustat, Kairo, Mesir.
Jauh sebelum keberadaan jasad Firaun dibuktikan, Alquran terlebih dahulu mengisyaratkan bahwa jasadnya akan ditemukan. Hal ini termaktub dalam Alquran, Allah berfirman:
“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan kami.” (QS. Yunus: 29)
Mengutip buku Ensiklopedi Iman oleh Syaikh Abdul Majid Az-Zandani dokter bedah berkebangsaan Perancis, Dr. Maurice Bucaille mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap jasad Firaun, tampak bekas-bekas yang menunjukkan bahwa penguasa Mesir Kuno itu mati tenggelam. Salah satunya dari kandungan garam laut yang terdapat pada jasad.
Hasil sinar X juga menunjukkan bahwa tulang jasad Firaun mengalami pengeroposan tanpa ada proses penghancuran, baik pada kulit maupun daging. Ini menjadi bukti kuat yang menunjukkan bahwa Firaun benar mati karena tenggelam.
Kondisi jasad Firaun yang masih utuh menjadi bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Hal itu sekaligus mengukuhkan keyakinan umat Muslim bahwa apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah benar-benar wahyu dari Allah SWT.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Mayat Firaun sekarang ada di mana?

Mayat Firaun sekarang ada di mana?
Jasad Firaun yang telah ditemukan bisa dilihat langsung di The National Museum of Egyptian Civilisation.
Firaun zaman Nabi siapa?

Firaun zaman Nabi siapa?
Nabi Musa.
Raja Firaun tenggelam di laut apa?

Raja Firaun tenggelam di laut apa?
Laut Merah.
